Menutup Akun WordAds & Menarik Sisa Earnings (Tidak Memperpanjang Domain Berbayar)


WordAds beberapa tahun lalu begitu gurih krincingan dolarnya dirasakan oleh beberapa blogger. Saya pun penasaran, dan ingin juga merasakan kenikmatan menerima transferan dolar itu #emak-emak banyak mau* 😳 .

Rasa Penasaran Adalah Energi Kreativitas Yang Luar Biasa

Setelah mencoba menjajal WordAds beberapa waktu lewat blog YSalma ini. Saya pun menyadari satu hal, bahwa saya tidak akan bisa ikutan ‘panen’ dolar setiap bulan, dengan trafik yang sudah terkoyak-koyak karena keseringan hiatus dengan blog ini.

Rasa penasaran untuk menguji kemampuan daya saing emak-emak saya juga tersulut 😳 .

Menutup Akun WordAds dan Menarik Sisa Earnings

Akhirnya, saya memutuskan membuat satu blog lagi.
Dengan pedenya, langsung menggunakan domain berbayar di WorPress.

* Penasaran Boleh, Tapi Jangan Gegabah!

Karena terlalu penasaran akan WordAds, saya main buat blog baru saja. Terlepas apa yang ingin saya tulis di blog tersebut nanti, sudah ada gambaran lengkapnya di kepala.

Tetapi, saya melupakan satu hal.

Saya kurang mencari informasi tentang efek, jika kita langsung membuat alamat blog dengan domain berbayar di platform gratisan. Bagaimana kalau nantinya kita lupa, atau tidak ingin melakukan perpanjangan domain, bagaimana dengan nama blog gratisan tersebut?

Ternyata!

Belakangan baru saya menyadari bahwa terburu-buru membuat blog baru itu, merupakan sebuah kekeliruan.

Jika mau membuat sebuah blog baru, dan domainnya numpang di salah satu platform gratisan yang tersedia. Sebaiknya, buat blog gratisan, sesuai nama yang diinginkan dulu. Baru setelah itu diubah dengan membeli domain di platform tersebut.

Sehingga, ketika lupa memperpanjang domain, atau memutuskan untuk tidak memperpanjang domain berbayar lagi, nama blog gratisan yang sudah ada, tetap sama dengan nama blog ketika domain berbayar. Hanya buntutnya saja yang berbeda.

Tetapi, jika langsung membuat blog dengan domain berbayar, begitu tak diperpanjang lagi, nama blog kita jadi ditambahkan domain berbayar, baru selanjutnya diikuti buntut gratisan. Sungguh aneh 😥 .

Contohnya :

Blog ysalma dot com ini, karena asalnya dari blog gratisan, jika domainnya nanti tidak diperpanjang, maka alamat blognya akan kembali ke alamat blog gratisan, yaitu ysalma.wordpress.com.

Akan tetapi, jika alamat blog ysalma.com ini dibuat dan didaftarkan langsung dengan domain berbayar awalnya, begitu domainnya tidak diperpanjang lagi, alamat blognya akan menjadi : ysalmadotcom.wordpress.com 😛 (#alamat blog jadi alay bin ngalai :mrgreen: ).

-> Pengalaman membuat blog seperti ini, jangan sampai terulang sama generasi milenieal ya. Cukup emak-emak aja yang mengalaminya 😳 .

* Penasaran, Membuat Ide Menulis Menjadi Lancar.

Rasa penasaran jika dimanfaatkan memang membuat kreativitas dan ide menulis mengalir seperti air 😉 .

Setelah usia blog yang baru satu bulan, dengan trafik lumayan, saya langsung daftarkan ke WordAds. Tidak perlu menunggu waktu lama untuk langsung di-approve.

Dua bulan setelah gabung dengan WordAds, langsung payout.

Selanjutnya, terus semangat menulis, posting, selesai.
Gak pake ribet promosi link kemana-mana, pembaca datang sendiri 😳 .
Dan, setiap bulannya menerima transferan melalui Paypal dengan nominal yang jauh dari ekspektasi awal. Alhamdulillah.

Etapi, ada yang meng-copy paste tulisan seenaknya. Dikira menulis itu ga make mikir dan mumet mencari bahan tulisan mungkin ya. Mereka bahkan juga menjadikan tulisan di blog itu sebagai rujukan membuat video untuk mengais dolar juga, tapi, tanpa menyebutkan link sumbernya.

Biarlah, mungkin itu membantu mereka mempermudah menemukan bahan mencari rejeki 😳 .

* Tak Ada Yang Abadi di Dunia, Kecuali Perubahan Itu Sendiri 🙂

Masa kejayaan blogger dengan krincingan dolar WordAds diguncang badai sekitar 2016 silam. Blog saya yang ditujukan untuk WordAds itu pun kena imbasnya.

Teman-teman blogger pun rame-rame pindah ke hosting berbayar.

Saya, karena merasa bakal ribet me-maintenance-nya, tidak tergoda untuk pindah haluan juga.

Karena niat awal membuat blog yang satu itu bukan untuk menampung tulisan dan menjaga kewarasan, tapi untuk mencari recehan dolar, semangat menulis di blog tersebut pun perlahan kendor.

Tetiba, saya merasa keteter sendiri menulis di beberapa blog. Padahal biasanya mah asyik-asyik aja *makanya mak, benerin niat awal membuat blog!* 😆 .

Blog tersebut akhirnya saya anggurin aja.

Kepikiran Untuk Menjualnya

Karena blognya sudah ga keurus. Sempat beberapa kali mau dijual, dan ditawarkan.

Saat trafiknya masih lumayan bagus (semakin menurun karena kelamaan dianggurin), ada yang sudah mau. Tapi, sayanya masih merasa sayang untuk melepasnya.

Karena setengah hati mau melepasnya, pernah juga saya tawarkan dengan harga yang jauh, tentu saja hasilnya penolakan *iseng emak-emak kumat* 😳 .

Memilih Menutup Akun WordAds dan Menarik Sisa Earnings, Serta Berniat Tidak Memperpanjang Domain Berbayar.

Karena merasa sayang untuk menjual blog. Akhirnya, pertengahan September ini, saya kepikiran untuk tidak usah memperpanjang domain blog tersebut. Tapi, earnings yang belum dibayarkan karena belum mencapai $100 masih ada.

Rugi dong kalo ga diambil.

Ketika teman-teman heboh migrasi blog ke hosting berbayar dulu, saya sempat membaca informasi di forum, bahwa jika blog sudah tidak mau bergabung dengan WordAds lagi, sisa earnings yang lebih dari $25  bisa ditarik.

Caranya, tinggal mengontak support melalui email.

Email Menutup Akun WordAds
Balasan email dari support wordpress. Mereka responnya cepat dan okeh.

Maka dari itu, pada tanggal 19 September 2018 kemarin, saya pun mengirim email dengan menyampaikan keinginan menutup akun WordAds, sekaligus bertanya apakah sisa earnings-nya bisa ditarik.

Beberapa jam kemudian langsung mendapat balasannya.
Jika saya yakin ingin menutup akun WordAds, tim mereka akan segera memprosesnya dan sisa earnings akan dibayarkan.

Setelah saya mengiyakan setuju untuk pemprosesan tersebut, akun WordAds di blog itu pun akhirnya ditutup.
Sisa earnings akan dikirim ke akun Paypal sesuai dengan tanggal pembayaran, yaitu setiap akhir bulan.

Tadi pagi, 29-09-20018 ada email pemberitahuan dari paypal bahwa saya menerima sisa pembayaran WordAds.
Sempat terbersit rasa sedih di dada *orang-orang susah untuk mendaftar, ini malah main tutup akun aja 😥 *.

Bagaimana Dengan Rencana Membatalkan Perpanjangan Domain Blog?

Saya masih mikir.

Masih ada sisa waktu sekitar satu bulan lagi. Belum yakin juga, apakah domain blog akan ikutan gugur menyusul blog lainnya 😳 .

Kesimpulan :

* Perbaiki niat awal membangun sebuah blog.

* Membuat blog itu mudah. Mencapai satu titik yang ingin dituju, juga tak terlalu sulit. Tapi, mempertahankannya tetap berada diposisi tersebut, perlu usaha, ketekunan dan komitmen. Ga ada yang namanya posting sesekali, trus dolar rutin mengalir 😳 .

* Blog adalah tempat menulis. Menjabarkan hasil kreativitas dalam untaian kalimat yang ditunjang foto. Apapun hasil yang nanti akan menghampiri, seiring dengan pertumbuhannya, itu merupakan sebuah bonus. Konsistensi dalam menulis akan tetap terjaga ❤ .

* Ungkapan, ‘Jika ingin berjalan cepat, berjalanlah sendirian. Tapi, jika ingin berjalan lebih jauh dan lama, berjalanlah bersama teman,’ ini juga sangat relevan dengan dunia blogging.

Selamat ngeblog ya 🙂 .

Teman-teman yang blognya juga berguguran setelah semangat WordAds semakin memudar, bagaimana kabarnya kini?
Bolehlah kita saling berbagi komen sembari bernostalgia 😳 .

Iklan

11 comments

  1. Eman banget mau ditutup. Tapi ya tergantung niat dan tujuan sih ya. Aku malah belum pernah coba wordads. Kayaknya mulai tergiur ini. Emang harus banget pake self hosting ya mbak? Kalo cuma upgrade paket personal wordpress dan domain, uda ga bisa ya?

    • Iya sih.
      Tapi krn ragu utk memperpanjang domain, jd memutuskan menutup akun dulu. Lumayan sisa eainings-nya bisa memperpanjang domain 3 tahun.
      Alasan sebenarnya sih, blog itu sudah ga keurus, krn hanya buat posting, kemudian ditinggal.
      Harus dibenahin lagi.

      Kalau untuk kondisi saat ini, wordads tidak bisa diharapkan utk yg trafiknya bukan bombastis.
      Jika menggunakan hosting mandiri, di blog bisa jg masang Google Ads, atau ikutan program affiliate lainnya.
      Kalau yg domainnya numpang di WP, hal itu tidak diperkenankan.

      • Wah masih banyak tuh bisa. Earning dulu aja hahah.

        Ukuran bombastis itu seberapa mbak? 2500 pageview sehari itu sudah cukup kah? Bukannya google ads itu malah nominalnya kecil dan harus klik iklan baru earning ya.

        • Blognya boleh dibilang udah 2 tahun dianggurin aja 😦 .

          Kalau utk kondisi saat ini, kata teman yg main dua2nya, GA masih mending dibanding WA.

          Kalau utk sekarang, PV 2500/day kategori personal blog gado2, udah bagus itu. Dicoba aja

  2. Wordads memang sdh ga bisa diandalkan, makanya 2 thn lalu aku ikutan coba pindah ke self hosted, bbrp bulan setelahnya daftar doogle adsense dan diterima 😀 . Klo WA hampir 2 thn baru bisa cair, nih WA aku skrg sdh 15 bln hahaha masih kurang 14 dolar lagi. Tiap bulan kisaran 4-6 usd dapatnya, gilee bener dah. Klo di google adsense aku bisa dapat 2,5 x lipat dari WA, digabung dg GA youtube lumayan 3 bulanan bisa cair.

    • Wah, Nel,, kalo gitu, blog yg udah ditutup akun WAnya ini, jika rutin posting, kayaknya masih bisa segitu jg sekali ya. Itu blog hmpir 2 tahun jg sy anggurin 😥

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.