Kupu-kupu pembawa pertanda?


Beberapa hari yang lalu sekitar pukul 20.00 WIB di lampu teras samping, dari dalam rumah saya melihat kupu-kupu lumayan besar terbang mengitari lampu.

Biasanya setelah hujan, serangga malam yang suka keluar laron ya, sekarang kok kupu-kupu besar?” gumam saya kepada teman hidup.

Junior yang semula asyik dengan kegiatannya yang lain, langsung melihat keluar, ” wow, kupu-kupunya ada dua. Satunya kecil“, dengan ekspresi senang seperti mendapat sebuah kejutan.

Gak diphoto, Mam?” liriknya ke emak, “biar masuk blog πŸ˜› “. Ini anak tahu aja kalau emaknya bisa aja menjadikan momen apapun menjadi bahan bercerita di blog. Tapi, emaknya syok berlagak gak berminat.

Eh gak berapa lama, kupu-kupu besarnya hinggap di pintu. Saya mendekat untuk memperhatikan si kupu, apa gerangan yang membawanya datang untuk ‘bertamu’ malam-malam begini? Ternyata, sayap kanannya terdapat sedikit robek. Saya pun dengan setengah hati memotret si kupu, tanpa bisa berbuat banyak untuk membantu mengobati sayapnya yg sedikit terluka ituh.

Besoknya, si kupu sudah tidak ada ditempat kita terakhir melihatnya. Sepertinya kupu-kupu sudah kembali ke komunitasnya. Mudah-mudahan aja tidak ada hal yang membuat si kupu justru terdampar di tempat yang semakin membuat sayapnya semakin parah.

Malam itu, kita-kita pun asyik membahas si kupu-kupu yang “berkunjung” malam-malam tersebut.

Banyak yang percaya bahwa kalau ada kupu-kupu yang datang ke rumah, ituΒ  pembawa pertanda bakal kedatangan tamu. Entahlah.

Teman hidup saya malah menambahkan kalau ada juga yang bilang bahwa kupu-kupu itu juga pembawa pertanda, yang empunya rumah akan mendapat rizki —> kalau benar begitu, yang baik-baik seperti ini, kita pastinya berharap kedatangan kupu-kupu terus. Kupu-kupu sering-sering ajalahΒ  berkunjung malam ke rumah kita kita ya :mrgreen: . Hush,, berharap rejeki itu bukan ke kupu, tapi bekerja dan berusaha maksimal, kemudian bermohon pada Sang Pemberi Rezki.

Mitos lain tentang kupu-kupu, saya juga pernah dengar kalau dibeberapa daerah, kupu-kupu besar yang berwarna agak oranye kemerah-merahan yang masuk rumah malah dipercaya sebagai pembawa pertanda berita duka atau kematian. Sekali lagi, ini hanyalah mitos yang beredar di masyarakat, benar tidaknya, hanya Pemilik Kehidupan sendiri yang tahu.

Ingat aja bahwa tiga hal yang berada di luar kuasa pengetahuan manusia yaitu jodoh, rezeki dan maut. Berharap saja semuanya diberikan yang terbaik.

Kalau menurut analisa sederhana saya, karena rumah yang kita tempati saat itu mempunya banyak sekali pohon besar yang sangat rindang dan pohon itu sedang berbunga.

Fakta yang sebenarnya, dimana banyak pohon yang mempunyai bunga, kupu-kupu akan banyak dilingkungan tersebut. Karena si kupu-kupu termasuk serangga yang membantu proses penyerbukan tanaman. Keberadaan kupu-kupu di sebuah lingkungan juga sebagai pertanda ekosistem dilingkungan tersebut lumayan lengkap. Metamorfosa bisa berjalan, telur-ulat-kepompong- hingga menjadi kupu-kupu. Begitu juga hewan lain yang menjadikan kupu-kupu sebagai makanannya, juga sangat banyak.

Daripada bingung mikirin kenapa kupu-kupu mendatangi kita, mending bersyukur aja masih ada makhluk hidup lain yang datang dan mendekat πŸ˜† .

Kalau teman-teman, termasukΒ  percaya kupu-kupu sebagai pembawa pertanda apa? .

Iklan