Kupu-Kupu Coklat Masuk Rumah, Pembawa Pertanda Apa?


Kupu-kupu coklat yang tiba-tiba masuk rumah atau hinggap di tempat yang tak biasa, umumnya membuat pikiran betanya-tanya, “pertanda atau isyarat alam apakah ini?” Banyak mitos atau cerita yang beredar di tengah-tengah masyarakat tentang kupu-kupu yang dipercaya sebagai pembawa petunjuk dari alam untuk pemilik rumah, ada yang bersifat kabar bahagia dan ada juga tentang berita duka.

Rumah Dimasuki Kupu

Rumah kami pernah dimasuki kupu-kupu coklat pada malam hari. Kejadian ini terjadi beberapa waktu yang lalu, saat itu kami sekeluarga masih tinggal di sebuah rumah kontrakan, karena sedang proses menjual rumah sendiri, tapi syaratnya rumah itu harus dikosongkan, biar yang berminat membeli akan mendapatkan bayangan atau gambaran penataan yang utuh.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kondisi saat itu setelah hujan, saya dari dalam rumah melihat ada seekor kupu-kupu warna coklat terbang di dekat lampu teras samping.

Kupu-kupu yang berukuran lumayan besar itu terbang mengitari lampu. Seperti melakukan ritual api suci dalam pernikahan ala India :mrgreen: .

Biasanya, setelah hujan, serangga malam yang suka keluar itu laron ya. Sekarang kok malah kupu-kupu besar?” gumam saya kepada teman hidup.

Mendengar gumaman saya itu, Junior yang semula asyik dengan kegiatannya, langsung bergegas untuk melihat keluar, ” wow, kupu-kupunya ada dua. Satunya kecil“, dengan ekspresi senang, Junior seperti mendapat sebuah kejutan. Tamu kecil bersayap yang mengunjungi pada waktu yang tak lazim.

Junior begitu takjub melihat kupu-kupu yang mampir itu karena sudah sangat jarang melihat kupu-kupu di sekitar tempat tinggal. Eh ini malah rumah tempat tinggal yang didatangi langsung oleh makhluk bersayap itu. Kami semua tersenyum melihat si kupu dari kejauhan, sekaligus bertanya-tanya, “ada apakah gerangan? Dari mana si kupu muncul, apa yang membuatnya terbang ke rumah yang kami tempati, bukan rumah tetangga”.

Gak difoto, Mam?” lirik Junior ke emak, “biar masuk blog 😛 “.

Ini anak tahu aja kalau emaknya bisa saja menjadikan momen apapun yang dianggap menarik menjadi bahan bercerita di blog. Tapi, kali ini emaknya syok berlagak gak berminat.

Etapi, gak berapa lama, kupu-kupu besarnya malah berpindah tempat, ia hinggap di pintu. Saya akhirnya penasaran, mendekat, untuk lebih memperhatikan si kupu. Apa gerangan yang membawanya datang untuk ‘bertamu’ ke rumah kami, malam-malam begini dan kondisi cuaca masih basah oleh sisa hujan.

Ternyata oh ternyata, sayap kanan si kupu terdapat sedikit robek. Akhirnya, saya pun memanfaatkan momen itu untuk memotret si kupu.

Bukannya tak kasihan sama si kupu, tapi kami tak bisa berbuat banyak untuk membantu mengobati sayap si kupu yang sedikit terluka itu. Kami membiarkan si kupu, tak mengusiknya.

Besok paginya, si kupu sudah tidak ada di tempat kami terakhir melihatnya. Sepertinya, kupu-kupu sudah kembali ke habitatnya. Mudah-mudahan saja tidak ada hal yang membuat si kupu justru terdampar di tempat yang semakin membuat sayapnya semakin parah. Atau, si kupu sudah kembali ke asalnya.

Kupu-Kupu Pembawa Kabar/Pertanda

Malam itu, kami membiarkan si kupu untuk hinggap di mana dia merasa nyaman.  Kami kemudian asyik membahas si kupu-kupu yang “berkunjung” malam-malam tersebut.

  • Bakal Kedatangan Tamu.

Saya sendiri sering mendengar bahwa banyak yang percaya kalau ada kupu-kupu yang datang atau masuk ke rumah, itu  merupakan sebuah petunjuk bahwa pemilik rumah bakal kedatangan tamu. Baik itu keluarga, sahabat, atau malah mungkin orang yang dirindukan. Entahlah, kalau untuk kebenarnanya.

  • Bakal Dapat Rezeki Lebih.

Teman hidup saya malah menambahkan, kalau yang pernah ia dengar, justru kupu yang masuk rumah itu, ada yang bilang bahwa itu sebuah isyarat yang empunya rumah akan mendapat rezeki.

Mendengar hal itu, saya dengan semangat menimpali, jika memang benar begitu adanya, sering-seringlah wahai kau kupu-kupu untuk mampir dan berkunjung ke rumah kami.

Tapi kemudian saya tersadar. Hush,, berharap rezeki itu bukan pada kupu, tapi bekerja dan berusaha semaksimal mungkin, kemudian bermohon pada Sang Pemberi Rezeki. Jika ingin melihat kupu-kupu di sekitar rumah, maka banyak-banyaklah bertanam bunga 😳 .

  • Pertanda Duka.

Sewaktu masih di kampung, saya juga pernah mendengar mitos lain tentang kupu-kupu, yaitu kupu yang hinggap di bagian rumah itu sedang menandai akan ada duka atau suasana berkabung di tempat yang didatanginya itu. Kupu-kupunya berukuran besar dan berwarna agak oranye kemerah-merahan. Biasanya terbang masuk rumah  atau berada di sekitar rumah. Orang yang melihat si kupu pada percaya itu sebagai pembawa pertanda berita duka atau kematian.

Alam Memberi Tanda, Manusia Mutlak Hanya Percaya Sang Pencipta.

Dulu, pergerakan hewan dipercaya sebagai bentuk dari isyarat alam, karena alam masih dalam kondisi sangat seimbang. Habitat dan komunitas setiap hewan masih terjaga dengan baik. Jika ada seekor kupu yang hinggap di tempat yang tak biasa, makanya hal itu dipercayai sebagai bentuk petunjuk alam pada manusia. Karena saat itu, hubungan manusia dan alam masih sangat harmonis.

Kalau pada zaman sekarang? Entahlah.

Agar tak berpraduga macam-macam, lebih baik beranggapan bahwa pertanda yang dibawa oleh kupu-kupu yang masuk rumah itu hanyalah salah satu mitos yang beredar di masyarakat. Benar tidaknya, hanya Pemilik Kehidupan sendiri yang mengetahuinya.

Kita tidak boleh lupa, bahwa ada tiga hal yang berada di luar kuasa pengetahuan manusia, yaitu jodoh, rezeki, dan maut. Kita wajib berharap dan berikhtiar agar semuanya diberikan yang terbaik.

Kalau menurut analisa sederhana saya, merujuk pada kejadian yang kami alami, rumah yang sedang ditempati saat itu mempunyai banyak sekali pohon besar yang sangat rindang. Saat itu, pohonnya kebetulan sedang berbunga semua.

Sehingga, dapat ditarik kesimpulan, fakta yang sebenarnya dari kupu yang mampir ke rumah malam itu karena tertarik oleh aroma bunga pohon. Sebab, di mana banyak pohon yang mempunyai bunga, kupu-kupu akan banyak beterbangan di lingkungan tersebut. Karena, si kupu-kupu termasuk salah satu serangga yang membantu proses penyerbukan tanaman.

Keberadaan kupu-kupu di sebuah lingkungan juga sebagai pertanda bahwa ekosistem di lingkungan tersebut lumayan lengkap dan terjaga. Metamorfosa bisa berjalan dengan sangat baik, mulai dari telur-ulat-kepompong- hingga menjadi kupu-kupu. Begitu juga sebaliknya, hewan lain yang menjadikan kupu-kupu sebagai makanannya, juga sangat banyak.

Daripada bingung memikirkan kenapa kupu-kupu mendatangi kita, mending bersyukur aja bahwa masih ada makhluk hidup lain yang datang dan mendekat, ini saja sudah merupakan sebuah rezeki. Sebab tidak semua orang didekati kupu-kupu  😆

Etapi, percaya tak percaya, tak begitu lama setelah kami kedatangan si kupu, rumah kami yang sedang menunggu pembeli itu pun laku terjual. Bisa jadi juga memang sudah waktunya ketemu sama jodohnya si rumah :mrgreen: .

Kalau teman-teman YSalma, termasuk  percaya kupu-kupu sebagai pembawa pertanda apa?

49 comments

  1. Saya setuju dengan Mbak Evi…
    Dan kupu mau datang kerumah kita itupun juga rejeki, karena kita bisa melihat keindahan warnanya secara gratis…

    Suka

  2. Kalau pembawa pertanda atau pembawa kabar rejeki. Di rumah saya banyak kupu-kupunya mbak karna di sebelah rumah ada taman bunga dan kebun jeruk. Hehe

    Suka

  3. semoga benar2 pembawa rezeki ya… 🙂
    oya, aku juga pernah lihat Kupu-kupu besar / Rama-rama (?) yg cantik (tapi agak serem), di tahun kemarin 🙂

    Suka

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.