Cerita Dibalik Mengubah Blog Gratisan WP Menjadi dot com


Cerita Dibalik Mengubah Blog Gratisan WP Menjadi dot com merupakan catatan saya sebagai blogger ga gaul dan kurang update (kudet). Jadi bagi para suhu yang sempat membaca catatan ini tolong ditambahi masukan di kolom komentar. Sehingga bisa menjadi tips bagi blogger pemula, yang sempat punya kebingungan yang sama dengan yang beberapa waktu lalu saya alami. Saat saya mencari tahu cara merubah blog gratisan wp menjadi dot com.

Secara ingin juga memasang wordads di blog *biar blog kelihatan gaya ๐Ÿ˜‰ , lebih tepatnya ingin kecipratan hasil iklan yang memang sudah dipasang oleh pihak wp di setiap artikel dan halaman blog, saat masih numpang gratis di wordpress. Setidaknya sebagai pengganti pulsa setiap bulannya :mrgreen: .

Tips-NgeBlogMetode pembayaran dot com oleh wp ada tiga :
1. Menggunakan Paypal.
2. Menggunakan Kartu Kredit.
3. Menggunakan Kupon, memakaiย  bitcoin gitu *ga punya akun.

Pembayaran dot com Menggunakan Paypal :
Saya sudah punya akun paypal yang terverivikasi hampir bersamaan dengan lahirnya blog ini, 4 tahun yang lalu. Masalahnya akun paypalnya ga ada saldonya ๐Ÿ˜ณ . Ditarik dari saldo bank lokal sendiri udah ga diperbolehkan.

Berhubung saya ga gaul, saya ga tau harus bertanya kesiapa. Sempat bertanya ke beberapa suhu, yang mana saya merasa sok dekat dengan mereka melalui email. Secara kesibukan mereka dan banyaknya email yang masuk ke akunnya, ada yang dijawab secara umum, ada yang ga dibalas sama sekali.

Saya memutuskan bertanya ke mbah Google aja *jawabannya juga hasil postingan blogger yang mau berbagi, sekalian update postingan di blognya :mrgreen: .

Dari hasil baca-baca itu saya menyimpulkan, untuk mengisi saldo paypal secara legal itu ribet juga, harus dari akun bank US langsung*bah, mana kita punya. Ada sih jasa penjual saldo paypal, tapi termasuk cara ilegal, dan harus hati-hati, mana yang beneran dan mana yang tipu-tipu.

Kalau yang gaul mengisi saldo paypal ini mudah aja, lewat teman blogger lain yang punya balance saldo lebih.

Akhirnya saya nekat membeli saldo paypal yang ada di iklan google, yang mengatakan prosesnya tak lebih dari 24 jam dan mengisinya langsung dari akun bank US. Saat itu pertimbangannya, kalaupun ditipu, uang yang saya pergunakan untuk membeli saldo paypal itu, uang dari hasil pembayaran menulis sebuah artikel, jadi impas *ga mau rugi dong ๐Ÿ˜† . Ternyata iklannya dapat dipercaya, saldo paypal saya sudah terisi kurang dari 24 jam.

Saldo paypal sudah terisi. Langsung dong beli domain di dasbor-nya wp. Akun paypal langsung kena limit, tak bisa digunakan untuk pembayaran. Ini merupakan transaksi saya pertama kali menggunakan paypal dan langsung grabak grubuk.

Langkah-langkah membebaskan akun paypal yang kena limit :
Kita diminta menunjukkan identitas yang kita gunakan itu valid melalui upload dokumen yang diminta, seperti copy KTP/copy rekening listrik atau CC a/n kita dan alamat yang sama yang terdaftar di paypal, rekening koran dari bank a/n kita.

Mudah sih, tapi kalau mengikuti prosesnya step by step, tetap memerlukan waktu hampir 2 minggu.
Sebenarnya bisa lebih cepat kalau setelah upload semua dokumen yang diperlukan langsung telpon ke CS paypal. Saya sayang pulsanya, bahasa Inggrisnya juga belepotan ๐Ÿ˜› *padahal ada CS-nya yang bisa berbahasa Indonesia juga. Terpaksa menunggu sambil berbalas email.

Momentum mengubah blog gratisan wp menjadi dot com ini, juga saya pergunakan untuk menjajal akun paypal dan membuat CC secara bersamaan. Maksudnya mana yang berhasil duluan, itu yang akan saya pergunakan untuk metode pembayarannya.

Pembayaran dot com Menggunakan Kartu Kredit (CC):
Metode pembayaran lewat CC ini yang paling mudah dan sebenarnya paling sering digunakan dalam pembayaran online.

Masalahnya pada saat diperlukan itu, saya tak punya CC.
Sering ditawarkan, tetapi saya selalu menolak secara belum merasa membutuhkan dan mempunyai prinsip hidup, kalau bisa bayar tunai kenapa harus ngutang, kalau bisa menggunakan kartu debit kenapa harus menggunakan CC *pendapat kuno yang tergilas oleh perkembangan jaman.

Pemikiran positif saya yang sederhana, PD aja kalau membuat CC itu mudah, yang penting kita bisa bayar tepat waktu, dan saya tak punya masalah dengan perbankan. Dari baca-baca juga mengatakan, buat CC itu mudah, walau IRT sekalipun, yang penting punya saldo mengendap di bank, minimal sebesar pagu CC minimum perbulan yaitu 3jt, dengan syarat lain transaksi tahunan kita sebelumnya lebih dari ketentuan minimal tersebut, dan mengajukan aplikasinya ke bank melalui CS-nya langsung.

Semangat ke bank, dipintu di cegat sama satpam yang menanyakan keperluan *si satpam niat membantu entah melihat penampilan saya yang tak meyakinkan ๐Ÿ˜‰ . Setelah saya jelaskan, eh si satpam dengan semangat 45 meminta saya ke 2 orang anak muda yang bertugas mengurus CC *kayaknya masih magang gitu. Begitu selesai, saya sudah pesimis, ini ga bakal lewat, wong saya bertanya beberapa informasi ke anak muda tersebut, mereka tak memberikan jawaban yang memuaskan. Benar, setelah 12 hari, aplikasi CC saya sukses di tolak, pemberitahuannya lewat sms ๐Ÿ˜ฅ .

Sempat juga mau minjam CC teman, CC adek, kemudian bayar tunai ke mereka. Tapi setelah dipikir-pikir, iya kalau mulus-mulus aja transaksinya, kalau terjadi apa-apa dengan CC mereka, ntar saya ga enak sendiri *persahabatan dan persaudaraan jadi taruhannya ๐Ÿ˜• .

Solusi akhirnya, saya dibuatkan aplikasi tambahan, dari CC adek atas nama saya. Ga nyampe 10 hari CC-nya udah jadi, malah dapat 2 biji dari dua penyedia CC terbesar itu dan dikasih platinum lagi. Jadi referensi untuk CC ini sebenarnya cuma azas, sudah pernah punya CC, aplikasi baru CC akan mudah disetujui, hadeh ๐Ÿ˜ณ .

Dapat CC, langsung saya gunakan untuk merubah blog gratisan wp menjadi dot com, beres. Eh, besoknya ada email dari paypal, akun paypal saya sudah bisa digunakan untuk bertransaksi. Duh, saat diperlukan banget semua menolak, kena limit. Saat semua kelar, bersamaan bisa dipergunakan semua.

Tapi ada hikmah yang bisa diambil dari keruwetan yang saya alami. Semuanya itu perlu waktu dan proses, tak ada yang instan. Saya bisa bersih-bersih blog, sehingga blog seperti terlahir kembali dengan nama lama tetapi mempunyai semangat berbeda.

Begitulah cerita dibalik mengubah blog gratisan wp menjadi dot com yang dilalui admin blog ini. Semoga bisa bermanfaat bagi yang lain. Jangan cupu kayak admin blog ini.

Iklan