Instagram Bikin Suka Main di Semak


Instagram adalah media sosial yang masih betah saya ulik-ulik Β saat ini, walau sudah mulai menjaga jarak juga, biar ga cepat bosan. Tepatnya sih biar kesannya ga nyampah foto dan bikin sepat mata yang ngelihat πŸ˜† .

Alasan sebenarnya, saya betah berlama-lama ngelihatin hasil foto-foto keren yang banyak bersileweran disana. Bisa bahaya bagi kesehatan dan jiwa emak-emak :mrgreen: . Ujungnya gemes sendiri ngelihat hasil jepretan sendiri dengan kamera ponsel yang ada, bisa-bisa nambah kerutan diwajahkan? 😳  .

Gara-gara instagram juga, saya jadi suka main di semak alias semakin rajin menyambangi dan memperhatikan semak-semak. Ada banyak cinta yang dihasilkan dari semak-semak dalam bingkai foto, tentunya menurut mata saya pribadi ❀ .

Bunga Biru Cantik
Entah bunga apa namanya, si biru yang saya temuai disalah satu taman umum saat bersepeda pagi, aslinya bunganya imut-imut dan kurang menarik perhatian. Fotonya hanya di resize dan watermark.

Tanaman, bunga rumput ataupun ilalang yang biasa-biasa aja kalau dilihat sehari-hari, tetapi jadi begitu menggoda setelah dibingkai dalam mata rana kamera, bisa membuat hati jatuh cinta dan ikutan berbunga-bunga *lebay*.

Dulu, awal-awal instagram muncul, saya berfikir bahwa itu akun media sosial untuk narsis. Tempat majang foto diri yang sudah kemana, darimana, nongkrong dimana, dengan siapa.

Lha, kalau ikutan punya akun, saya yang kurang fotogenik ini kalau di foto *udah dari sononya begitu, ga bisa diapa-apain lagi*, apanya yang mau di share? Artis bukan, blogger juga ala kadarnya, gadis belia yang masih bening juga udah jauh tertinggal di belakang. Kalau maksa majang fotonya, bisa-bisa yang ngelihat sakit mata πŸ˜† *ini argumen emak-emak payah yang selalu kudet dalam bermedia sosial πŸ˜› *

Simak alasan saya akhirnya tergoda juga untuk mempunyai akun instagram.

Ternyata? Instagram bisa dipergunakan memajang dan menyimpan hasil foto tanpa ribet. Tak harus foto diri.

Bunga Belimbing Merah Menggoda
Bunga Belimbing Wuluh pun bisa memukau mata dalam bingkai foto 😳

Foto boleh bikin di semak-semak pun layak untuk dipajang di medsos satu ini. Tak perlu tambahan banyak caption, cukup bermain dengan hashtag (#). Hasil jepretanmu sudah bisa dilihat oleh orang lain.

Bahkan mereka yang kretif dalam membuat konsep foto, instagram adalah salah satu wadah yang tepat untuk menjual diri dalam kepiawaian memoto yang dimiliki ke semua penjuru dunia dengan cepat.

Bunga Biru Anggun

Kalau bagi saya pribadi, dengan mempunyai akun instagram yang baru setahun terakhir ini, harus belajar sangat banyak lagi dalam foto-foto.

Bersileweran akun-akun komunitas foto yang bisa diikuti.

Tapi, bagi yang kurang rajin kayak saya ini, walaupun ikut beberapa komunitas, ujungnya tetap aja berpartisipasinya suka-suka 😳 .

Bagaimana denganmu temans? Apa instagram juga membuat mu jadi rajin menyambangi sebuah tempat? 😳

Bunga Biru Menggoda

Hasil foto si bunga biru dan belimbing wuluh yang sayang untuk di dilete. Mending simpan di blog Β sebagai kenang-kenangan, sekalian nambah postingan πŸ˜† .

Bunga Belimbing Wuluh

Waktu bisa merampas apapun darimu dan hanya menyisakan sebuah kenangan. Itupun selagi dia tidak merampas memory-mu. Tulisan dan foto adalah tempat terbaik untuk membekukannya. ❀ .

Jika ada yang penasaran dengan cerita foto instagram ysalma, boleh juga di follow, https://www.instagram.com/ysalmae/

Iklan

25 comments

    • Seru juga kok dunia perpotoan itu lho Shiq4.
      Kita jadi bisa membaca yang tersaji dalam gambar, tapi kadang objek dalam gambar jauh lebih bagus dari aslinya akibat canggihnya editan kamera πŸ˜€

    • Makasih Nel.
      Instagram hampir smirip kayak Flickr, Nel. Tapi kalau menurutku lebih banyak interaksi dan buat seseruan. Saya malah akun Flickr yg udah lupa utk loginnya πŸ˜€

  1. hi.. hi.. sama mak, aku follow akun grup foto2an biar bisa sering udate ternyata ngak juga..
    lagi malas upload foto buka IG cuma mau liat bocah2 lucu aja

    • Iya Kak. Saya kalau lagi kumat rajinnya, ikutan. Kalo lagi males, walau punya stok foto malah ga upload *semangat emak2 perlu suntikan yg segar2 muda*
      πŸ˜€

    • Bisa aja mba Nanik.
      Siapa yang mau ngirimkan saya DSLR ya mba? Pernah jajal, dan kamera yg dipakai, sangat-sangat menentukan hasil foto kalau objeknya terbilang biasa-biasa saja πŸ˜€

  2. Si biru cantik banget Uni…kalau saya foto jadi cenderung ungu padahal mah aslinya biru cantik ini. Namanya blu daze atau Evolvulus glomeratus sempat jadi postingan bertajuk kembang biru di kebun.
    Saya ada akun IG hehe nggak pernah aktif juga isi bbrp foto saja. Salam

    • Iya ya bu peri, saya pernah baca postingannya dan ada yang mengkomen kalau fotonya terlihat keunguan.
      Makasih sudah mengingatkan nama si biru yang cantik ini, bu.

  3. Kalau buka instagram saya malah cenderung addict karena tidak bisa berhenti melihat hasil foto orang2 yang keren2 hahaha. Kadang foto yang saya lihat bisa menjadi motivasi untuk bisa memotret lebih baik lagi πŸ˜€

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.