Sejujurnya, kalau melihat olahan bolu ketan hitam original, saya selalu tergoda untuk mencicipinya, baik bolu ketan hitam kukus maupun bolu ketan hitam panggang. Entah itu yang dipromosikan oleh Bukibuk melalui WA story-nya ataupun ketika melihat si bolu ketan di penjual kue basah di pagi hari.
Akan tetapi, semenjak rajin bebikinan bolu ketan hitam homemade, khususnya bolu ketan hitam kukus sederhana, lidah lebih menyukai hasil buatan sendiri.

Oleh sebab itu, setiap ada keperluan ke tempat penjual bahan kue dan melihat merek tepung ketan hitam yang lebih disukai cita rasanya setelah menjadi bolu, saya selalu nyetok satu bungkus di rumah.
Tepung ketan hitam yang kalau sudah jadi bolu tetap dominan tekstur beras ketannya, mirip dengan tepung ketan hasil olahan sendiri dari beras ketan yang ditumbuk dari hasil panen.
Tepung ketan hitam yang disukai itu setelah jadi bolu, wanginya juga khas beras ketan yang tersimpan dalam ingatan masa kecil di kepala. Jadi kalau kangen nyamil bolu ketan hitam, tinggal bebikinan.
Resep Bolu Ketan Hitam Panggang Legit dan Lembut
Hari ini, 20 Juni 2026 saya mencoba membuat bolu ketan hitam panggang yang rasanya legit dengan bagian luar garing tapi bagian dalamnya lembut dan nggak seret ketika ditelan. Mana hanya menggunakan empat butir telur!
Yes! Ke depannya bakalan sering bikin bolu ketan hitam panggang dibanding kukus kayaknya ini.
Walaupun tampilan akhir bolu ketan hitam panggang-nya nampak biasa saja, tapi manis bolu ketan hitamnya pas di lidah, nggak tinggal di langit-langit mulut.
Dan yang lebih penting porsi lebih banyak, tapi lebih ramah kantong.
Hanya dengan menggunakan bahan dua ratus lima puluh gram tepung ketan hitam yang dulu harganya masih di bawah 10 ribu (sekarang harga 12 ribuan) plus empat butir telur serta sedikit tambahan bahan pendukung lainnya, maka bisa makan bolu ketan hitam panggang lebih puas, karena porsinya lebih banyak dibandingkan beli *bilang aja lu lagi super ngirit, Mak! Hush, nggak usah diperjelas, in this economy tauk* 😳 .
Yuks, mari kita catatkan resep bolu ketan hitam panggang yang rasanya pas di lidah. Sebenarnya hampir sama saja dengan resep bolu ketan hitam kukus yang biasa dibuat, tapi porsi bahannya ada yang dikurangi dan ada yang ditambahkan, seperti santan instan agar hasil bolunya lebih gurih.

Bahan Bolu Ketan Hitam Panggang
- Tepung ketan hitam, 250 gr
- Baking powder 1/2 sdt
- Minyak goreng, 200 ml
- Santan instan, 65 ml
- Telur, 4 butir ukuran sedang atau besar
- Gula pasir, 10 sdm munjung atau sekitar 150 gr
- Cake emulsifier, 1 sdt SP atau TBM
- Vanili bubuk, 1/4 sdt
- Garam, 1/4 sdt
Cara Mengolah Bolu Ketan Hitam Panggang
- Langkah awal dimulai dengan memanaskan oven pada suhu 175 derajat celcius.
- Selanjutnya siapkan loyang ukuran 18 cm dengan memberi olesan tipis margarin, kemudian taburi dengan sedikit tepung sebagai pelapis. Bagusnya sih menggunakan loyang untuk khusus membuat kue bolu, tapi saya adanya loyang segi empat. Kita gunakan itu saja wkwk.
- Dalam satu wadah campurkan telur, gula pasir, SP, vanili bubuk dan garam, kemudian mixer dengan kecepatan maximum hingga adonan mengembang, berwarna putih pucat, dan kental berjejak.
- Turunkan kecepatan mixer pada paling rendah, kemudian tambahkan baking powder dan tepung ketan hitam secara bertahap ke dalam adonan, cukup hingga tercampur rata saja. Matikan mixer.
- Tambahkan santan instan dan minyak goreng ke dalam adonan, aduk balik dengan spatula hingga benar-benar tercampur rata dan tidak ada minyak yang mengendap di bagian bawah.
- Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
- Panggang di dalam oven lebih kurang 30-35 menit atau hingga matang, cek bagian tengah dengan tes tusuk hingga tidak ada adonan yang menempel.
- Keluarkan loyang bolu ketan hitam adri oven, biarkan agak dingin sebentar, kemudian pindahkan ke piring saji.
- Bolu ketan hitam panggang siap disantap.
Ketika proses memanggang bolu ketan hitam hari ini, kepala saya auto terseting kalau tingkat kematangan si bolu ketan hitam bakal diketahui setelah tes tusuk, setelah oven mati. Tapi tangan saya malah latah memutar timer oven yang sudah berjalan beberapa menit kembali menunjuk angka 35 menit.
Saya kemudian lanjut mencuci semua perlengkapan membuat kue bolu ketan hitam hingga bersih.
Sembari menunggu kue bolu ketan hitam dipanggang, saya kemudian duduk membelakangi oven sambil nge-scroll ponsel. Tanpa sadar hingga khusuk, pikiran nggak ‘konek’ lagi dengan sekitar.
Hingga hidung saya mencium wangi aroma kue, tapi saya malah membathin ‘wah tumben aroma masakan tetangga tercium hingga dapur saya, wangi banget, menggugah hidung yang mencium.’
Saya terus menunduk membaca informasi menarik di layar ponsel. Tak berapa lama, hidung saya mencium aroma mulai ‘agak gosong’, tapi masih sibuk membathin aja, ‘kenapa ada aroma gosong?’ dan masih belum ‘tersadar’ juga.
Setelah bau agak gosong-nya semakin tajam, baru saya terlonjak, “Astaghfirullah, lah ini duduk di dapur, kan lagi nunggu bolu ketan hitam yang sedang dipanggang. Hais, pikiran malah fokus kemana!”
Begitu saya longok ke dalam oven bersamaan dengan timer oven mati, nampak permukaan atas bolu ketan hitamnya hampir rata kecoklatan, sudah nggak hitam lagi. Loyang langsung dikeluarkan dari oven. Saya sudah pasrah menunggu loyang agak dingin, hasil bolunya bakalan gosong.
Setelah dipindahkan ke piring saji, untung permukaan bolunya masih termasuk garing standar, bukan gosong berlebih, wkwk.
Ketika Nak Bujang melongok ke dapur dan saya tanya apakah aroma bolunya tercium gosong? Nak Bujang bilang enggak, aromanya wangi bolu mateng.
Setelah bolu ketan hitam panggang dipotong dan dicicipi, rasa manisnya pas, bagian luar garing tapi dalamnya tetap lembut dan legit. Alhamdulillah.
Terima kasih sudah membaca catatan jejak #Kuliner YSalma.
