Akhirnya Tergoda Juga Membuat Akun Instagram


Akhirnya saya membuat akun instagram juga, ga peting juga kali di posting? Hari giiinii, baru mau buat akun, udah basi kali 😳 .

Yaa, mau gimana lagi, awalnya saya ga tergoda dengan gemerlapnya perkembangan instagram, karena yang udah-udah, media sosial yang saya punya juga hanya buat share link tulisan blog, masa mau ditambah satu akun lagi? Apa ga membuat muntah,, nulis di blog aja udah jarang-jarang :mrgreen: . Saya hanya jadi penikmat foto-foto keren yang dipajang di instagram. Tak tergoda untuk membuat sebuah akun.

Berhubung kemaren saya menerima email yang berisi ajakan pada para blogger untuk mengikuti sebuah survey, setelah saya intip isi surveynya, semuanya berhubungan dengan instagram.

Saya langsung terpana, terdiam beberapa detik, merasa diejek sebagai blogger yang tidak begitu mengikuti perkembangan media sosial. Perasaan belum jadi blogger seutuhnya pun meruak #halah *selama ini ngapain aja?*.

Ternyata, bagi mereka yang mengaku blogger, perubahan media sosial itu mau tak mau memang harus diikuti *garuk-garuk kepala yang tak gatal, berat nian pergaulan dunia maya ini untuk jari telunjuk*.

Dengan semangat empat lima, jadilah kemaren saya tergoda untuk membuat sebuah akun instagram di ponsel jadul yang dipunya. Mudah aja, karena memang instagram bersahabat dengan android, tinggal ke Google Play, instal aplikasi instagramnya, ikuti langkah-langkahnya.

Saya pun menghubungkan dengan FB blog yang daftar temannya juga terbilang dikit *ya iyalah ga dipake buat berinteraksi,* dan langsung mengikuti teman-teman yang sudah mempunyai akun instagram yang udah pada keren-keren ❀ ❀ ❀ . Diikuti balik, baru beberapa 😳 .

Akun Instagram YSalma

Saat membuat akun instagram itu, saya benar-benar dibilang gaptek sama junior, secara foto-foto yang saya miliki tersimpan di notebook. Saya kebingungan memindahkannya ke ponsel jadul yang ga mau menerima file copy-an πŸ˜› . Junior pun membantu memindahkan ke ponsel miliknya, kemudian di bluetooh ke ponsel emaknya.

Setelah selesai, emaknya pun asyik mengupload foto ke akun instagram yang baru dibuat *baru beberapa sih* Saat melihat sebuah foto selfie terbaru milik emaknya yang akan di upload, si junior langsung nyelutuk, “foto mama yang itu sok imut banget, kok kelihatan lebih muda gitu.” Emaknya pun mengatakan itu efek kamera.

Junior menunjukkan wajah serius, “penampilan kulit wajah mama kan aslinya ga seperti itu. Coba senyum, tuuuh, dibawa matanya ada kerutan. Di foto ini enggak ada. Itu namanya mama nipu!” Saya pun batal meng-upload foto tersebut. Anaknya aja protes, apa kata dunia nantinya yang sudah salah duga :mrgreen: .

Sudahlah, saya lagi seru ngelihatin akun instagram teman-teman yang keren punya. Mari kita saling follow πŸ˜€ ❀ .

Bagi tips ber-instagram sukses dan menyenangkan di kolom komentar yaa.

Iklan

24 comments

  1. mbak Y, aku dulu buat akun instagram karena emang suka foto, makanya nama akunku alay bgt hahahaha, ternyata belakangan berguna jg buat ngeblog ya πŸ˜€

    • udah di follow langsung akun @monda6,
      kayaknya di twitter jg sudah saling follow kita, Kak *sy jarang berkicau, kicaunya link postingan aja πŸ™‚ *

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.