Fakta Tentang Kuncing Betina Masuk Usia Puber Yang Membuat Heboh


Fakta tentang kucing betina saat masuk usia puber benar-benar membuat kami sekeluarga harus menyerah. Ternyata, kami hanya baru sebatas penggemar kucing, belum sampai pencinta kucing sejati 😳 .

Kucing betina yang sebelumnya ada di rumah, cerita kedatangannya ada di tulisan: Selamat datang Wizy-kucing anakan persia medium, ‘liar’ & kumal, sudah berhasil membuat semuanya jatuh cinta.

Bahkan, saat kami semua mudik, ponakan yang suka kucing dan tahu kalau kami punya kucing imut lagi, ia pun berpesan agar kucingnya juga ikut dibawa. Tapi karena perjalanan jauh, dan takut ribet saat pemeriksaan di penyebrangan, kami memilih menitipkannya ke salah satu satpam.

Fakta Tentang Kucing Betina Yang Harus Dipahami :

Begitu Bisa ‘Bersuara’ (Ngeong), Sangat Berisik

Namanya makhluk hidup, kucing pun ternyata ngerti mana yang hanya sekedar ngasih makan, dan mana yang juga memberi makan dengan kasih sayang.

Singkat cerita, beberapa hari sebelum balik, saya dapat sms dari salah satu tetangga bahwa kucing di rumah ngeong-ngeong udah dua hari, mungkin pakannya habis. Saya tentu saja heran, ga mungkin, semua kebutuhan si kucing, pakan, pasir dan minum sudah dipersiapkan lebih dari cukup. Kami pun minta konfirmasi ke satpam yang dititipin. Si satpam melaporkan semua aman.

Begitu kami kembali, kucing betina yang sebelumnya ga pernah bersuara walau seribut apapun suara kucing diluar rumah, sekarang jadi tak henti-hentinya ngeong yang lebih mirip raungan. Kasihan.

fakta-kucing-betina-yang-usia-puber

Kucing Pun Bisa Merasa Kesepian

Semuanya pun memberikan perhatian pada si kucing betina yang selalu berisik dengan suaranya itu. Setelah dua malam, si kucing akhirnya kembali tenang. Kami pun menyimpulkan bahwa si kucing selama kami pergi, ia merasa kesepian.

Masa bermain dan bercanda sama majikannya tak terpenuhi selama hampir dua mingguan. Hal itu membuatnya mempunyai keahlian baru, yaitu sedikit-sedikit mengeong dengan suara sangat seram.

Kami tak membiarkannya sendirian lagi, selalu ada yang bermain dengannya saat dia tidak tidur. Si kucing kembali jadi kucing manis ❀ ❀ ❀ .

Manja & Ganjen Ga Ketulungan

Pertengahan September ini, sepertinya si kucing masuk usia puber yang bersamaan dengan musim kawin kucing. Si kucing betina jadi sangat manja dan ganjen ga ketulungan. Perlahan tapi pasti, suara ngeongnya yang seperti memilikan itu mulai kembali.

Ada yang bertamu ke rumah, semuanya dia minta perhatian dengan melompat-lompat dan menggesekkan badannya dengan ngintilin kaki yang datang. Iya kalau si tamu pada suka kucing, kalo nggak, pada ketakutan :mrgreen: .

Kalau malam, ga mau dilepas di dalam rumah. Ia mulai heboh memamerkan suara ngeongnya yang dahsyat. Si kucing maunya diteras, tapi harus ditemani. Kalau sendirian, ia akan mulai pamer suara.

Jika ditungguin, ia mulai mengguling-gulingkan badan minta di elus. Bheuh,,, dirumah, yang cewek hanya emak, kalau malam udah tepar duluan. Para cowok asyik dengan kesibukannya, ga betah berlama-lama ngeladenin kucing yang sedang kecentilan itu πŸ˜› .

Begitu dicuekin, si kucing betina pun beraksi dengan suaranya.

Kadang saya biarkan dia berkeliaran diluar sesukanya. Dan para cowok pun kelabakan nyariin kucingnya πŸ˜† .

Kucing Jantan Pun Berdatangan Tanpa Diundang

Begitu si kucing betina masuk usia puber dengan memamerkan suara ngeongnya, kucing jantan pun nyatroni rumah setiap waktu. Ga siang, ga malam, mereka bersileweran di sekitar rumah.

Para kucing itu pun saling beradu suara ngerem, ngeong yang bukan imut gitu. Bagi yang ga suka kucing, suara-suara itu pastinya sangat mengganggu.

Si kucing betina kalau dibiarkan nimbrung sama para pejantan yang nyatroni rumah itu, dianya malah ketakutan. Duh, kucing betina, mau mu kok ga jelas gitu?

Karena ga enak sama tetangga yang ga semua suka kucing, kami pun mengadakan rapat keluarga.

Si kucing betina yang sedang masuk usia birahi, kalau mau disterilkan kok ya kasihan. Mau dikawinkan, ntar kasihan juga si kucing dan anak-anaknya. Si kucing masih berusia 10 bulan dan secara kondisi fisik memang belum siap buat jadi mommy kucing.

Kalau si kucing mau dilepas bebas mengikuti jiwanya yang sedang dimabuk birahi, yang punya kucing juga merasa ga tega, ntar kucingnya beranak sebelum usianya matang dengan pejantan yang ga jelas pula πŸ˜› . Ia kalau laper balik ke rumah, kalau ngikutin para pejantan nyatroni yang bukan rumah majikannya, bakal malang benar nasibnya nanti.

Setelah seminggu merasa tidak bisa mengendalikan suara kucing betina yang sedang masuk usia puber dan birahi, kami pun sepakat mencarikan si kucing majikan yang merupakan pecinta kucing sejati dan tentunya mempunyai banyak kucing. Si kucing akan secara alamiah menemukan pasangannya yang sekasta dengannya dan akan bunting di usia yang pas 😳 .

Sobat, jika kau punya kucing betina yang imut gemesin, kau harus siap saat si kucing masuk usia puber yaa πŸ˜†

Iklan

31 comments

  1. kayaknya ditambah satu lagi mbak,
    dirumah ada seekor kucing keturunan anggora..
    dulu setelah melahirkan, bulu2nya rontok, hingga keliatan kurus kering
    sekarang udah masuk puber lagi, bulunya kembali lebat lagi..
    sepertinya itu siklus yang kebanyakan terjadi pada kucing betina, terutama yang keturunan anggora..

    • Betul, bulu yang suka rontok banyak kalo dia lagi stres, ternyata setelah lahiran juga yaa. Sama kayak ibu2 yg habis lahiran aja, kadang ada yg suka rontok rambutnya πŸ™‚

    • Kalau itu mah ga apa-apa Rin, yg penting bersuara dengan eong manja jg ga masalah, jgan ngeluarin suara ‘serem’ setiap waktu, makin bikin takut yg ga suka kucing πŸ˜€

  2. Wah detail bgt. Ternyata kucing ada sifat kayak manusia juga ya, kalo dicuekin trus cari perhatian hahaha. Aku gak suka kucing, Mbak, dan pada dasarnya emang bukan pecinta hewan. 😊

  3. kemaren juga sempat punya kucing, sepertinya kita sama mba… baru sebatas menyukai bukan pecinta kucing sejati… daripada merasa bersalah terus-terusan karena ngerawatnya kurang maksimal, akhirnya itu kucing saya serahkan sama pecinta kucing sejati… disitu saya marasa lega….

    • sebenarnya yang punya kucing biasa aja dengan ngeongan dahsyatnya itu, tapi banyak ga enak sama tetangga dan ga tega. Tapi, kucing jantan, jauh lebih kalem dari kucing betina untuk urusan masa puber ini.

  4. menggesekkan badannya …

    Wah iya nih … bener …
    Sebentar-sebentar minta dielus. Belum lagi tingkahnya yang “mengundang” kucing jantan itu

    πŸ™‚

    Salam saya Uni

    • Sebenarnya, bagi pencinta kucing, itu salah satu tingkah manja si kucing yg nggemesin jika waktu luang ya Om. Kalau lg pd serius? Lebih ribet dr ngurusin anak cewek yg ngerajuk

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.