Manfaat Sebutir Telur Ayam Dalam Kehidupan


Sebutir telur ayam dalam kehidupan bagi sebagian dari kita mungkin sudah merupakan teman akrab, baik untuk sarapan ataupun lauk.

Saya sendiri sebagai emak, termasuk yang sangat familiar dengan telur. Baik rebus, ceplok atau dadar. Apalagi kalau lagi agak malas memasak, stok telur ayam selalu ada di rumah. Karena si telur bisa jadi penyelamat keluarga saat dilanda lapar :mrgreen: .

Apalagi telur rebus yang kemudian digoreng sebentar, selanjutnya dicampur cabe goreng dan teman-temannya (bawang merah, tomat, garam, dll), jadilah lauk balado telur yang nikmat. Etapi, ternyata, tidak semua orang suka balado telur :mrgreen: .

Dulu, saya sempat juga mendengar bahwa telur bisa menyebabkan jerawat dan kolestorol. Disisi lain juga mendengar bahwa para binaragawan dalam membentuk otot juga disertai dengan konsumsi telur yang pas.

Ternyata jika dikonsumsi secara bijak, khususnya telur rebus justru baik untuk tubuh.

Sebutir Telur Rebus.jpg

Telur Rebus Baik Untuk Sarapan

Semenjak junior sudah bisa makan telur, saya bertambah akrab dengan telur, khususnya telur rebus. Ternyata dia begitu suka dengan telur ayam kampung rebus yang masih setengah matang yang dikasih sedikit garam plus sedikit merica (lada hitam) bubuk. Katanya rasanya yummy,,

Bahkan beberapa pesohor wanita mengaku bahwa untuk menjaga kecantikan kulit dan ukuran tubuhnya tetap proporsional, mereka mengaku rutin mengkonsumsi 2 butir telur rebus sebagai sarapan.

Simak juga tulisan Singkong rebus/kukus alternatif sarapan sehat.

Menurut wikipedia, telur rebus adalah telur yang dimasak dalam suhu didih dalam keadaan masih terbungkus cangkang telur. Sedang telur setengah matang adalah telur yang dimasak dibawah suhu didih.

Dalam setiap 100 gr telur rebus mengandung energi 154 kkal, 12,2 gr protein, 54 mgr kalsium, serta 2,7mgr zat besi. Selain itu juga mengandung 900 IU vit A, 0,1 mgr vit B1.

Tapi, dalam pelaksanaan alias prakteknya, saya merebus telur baik yang matang sempurna atau setengah matang, tetap sampai air untuk memasaknya hingga mendidih.

Tips merebus telur

  • Telur yang dari kulkas atau yang disimpan disuhu ruang dimasukkan ke wadah rebus yang sudah diisi air biasa hingga telur terbenam.
  • Taro diatas kompor dengan api sedang.
  • Setelah air mendidih beberapa saat, matikan kompor.
  • Tutup wadah rebus.
  • Untuk telur setengah matang, setelah 5 menit angkat telur dan siram dengan air biasa, kupas dan taroh diwadah. Tambahkan garam plus lada. Siap untuk dikonsumsi.
  • Untuk telur rebus matang, setelah 15 menit baru angkat telur dan siram dengan air biasa, kupas, taroh diwadah dan siap dikonsumsi.

Catatan: telur rebus yang baik atau matangnya pas, katanya tidak sampai terlihat warna gelap diseputar kuning telur.

Tips menyimpan telur di kulkas, cuci cangkang telur hingga bersih, kemudian simpan di kulkas ditempat khusus telur dengan posisi runcingnya kebagian bawah.

Manfaat Mengkonsumsi Telur Rebus

  • Baik untuk Otak, khusus untuk ibu hamil yang rutin mengkonsumsi telur rebus akan melahirkan bayi dengan daya ingat yang lebih baik.
  • Penahan Lapar, protein telur jauh lebih lama membuat kenyang dibandingkan protein dalam gandum. Makanya sering ngelihat di film-film luar, sarapannya mereka dengan 2 butir telur rebus ya. Praktis dan sehat ternyata.
  • Baik Untuk Kesehatan Mata dan Jantung, saat umur beranjak lansia, mata pun ikut memudar ketajamannya. Kuning telur sangat baik untuk mencegah proses semakin menurunnya penglihatan karena penuaan. Omega 3 bisa memperbaiki sirkulasi darah. Yang harus selalu diingat, mengkonsumsinya tetap dalam aturan yang ditentukan.
  • Untuk Kesehatan Kulit atau Awet Muda. Wanita pastinya terjaga jika mendengar manfaat dari telur yang bisa membuat awet muda. Protein dalam telur sangat baik untuk elastis kulit.

Ternyata, konsumsi dua butir telur rebus dalam sehari sangat baik untuk kesehatan. Sedangkan sesuatu yang berlebihan akan selalu membawa mudarat, dan sebutir telur rebus dari dulu hingga sekarang masih jadi penyelamat gizi anak-anak dalam sebuah keluarga.

Teman, adakah yang sempat berbagi sebutir telur ayam dengan beberapa saudara akibat kelihaian seorang ibu dalam memenuhi kebutuhan gizi semua anggota keluarganya?

Tulisan ini terinspirasi karena sempat rajin sarapan telur rebus sebab sempat kliyengan oleh ‘tamu bulanan’. Usia memang tak bisa bohong 😳 .

Iklan