Tua dan Tahi Lalat


Pada sebuah obrolan anak dan ibu, junior bertanya kepada emak, ” Mam,, kenapa kakek banyak tahi lalatnya yaa, aku gak ada nih“.

Emak menjelaskan, dengan maksud yang paling mudah dipahami oleh junior, ” Karena Kakek sudah tua,,,  kulitnya sudah lama kena cahaya matahari,,,  jadi ada bintik-bintiknya“.

Kenapa namanya tahi lalat yaa?, emang lalat  nempel, terus buang kotoran dibadan kita?? iiii,, ” tanya junior lagi dengan mimik bergidik.

” Mungkin karena mirip tahinya lalat kali” jawab emak sekenanya. ” Lalat kan sukanya ditempat kotor, nah,, kalo mandinya malesh baru deh lalat suka nempel tuh,, tapi kalo rajin mandi, lalat yaa ga suka” emak menambahkan keterangannya lagi.

Sambil mengangguk-angguk mendengar penjelasan emak, yang entah dimengertinya atau tidak, junior melontarkan pernyataan lagi, ” Mama juga banyak tahi lalatnya “.

” karena mama anaknya kakek, dan berarti Mama juga udah mulai tua ” jawab emak sambil tersenyum…

Dua tahun kemudian,, lagi asyiknya  bermain mobil-mobilan,, tiba-tiba junior berteriak mengangetkan emak.

Maam ??!!! aku ternyata udah tua !!, gimana nii ?!!”

Emak sambil terheran-heran bercampur bingung menghampiri, ”  Tua bagaimana 😕 ”

Dilututku,,  udah ada tahi lalatnya !! “. 😆

Halah naakk,, emakmu menjelaskan tahi lalat, dengan penekanan,, tua itu kulitnya, pada kasus kakek itu,,, dan itu sepertinya obrolannya udah lama deh,, sepertinya emak harus belajar lagi dalam menjelaskan sesuatu  nih.   :mrgreen:

 

Junior (1th) dan kakek 🙂

Iklan