Memperingati Hari Anak Nasional dengan Mabit


childrens-day-2014-indonesia-5193727555403776-hp

Memperingati Hari Anak Nasional dengan Mabit ( Malam Bina Iman dan Taqwa) dilakukan oleh sekolah junior.

Pengertian Mabit sebenarnya adalah menginap (bermalam), tetapi tidak mesti tidur. Keberadaan seseorang untuk berhenti sejenak ataupun bermalam untuk mempersiapkan segala sesuatu, biasanya persiapan untuk melempar jumrah ini disebut dengan Mabit.

Sedangkan untuk anak sekolah, Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) adalah bagian dari kegiatan sekolah pada bulan Ramadhan. Rangkaian kegiatan dimulai dari santunan fakir miskin, kultum, buka bersama, taraweh, tadaruz, tahajut dan perenungan, sahur bersama dengan diakhiri ‘operasi semut’ alias kegiatan bersih-bersih lingkungan kegiatan dari sampah. Di harapkan murid bisa belajar melihat lingkungan sekitar dan juga ke dalam dirinya.

Seharian kemaren emak lumayan sibuk *tepatnya menyibukkan diri ๐Ÿ˜› *. Ya mempersiapkan menu buka kesukaan anaknya, secara tidak seperti Mabit di Ramadhan tahun-tahun sebelumnya yang semua keperluan untuk berbuka sudah disiapkan pihak sekolah, orangtua tinggal membayar uang konsumsinnya. Mabit kemaren untuk acara berbukanya anak-anak membawa bekal masing-masing dari rumah.

Disela-sela itu emak juga diskusi lewat email tentang sebuah postingan, menyiapkan materi tulisan, cara belanja pintar, hemat dan bijaksana. Ternyata seorang emak itu bisa memikirkan beberapa hal dalam waktu yang hampir berbarengan ya, *angkat tangan buat para emak :mrgreen: * .

Peringatan Hari Anak Nasional kemaren juga ikut dimeriahkan oleh Google. Memang sudah seharusnya ya, melihat banyaknya penjelajah dunia maya di Indonesia, yang sebagian besar adalah anak-anak sekolah dan anak muda kreatif.

Setiap tanggal 23 Juli di peringati sebagai hari Anak Nasional. Hari itu pemerintah mengkhususkan sebagai harinya anak dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984.

Seharusnya bukan sehari saja kita memperuntukkan hari spesial untuk anak-anak, dalam rangka Memperingati Hari Anak Nasional. Tetapi setiap hari yang dilaluinya sebagai anak-anak, harus diisi dengan bekal terbaik, dalam suasana bermain, penuh suka cita sambil menyerap nilai-nilai yang ditanamkan setiap orangtua. Sebagai modal si anak dalam menapaki tangga kehidupan selanjutnya.

Anak bukan hanya penerus keluarga, tetapi juga penerus bangsa, penerus khalifah yang baik di muka bumi ini. Sudah menjadi kewajiban kita, orangtua, dunia pendidikan dan pemerintah untuk mempersiapkan generasi terbaiknya ini.

Selamat Hari Anak Nasional setiap tanggal 23 Juli.

 

Iklan