Berbeda Warna


Beda, tujuannya tetap satu, alas kaki :mrgreen:

Sandal jepit diatas, beda warna, kiri dan kanan. Sandal yang lagi di hebohkan sama junior dan kawan-kawannya di lingkungan rumah. Teman-teman seumurannya sih bisa beli langsung di warung dekat rumah yang menjualnya. Giliran Junior nomernya ga ada yang pas, lha nomor sandalnya sama dengan nomor sandal emaknya πŸ˜› .

Setelah seminggu manyun dan bolak balik ke warung tersebut dan ternyata ga ada juga yang pas ukurannya. Terpaksalah emak muter-muter nyariin. Ternyata memang ribet juga nyarinya, udah lewat musimnya juga kali (musim kampanye kali ye..)

Akhirnya ketemu juga yang diatas, malah ada tulisannya segala “MESKI BEDA WARNA YANG PENTING KEREN“.

Melihat tulisan tersebut, pikiran emak langsung nambahin, ” MESKI BERBEDA WARNA, YANG PENTING TUJUANNYA SATU, KEMAKMURAN INDONESIA“. Jangan hanya terhenti pada kemakmuran sebuah warna saja. Jangan main potong dan babat tanpa penjelasan, untuk melindungi warna ditengahnya yang sudah mulai memudar.

Berilah PELANGI, setelah sekian lama rakyat diguyur hujan penderitaan.

Menurut teman-teman, kalau emak-emak atau bapak-bapak yang memakai itu sandal. Apa yang terpikirkan pertama kali bagi orang yang melihatnya ya πŸ˜• .

Iklan

31 comments

  1. request ah sandalnya..sungguh manis..hehee…
    Wah kallo dipakai emak/bapak mnurut saya kurang klop yah, tp kallo di poles lg dg gaya clasik pasti sipp”… Kembali lg kallo si emak/bapaknya g4ul why not…hehee…

  2. wah,, dulu pake sandal beda warna rasanya maluuuuu banget,,
    tp skarang kayanya bakalan jd model terbaru ni bu… πŸ˜€

    suka dengan kalimat yang ini bu: “Berilah PELANGI, setelah sekian lama rakyat diguyur hujan penderitaan.”
    semoga saja begitu…..

  3. jaman dulu klo pki nich pasti diketawain, klo sekarang malah jd tren hahahahahahahahaha………………….

    salam persahabatan selalu dari menone

  4. Beda warna tapi satu ukuran dan model (seperti itu) masih keren Mbak, daripada sandal jepit saya yang beda warna beda ukuran (beda merk juga) hehehe…

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.