Akun Facebookku


Awal bikin akun di Facebook sekitar pertengahan tahun lalu kali. Itupun pakai dikomporin sama teman-teman, dan setelah sangat ramai prokontranya si facebook dibahas dimana-mana. Penasaran euyy,,,

Salah seorang sahabat bilang, orang-orang yang kita kenal dimasa lalu bisa kita lihat edisi terbarunya di facebook (tentu mereka yang punya akun juga) dan biasanya, sudah dipastikan memajang photo teranyar mereka dengan angle terbaiknya ๐Ÿ™‚ .

Perlu waktu lamaa untuk memutuskan, lebih disebabkan, kalau mereka yang dimasa lalu selalu bikin tertawa, ketemu mereka sekarang lagi pasti makin seru. Tetapi,, kalau yang membuat kita berdamai aja dengan diri sendiri untuk sebuah ma’af susah banget. Apalagi harus melihat mereka lagi. Otomatis “ketololan” masa lalu yangย  sudah membuat hati berdarah-darah, akan jelas lagi dipelupuk mata,,, apakah siap???.

Dikalahkan rasa penasaran sama teman-teman yang memang sangat ingin ditemui, tetapi jarak yang memisahkan, walaupun suka sms-an, telp-telp, email-emailan, tetapi sosok mereka yang sekarang, menggoda untuk dilihat, saya memutuskan membuat sebuah akun facebookย  ๐Ÿ˜‰ .

Wow,, ternyata memang bisa melepas kangen dengan sosok sahabat dan teman-teman dimasa lalu. Photo-photo jadul sengaja dipajang, daann mengalirlah celotehan dari koment-koment tentang memory indah yang sempat terekam itu. Reunian jadi sebuah trend baru untuk jarak yang masih bisa dijangkau.

Dengan Akun facebookku untuk jejak masa lalu yang muram, yang sempat ada, dalam sebuah pencarian jati diri dan tersandung oleh sebuah kesombongan sebagai manusia,ย  juga bisa dijemput di facebook.

Awalnya menimbulkan denyut perih dibekas luka itu, bukan membuatnya terkoyak kembali, malah menutup dengan sempurna dan guratan bekasnya pun langsung tersamar.

Ahh,, ternyata hanya ketakutan dan memory luka yang disimpan, yang membuat masa lalu berdarah itu selalu seperti menghantui. Setelah bertemu lagi dengan pelakonnya, ternyata itu hanya bagian dari sebuah perjalanan panjang ๐Ÿ˜†

Bagaimana dengan teman baru??, awal-awal sih sempat mengapprove beberapa orang yang ada mutual friendsnya. Tapi karena tujuannya bukan untuk menambah teman, tetapi menemui kembali teman-teman lama yang terpisah oleh jarak, waktu dan kesibukan masing-masing.

Karena setelah dilihat tujuannya add di akun facebookku, bukan untuk menambah teman, lebih menunjukkan narsis kepada dunia “friends gua bejibun” nih,, dan ngasih tahu ke dunia “ini lho gue sekarang”. Kurang menarik buat saya secara ga ada yang bisa dinarsiskan kali yee ๐Ÿ˜› .

Beberapa bulan aja yang bikin penasaran, setelah teman-teman lamanya diketahui keberadaannya, dan kalau mau ngumpul bisa dihubungi lewat mana,,, akun facebook, yaa segitu aja tantangannya. Tetap berterimakasih karena dengan akun facebook, sudahย  bertemu teman, keluarga dan sahabat yang jauh.

Bulan-bulan berikutnya justru penasaran dengan game-game yang ada di facebook,ย ย  dan benar-benar bikin ketagihan untuk buka facebookย  adalah FarmVille, Mafia Wars dan CafeWorld.

Game FarmVille dan CafeWorld ada asistennya yang juga suka memainkan ” junior”.ย  Tetapi setelah semua level yang di lock terbuka, jenuh juga. Walauย ย  game-game itu terus di update sama yang empunya facebook, udah ga seru lagi :mrgreen: .

Game FarmVillenya ysalma di akun Facebook :

Digame FarmVille ini, kita dikasih modalย  empat petak untuk ditanami dan silahkan bangun, perluas, bangun FarmVille anda dengan hasil bercocok tanam itu ๐Ÿ˜› .

Game CafeWorldnyaย  di akun Facebook :

Sama dengan game FarmVille, cuma dimodalin 1 kompor dan 1 meja untuk membuka game CafeWorldnya, ysalma jenuh dilevel 50 ๐Ÿ˜€

Game Mafia Warsnyaย  di akun Facebook :

Ini game membesarkan gank mafia,ย  saya cuma penasaran sampai level 242.

Bagaimana nasib dan cerita akun facebook teman-teman sendiri ???.

Iklan