Tips Mengelola Keuangan dengan Bijaksana untuk Remaja Dewasa


Apa sebenarnya pengelolaan uang itu? Tentu saja adalah rencana untuk mengelola keuangan pribadi Anda. Rencana ini biasanya melibatkan penganggaran dan penghematan uang, menghindari atau mengurangi utang dan berinvestasi di masa depan sehingga Anda tak begitu pusing dengan urusan finansial saat usia tidak lagi produktif. Mumpung usia masih muda mari lakukan dengan baik.

Tips mengelola keuangan pribadi

Cara Mengelola Keuangan Pribadi untuk Usia Remaja yang Beranjak Dewasa

Jika mempelajari cara mengelola uang, seolah terdengar menakutkan atau membuat stres, apalagi pada situasi sulit seperti saat ini. Boro-boro memikirkan uang lebih, tercukupi saja kebutuhan harian saat ini tanpa merepotkan keluarga sudah Alhamdulillah banget.

Walaupun demikian, lakukan selangkah demi selangkah, tidak terlalu memaksakan diri. Semua untuk masa depan, tapi tanpa melupakan bahwa saat ini adalah waktu yang paling penting yang harus dijalani.

Buat Rencana

Memiliki sebuah rencana Mengelola Keuangan lebih dari sekadar mencari tahu berapa banyak gaji Anda yang telah tersisa setelah hutang dibayar. Rencana Anda juga dimulai dengan memikirkan beberapa hal yang benar-benar ingin Anda lakukan.

Apa tujuan yang Anda miliki? Apakah Anda ingin bepergian? Membeli sebuah rumah? Apakah Anda seorang pemilik bisnis? Atau Anda ingin sekolah lagi untuk meningkatkan skill? Atau Anda ingin mengadakan pesta pernikahan impian?

Menjadi sukses dalam merealisasikan sebuah keinginan dimulai dengan memiliki gagasan yang jelas tentang ke mana Anda ingin pergi, apa artinya bagi Anda, dan kemudian membuat rencana untuk sampai ke sana.

Membuat anggaran adalah bagian penting dari setiap rencana keuangan dan akan membantu Anda mencapai dan fokus pada tujuan Anda. Ide-ide untuk dapat mencukupi anggaran yang dapat dilakukan pun akan bermunculan. Agar lebih yakin, kalau diperlukan cari sumber daya yang menyediakan penganggaran atau tip pengelolaan uang lainnya.

Simpan untuk Jangka Pendek

Jangan pernah menempatkan diri Anda dalam situasi yang sulit di mana Anda harus mengandalkan kredit untuk pengeluaran tak terduga. Jalan keluarnya, sebelum memulai rencana lain, jadikan simpanan jangka pendek sebagai salah satu prioritas utama. Anda harus meningkatkan tabungan darurat.

Para ahli merekomendasikan untuk menghemat setidaknya tiga hingga enam bulan biaya hidup, sebagai antisipasi hal-hal yang diluar rencana, seperti kehilangan sumber mata pencaharian utama. Sehingga masih bisa ‘bernapas’ sampai menemukan pekerjaan berikutnya.

Jika Anda telah melakukan sebuah perencanaan untuk melakukan pembelian finansial yang lebih besar seperti rumah atau mobil, pertimbangkan untuk membuat rekening tabungan terpisah untuk itu sehingga alokasinya jelas.

Maksimalkan Tabungan Anda

Pengelolaan uang lebih dari sekadar menghabiskan lebih sedikit daripada yang Anda hasilkan. Tanda sebenarnya dari kecakapan finansial adalah menabung cukup untuk hidup nyaman dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

Apa Saja Tips Mengelola Keuangan dengan Bijaksana?

Menyimpan

Mulailah menyisihkan uang ekstra untuk membangun dana darurat. Idealnya, Anda harus memiliki biaya hidup selama enam bulan untuk berjaga-jaga jika hal yang tidak terpikirkan terjadi. Jika itu tampak terlalu ambisius, mulailah dari yang kecil hingga tanpa disadari uangnya terkumpul. Tapi jangan tergoda menggunakannya untuk hal lain yang bukan urgent.

Lunasi Hutang

Jika sudah terlanjur memiliki hutang, entah itu pinjaman atau tagihan kartu kredit yang menjulang, usahakan segera dilunasi. Setidaknya Anda mungkin memiliki beberapa kewajiban utang yang tidak boleh dihindari, selalu lakukan pembayaran bulanan minimal agar Anda tidak mengalami kerusakan nilai kredit akibat keterlambatan pembayaran.

Jika Anda memiliki uang ekstra seperti ketikamendapatkan bonus, maka gunakan untuk membayar utang berbunga tinggi terlebih dahulu.

Bersikaplah Gigih

Terlepas dari niat baik yang kita saksikan di medsos, banyak orang yang jatuh dari kereta keuangan berkedok investasi. Jadikan itu sebagai pelajaran agar tak mudah tergiur oleh janji keuntungan besar. Tidak ada pohon yang berbuah tanpa ditanam dan dirawat.

Sebaliknya, berpegang teguh pada anggaran yang terlalu ketat juga bisa menyesakkan. Menavigasi jargon investasi bisa membingungkan. Tapi jangan patah semangat. Anda tidak mendapatkan posisi keuangan Anda dalam semalam, dan Anda juga tidak akan keluar darinya dalam semalam.

Beri diri Anda waktu yang cukup untuk belajar dan juga berkembang. Dengan kerja keras dan dedikasi, Anda dapat mengelola uang Anda dengan percaya diri.

Jangan Pernah Berhenti Belajar

Dunia keuangan itu sangat rumit, akan tetapi uang adalah bagian penting dari kehidupan Anda, jadi sangat penting untuk Mengelola Keuangan. Anda tidak harus memahami semua instrumentnya, tetapi agar tetap aman secara finansial, Anda perlu terus belajar tentang alat dan sumber daya yang dapat Anda manfaatkan untuk membuat apa yang Anda miliki bekerja keras untuk Anda.

Catat apa yang sudah Anda pahami, kemudian kembangkan itu dengan buku, kelas, atau saran tabungan dari sseeorang yang sudah ahli. Jangan lupakan nasihat bijak ‘jangan taruh telur yang Anda miliki dalam satu keranjang’.

Uang bukan segalanya, tapi segalanya memerlukan uang, jangan serakah dan dzalim pada diri dan orang lain. Mari kita sama-sama belajar mengelola keuangan dengan baik dan bijaksana agar dapat memenuhi kebutuhan hidup secara layak, menjalani hidup dengan tenang, tidak juga pusing atau stres dengan apa yang sudah atau belum dimiliki.

Salam jejak #finansial dari ysalma.com

33 comments

  1. Sebagai pekerja freelance, beberapa tahun ini beberapa rambu-rambu harus saya taati, Mbak. Di anatranya, harus ada dana cadangan sebesar 6 bulan, juga membeli kebutuhan bukan keinginan. Pokoknya kalau ada penghasilan lebih, harus segera disisipkan. Karena namanya freelance, penghasilan tidak menentu. Tapi Insya Allah selama berusaha, akan selalu ada rezeki.

    Suka

  2. Mengelola keuangan penting banget di masa seperti sekarang ini, termasuk disiplin menabung dan alokasi dana darurat, karena kalau tidak begitu sangat sulit buat lepas dari masalah finansial

    Suka

  3. Jadi reminder sangat, terutama kalimat yang jangan pernah berhenti belajar.
    Meski ada rasa malas menabung, menyerah, bete, tapi harus terus semangat kelola keuangannya.

    Suka

  4. Pendidikan perencanaan keuangan memang harus ditanamkan sejak dini ke anak-anak. Agar mereka lebih emnghargai uang, tidak boros dan belanja secukupnya saja.

    Suka

  5. aku paling setuju poin terakhir, “jangan pernah berhenti belajar” karena dunia ini dinamis pasti pengetahuan juga terus berkembang dan selalu ada sesuatu yang baru untuk bisa kita pelajari

    Suka

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.