Lomba-Lomba di Agustusan: Serius dan Seseruan


Sebuah postingan yang telat. Tapi, mumpung masih di bulan Agustus dan walaupun acara Agustusan ditempat lain sudah pada selesai dari kapan hari. Tapi dilingkungan tempat tinggal, acara puncak Agustusan baru bisa terlaksana sekitar sepuluh hari lagi.  Masih Agustusan kita setelah  Idul Adha 😆 .

Semangat amat merayakan HUT NKRI?
Iya dong!
Harus itu!
Biar generasi-generasi pengisi kemerdekaan jiwanya selalu tersentuh oleh semangat kemerdekaan ❤ .

Lomba Agustusan Sendok Kelereng

Alasan sebenarnya, lumayan banyak cabang olah raga serius yang dipertandingkan antar RT, seperti futsal, bola voli papi, bulu tangkis papi, tenis meja, catur, karambol dan gaple. Belum lagi lomba kebersihan lingkungan dan karnaval.

Lombanya digarap oleh panitia khusus dengan anggaran yang sudah di budget dari usai Agustusan tahun lalu, dengan sumbangan partisipasi wajib dari setiap RT yang ada.

Waktu start pelaksanaan lombanya tidak bisa juga dipercepat karena sebelumnya sibuk dengan Idul Fitri dan Halal bi Halal.

Dan acara puncak Agustusan itu adalah usainya semua perlombaan tersebut. Acara panggung penyerahan piala kemenangan lomba, yang diselingi dengan penampilan dari perwakilan RT.

Sssttt,,, lingkungan tempat tinggal, mulai dari bahu jalan, gerbang masuk, ikutan meriah dengan dominasi warna merah putih. Lebih bersih dari biasanya sudah pasti. Hingga ada aura ceria dan seger *udahkayakminumanajah* 😳

Berikut ini salah satu kemerihan karnaval agustusan yang sempat menarik perhatian mereka yang lewat.

Kalau kamu termasuk penonton fanatik pertandingan apapun, dimanapun, jangan lupakan 5 Hal yang harus diperhatikan agar jadi penonton keren ya.

Sedangkan lomba seseruan dilaksanakan di lingkup RT masing-masing. Diperuntukkan untuk anak-anak, emak-emak dan bapak-bapaknya, dengan tujuan sebagai hiburan dan melepas tawa.

Jenis lomba seseruan itu sangat beragam, antara lain, lomba makan donat untuk batita dalam pangkuan emak masing-masing. Lomba makan donat yang di gantung untuk usia balita. Lomba balap karung, lomba membawa kelereng dengan sendok yang digigit. Lomba memasukkan pensil yang diikat dipinggang belakang ke botol, lomba meniup balon, lomba mengelompokkan bola sesuai warna.

Lomba Agustusan Membawa Kelereng

Dan masih banyak lomba lain yang diikuti anak-anak dengan antusias serta membuat pipi yang nonton jadi kaku karena kebanyakan senyum dan ketawa.

Saya yang ringkih, tahun ini hanya jadi penonton. Tahun sebelumnya masih sempat ikutan lomba seseruan untuk para emak. Tahun ini, berhubung lomba untuk para emaknya diadakan sore hari, sayanya sudah keburu tepar setelah menyaksikan lomba anak-anak dari pagi hingga siang. *dasaremak-emakkurangvitamin :mrgreen: *

Lomba Agustusan Makan Donat Batita

Bagaimanapun respon dan tanggapan masing-masing orang terhadap lomba-lomba seseruan agustusan itu, saya rasa manfaat kebersamaan dari kegiatan itulah yang utama. Yang sempat ikutan dan ingin terlibat langsung, disambut dengan senang hati, yang berpartisipasi lewat senyum dan do’a juga tak perlu dipermasalahkan. Yang penting semua tetap berpikir positif.

Berkumpul dan berkegiatan bersama dalam rangka cinta tanah air.

So, bagaimana agustusan di sekitar tempat tinggalmu? Meriahkah?

***

Note: postingan singkat yang intinya pingin majang hasil dokumentasi yang sayang hanya disimpan di file notebook. Lumayan bisa buat dibaca-baca lagi nanti dan siapa tau bisa  membuat tersenyum mereka yang mampir 🙂 .

Iklan