Menginap Cantik di Hotel Yang Ciamik, Alila Seminyak


Menginap cantik di Hotel yang ciamik, Alila Seminyak ini merupakan ‘oleh-oleh’ dari teman saya yang baru pulang liburan. Dia dengan antusiasnya berbagi cerita memilih hotel ke saya, yang mendengarkan dengan kuping berdiri tegak, mata membulat dan beberapa kali menelan ludah diam-diam, saking penasarannya juga 😳 .

Apa yang kamu harapkan dari hotel yang bertarif wah? Fasilitas lengkap, berteknologi tinggi serta pelayanan yang ramah? Itu mah biasa. Bagiku yang mencintai alam dan selalu merasa nyaman berada di alam, hotel wah berarti hotel yang mampu membuatku merasa homy dan safe.

Yup, rasa safe ini hanya kudapatkan di dalam kawasan dengan nuansa alam dan bukan hi-tech minimalis. Ga alergi dengan teknologi, tapi bicara tempat untuk istirahat, aku memilih kembali ke fitrahku yaitu alam.

Ketika seorang sahabatku mengajak ke sebuah hotel yang baru dibuka di Bali, pertanyaanku dan satu-satunya adalah, “apakah hotel itu technology minded? Kalau iya, lebih baik aku menginap di wisma warga yang homy dengan pelayanan tulus deh. Eh, dianya malah senyum-senyum sendiri sambil bilang, you have to see to feel it. Ya sudah, karena aku percaya dia jadilah kami di Alila Seminyak.”

Saya pun berkomentar cepat, “kalau aku yang diajak, aku ga bakal cerewet kayak kamu  ini deh.”

Eh, teman saya yang sedang dimabuk rasa puas berlibur itu pun dengan semangatnya melanjutkan cerita tanpa merespon komentar saya yang menyelanya. Jadilah saya menyimak dengan saksama.

Alila Seminyak ini berada di Jl. Taman Ganesha No.5, Kerobokan, Kuta yang letaknya tepat di depan pasir putih Pantai Seminyak yang cantik. Sesaat, aku tertegun menghadap hamparan pasir yang luas menuju laut lepas. Indah, lepas dan biru….

Memasuki lobby, aku terpesona dengan desain hijau dan kayu yang mendominasi. Deretan tanaman dipasangkan di dinding di antara barisan kayu dengan penggunaan lampu hemat energi. Memberi kesan romantis yang homy bagi setiap tamu yang datang.

Alila Seminyak Lobi

Photoright: travel2next.com

Tanaman di sini tidak sekedar menjadi penghias di pot-pot besar di sudut ruangan. Tapi menjadi bagian dari desain yang menyatu dengan elemen lainnya. Percampuran arsitektur kontemporer tenun, tanaman hijau dan tanaman dinding nampak serasi dan segar.

Setiap ruangan didesain luas dan lapang sehingga memberikan kesan nyaman dengan ventilasi terbuka yang berasal dari angin laut dan minim penggunaan AC di ruang publik. Wow, ternyata desain ini merupakan komitmen Alila Seminyak untuk menjadikan hotel ini sebagai hotel yang ramah lingkungan dan mempunyai sensitifitas ekologis tinggi di Bali. Keren, yah!

Alila Seminyak Ruang Publik

Photoright: nowjakarta.co.id

Aku langsung mengajak sahabatku itu berkeliling hotel. Kamar, tentu saja yang pertama harus dicek. Kami memilih kamar deluxe dengan view garden hijau dengan bed ukuran king dan TV 40 inch dengan channel satelit. Okelah, jika dibandingkan dengan harga per malamnya yang berkisar 4 jutaan.

Kamar didesain tetap memberikan ventilasi luas dengan memberikan pintu teras pada balkon sendiri. Setiap kamar di sini mempunyai balkon pribadi dengan pilihan view garden atau ocean. Ketika membuka pintu balkon, aku melihat deretan pohon entah apa namanya ditanam rapi berjajar di antara batu-batu alam yang didesain dinamis.

Alila Seminyak Kamar

Photoright: designhotels.com

Dinding kamar diberi interior kayu cokelat tua untuk menyesuaikan dengan furnitur yang dominan dengan warna pastel dan coklat. Kursi santai tersedia di dalam kamar dan di teras dengan sofa cover polos yang memberi kesan lapang dan bersih.

Lanjut ke kolam renang, hotel ini tidak pelit-pelit menyediakan kolam renang. Tersedia kolam renang di berbagai area mulai dari yang berada di tepi pantai untuk dewasa dan anak-anak termasuk satu kolam renang yang didesain untuk pool party. Menurut resepsionis, penthouse yang berada paling atas disediakan kolam renang terpisah. Dengan view laut dari ketinggian, berenang di sini seakan berenang di udara. Hmm… menarik sekali. Tapi tidak dengan tarifnya yang mencapai puluhan juta semalam.

Alila Seminyak Kolam Renang

Photoright: destinasian.com

Lanjut ke tempat makan. Tidak asyik liburan di tempat mewah tapi makanannya payah. Sambil lihat kiri kanan, kami makan siang di salah satu restoran yang ada di resor ini. Kami pilih tempat di luar ruangan dengan view tepi Pantai Seminyak. Dengan tetap mengusung konsep perkayuan, restoran ini didominasi dengan furnitur terbuat dari kayu berkualitas dan lantai parket kayu juga.

Alila Seminyak Tempat Makan

Photoright: au.news.yahoo.com

Kesan luas dan ventilasi terbuka tetap digunakan. Semilir angin pantai bisa masuk ke restoran yang terletak di antara bar dan kolam renang ini. Menu yang disediakan mulai dari western, asia dan tentu saja menu lokal Indonesia punya. Dan serunya, untuk makan siang dan malam, restoran menyajikan dengan sistem open kitchen. Jadi kita bisa melihat chef-chef ahli mengolah makanan dan langsung bisa kita ambil. Fresh from the oven kata orang bule.

Kayaknya ga cukup semalam untuk bisa menikmati semua fasilitas di sini. Tapi lumayanlah bisa merasakan kemewahan nan back to nature dari Alila Seminyak. Cocok banget buat aku yang perhitungan kalo soal cinta lingkungan.

Untuk melihat hotel lain yang ada di seminyak kamu dapat klik disini

Teman saya pun usai bercerita, dia terdiam dan terlihat melamun, saya pun menonjok bahu teman yang sepertinya belum move on dari pengalaman luar biasanya mencicipi hotel mewah yang diluar perkiraannya. Dia berbisik kalau dia harus mengulang lagi pengalaman berkesannya itu dilain waktu.

So, teman-teman ada yang ingin juga merasakan sensasi menginap cantik di hotel yang ciamik, Alila Seminyak bisa banget dijadikan pilihan ya. *kalau perlu teman nginap, ajak-ajak saya juga akan dipertimbangkan dengan senang hati 😉 *.

Iklan