Dibalik Kabut Misteri Kehidupan


Kabut Misteri, Akankah 'Pengeran/Bidadari Kahyangan' ikut turun?
Kabut Misteri, Akankah ‘Pengeran/Bidadari Kahyangan’ ikut turun?

Dibalik Kabut Misteri Kehidupan saat mulai menyelimuti kaki bukit dimana suhu bumi perlahan menurun.

Mempersiapkan diri secantik dan sewangi mungkin dengan wudhu. Bertelanjang kaki, ku turun kejalan setapak. Meninggalkan riuhnya ‘rumah kehidupan‘. Menyambutmu dengan suka cita, dalam pelukan penuh kehangatan.

Aura misteri perlahan ikut merayapi emosi pertemuan kita. Suara burung malam terdengar sayup. Tubuhku menggigil dalam dingin, tapi jiwaku membara, penuh gejolak kemesraan saat rindu bisa dituntaskan dalam sebuah penyerahan.

Airmata perlahan meleleh membasahi pipi, saat menyadari ‘kesucian‘ yang tak lagi terjaga dengan baik. Cahaya bulan yang menyembul, kerlip bintang di langit menambah kesyahduan penyatuan ini.

Kabut misteri kehidupan perlahan beranjak meninggalkan, bersamaan dengan sinar matahari yang mulai menerangi bumi. Sayup di kejauhan, suara ayam jantan berkokok. Menandakan geliat denyut kehidupan sudah dimulai.

Hati berdesir, akankah ada sebuah kesempatan lagi. Sebuah pertemuan dan penyatuan jiwa tanpa syarat bisa dilakukan dalam syahdu?

Aku selalu merindukan saat kabut mulai menyelimuti kehidupan bumi, dengan kandungan masing-masing misteri di dalamnya.

Apakah kau juga merindukannya πŸ˜• .

Iklan

46 comments

  1. Wuiii … judul postinganya kayak film ya mbak? terus kalimat kalimatnya cantik sekali, dipadu dengan gambar di atas, komplit deh, jadi membayangkan sedang berada disana πŸ™‚

    Kalau di kampungku sini sering banget turun kabut mbak, kemarin dan pagi ini juga diselimuti kabut, aku suka banget gowes menembus kabut, serasa wah gitu πŸ˜€

    • judulnya ‘menggoda’ ya mbak πŸ˜€ ,
      ditempat saya ada sih kabut tipis, tapi jarang-jarang sih,
      wuih gowes dalam kabut, serasa miniti awan kali ya mbak perasaannya,
      apalagi kalau ditemani ‘pacar’, romantis πŸ™‚

      • Iya mbak, judulnya bikin penasaran hihihi ….

        Kalau pagi seringnya sendirian mbak, khan suami kerja, tapi beberapa kali kabut seharian sampai senja, ya sudah bersepeda sorenya nembus kabut dengan suami, lihat sunset dikepung kabut wuuiii πŸ˜€

  2. Tempat yang selalu nyaman untuk mendekatkan diri ketika jauh dari keramaian. Jauh di dalam hutan dan menyadari bahwa kita hanyalah makhluk kecil yang tiada kuasa tanpa kehendak-Nya

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.