Urap, Pantangan Penderita Asam Urat Karena Berbahan Sayuran Hijau. Benarkah?


Urap Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat

Urap merupakan hidangan berbahan dasar rebusan berbagai jenis sayur yang kemudian ditaburi atau dicampur dengan parutan kelapa berbumbu. Sayuran yang digunakan umumnya sayuran hijau seperti bayam, kangkung, kacang panjang, daun singkong, daun pepaya muda, dan tauge.

Penggemar Urap (Makanan Berbahan Dasar Sayur)

Urap termasuk salah satu sayuran kegemaran. Saya bisa makan sayuran ini setiap hari tanpa merasa bosan. Justru yang menjual uraplah yang keheranan 😳 .

Beberapa waktu ini ada kuliner sarapan dekat tempat tinggal yang juga menjual urap.

Walaupun parutan kelapa yang dipergunakan menurut lidah saya bukanlah termasuk kelapa segar. Kelapa yang digunakan sudah diambil patinya, bukan ampas kelapa sepenuhnya juga. Tapi rasa olahan urapnya masih termasuk lumayan, jika dibandingkan saya harus bikin sendiri saat semangat memasak berada pada titik nadir (baca: malas) 😳 .

Rutinlah saya membeli urap setiap pagi.

Pada satu pagi, penjual ga tahan untuk tidak mengungkapkan rasa herannya akan selera sarapan saya.

“Say *sapaan akrab kesemua pelanggannya*, emang ga punya keluhan asam urat? Ada ibu guru yang rumahnya di daerah belakang, masih muda, setiap beli sarapan ke sini ga mau pesan urap. Katanya sekeluarga ga kuat sama sayuran hijau, bikin badan sakit, asam uratnya kambuh. Kamu setiap pagi belinya urap, ikan tongkol tanpa nasi, usiamu jauh di atas bu guru itu, badanmu baik-baik aja?”

Wajah saya melongo heran, dahi mengernyit sambil membayangkan si ibu guru yang dimaksudkan, “Alhamdulillah, hingga saat ini saya baik-baik saja dengan makanan berbahan utama sayuran hijau seperti urap ini, gado-gado, pecel, karedok, lotek, ataupun capcay. Mungkin pikiran saya memberikan sugesti pada badan bahwa ini termasuk makanan yang saya sukai. Lah, kalau gitu si bu guru sayurannya apa? Masih muda sudah harus banyak pantangan.”

“Sayur labu siam, sayur nangka. Sayuran yang sejenis itu.”

Saya mengangguk-angguk mendengar ucapan penjual sarapan tanpa banyak berkomentar.

Pikiran saya sibuk mengilas balik selera makan saya yang memang agak rada aneh. Saya betah mengkonsumsi yang disukai selera, berturut-turut hingga rasa bosan muncul. Dan rasa bosan itu bisa lama datangnya :mrgreen: .

Selera makan yang seperti itu menjadi salah satu alasan saya malas masak.

Saya betah memasak yang saya suka hingga bosan. Sementara orang di rumah, setelah dua kali mencoba, sudah merasa bosan dan lidah mereka minta berpaling ke menu lainnya. Selera saya pun kecewa dan malas :mrgreen: .

Sepanjang perjalanan ke rumah dari membeli sarapan, percakapan tentang urap yang bisa membuat kambuh penderita asam urat itu mengusik pikiran saya.

Benarkah Urap Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat?

Saya teringat pada ibunda yang secara medis didiagnosa menderita hipertensi (tekanan darah tinggi) sudah sejak lama. Beliau selalu diingatkan agar melakukan pantangan pada beberapa jenis makanan.

Tujuan pantangan makanan itu selain untuk menjaga kestabilan darah, juga untuk mencegah terkena asam urat. Sebab, penderita hipertansi, jantung, dan penyakit lain lebih beresiko terkena asam urat.

Ibu saya tidak pernah menuruti pantangan tersebut. Beliau hanya mengurangi, alias tetap memakan dalam jumlah kecil. Beliau berprinsip bahwa penyakit itu berasal dari banyak faktor, bisa dari makananan dan juga dari pikiran.

Kalau kita sangat menyukai makanan tertentu, kemudian berpantang ketat, apa pikiran tidak stres menahannya. Bukannya keadaan seperti itu justru memicu penyakit muncul?

Nikmati makanan yang diperbolehkan (halal), secukupnya, selagi bisa. Itu salah satu cara bersyukur dan menikmati hidup bahagia. Sebab bahagia salah satu obat.

Penyakit Asam Urat

Penyakit asam urat merupakan peradangan (rasa sakit) yang menyerang persendian. Penyakit ini disebabkan tubuh mengalami kelebihan zat uric acid (pecahan purin) dalam darah.

Gejala awal dari penyakit ini adalah perasaan pegal-pegal yang terus menerus dalam rentang waktu 6 – 12 bulan. Kemudian kaki sering merasa kesemutan, linu, dan ngilu.

Jika kelebihan asam urat sudah dalam kondisi lanjut maka pada bagian sendi akan mengalami rasa sakit. Indikator yang mudah dilihat adalah kemerahan pada area jempol kaki, terutama pada bagian pangkalnya.

Penyebab Asam Urat Tinggi.
Karena mengkonsumsi makanan dengan kadar purin tinggi.

Purin sebanyak 85% dihasilkan dalam tubuh, sedangkan sisanya sekitar 15 % berasal dari makanan.

Purin secara normal akan dikeluarkan tubuh melalui urin dan feses. Akan tetapi jika tubuh dimasuki oleh banyak purin, maka ginjal kesulitan untuk mengeluarkannya. Sisa olahan purin yang tidak keluar itu menumpuk di persendian dan menimbulkan rasa sakit.

Kadar normal purin dalam darah: Laki-laki 3,4 – 7,0 mg/dl. Wanita 2,4 – 5,7 mg/dl.

Makanan dikatakan bisa menjadi penyebab asam urat apabila di dalamnya mengandung kadar purin 150 – 800 mg setiap 100 gr-nya.

Jenis Makanan Dengan Kadar Purin Tinggi: Jeroan (bagian dalam, seperti hati, paru, babat, dan juga otak), Daging Merah (daging sapi, kambing, dan kuda), Seafood (udang dan kepiting), Minuman Bersoda (Soft drink), dan Minuman Beralkohol.

Sedangkan sayuran hijau seperti asparagus, bayam, kembang kol dan jamur termasuk bahan makanan yang mengandung kadar purin sedang.

Dan sayuran jenis umbi seperti wortel merupakan yang memiliki kadar purin rendah.

Urap dan Asam Urat

Urap umumnya terdiri dari rebusan kacang panjang, bayam, kangkung, dan tauge. Sayur bayam, dan kangkung masing-masing diperkirakan memiliki sekitar 170 mg purin per 100 gr. Kacang panjang mengandung purin sekitar 80 mg/100 gr.

Sepertinya wajar bila seseorang yang sudah terkena penyakit asam urat akan kambuh jika terlalu sering mengkonsumsi urap.

Sedih juga setelah merunutnya. Makanan rebusan sayur-sayuran bisa juga menjadi pemicu masalah bagi tubuh.

Ternyata, jika tubuh sudah menyimpan gejala penyakit, maka makanan pemicu yang masuk akan mudah membuatnya kambuh. Seperti urap ini yang hanya berbahan dasar sayur.

Resep Urap ala Minang Yang Tetap Termaknyus di Lidah

Urap di daerah asal saya dikenal dengan sebutan “Anyang” (Minang). Kalau di kampung saya, anyang ini sayuran utamanya rebusan jantung pisang yang dipotong kecil, didampingi rebusan sayuran hijau lain seperti daun singkong, bayam, atau kangkung.

Bumbu kelapa yang digunakan adalah parutan kelapa setengah tua yang dikukus (biar ga cepat basi). Kemudian baru diulek sebentar dengan bumbu halus dari campuran cabe merah keriting, sedikit rawit merah (untuk mempertajam rasa), beberapa butir bawang merah, sedikit bawang putih, kencur, garam, sesobek daun jeruk, dan terakhir dicampur dengan air perasan jeruk nipis.

Takaran bumbu yang dipakai disesuaikan dengan parutan kelapa yang dibutuhkan.

Lidah saya kangen dengan anyang Minang.

Sayangnya ga ada yang menjual urap di perantauan yang gurihnya dari bumbu kelapa asli setengah tua yang digunakan. Kebanyakan bumbu urapnya menggunaka ampas kelapa yang dibumbui 😥 .

Kesimpulan:

  • Olahan makanan sehat bisa menjadi ‘racun’ bagi tubuh yang sudah kurang sehat. Konsumsi makanan secara beragam dan dalam jumlah secukupnya.
  • Minum air putih yang sangat cukup, agar ginjal lebih mudah mengeluarkan sisa metabolisme tubuh melalui urin dan feses.
  • Makanan sehat tidak akan maksimal manfaatnya untuk tubuh jika tidak diiringi dengan olah raga yang tidak berlebihan, serta istirahat yang cukup.

Mari menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang diperlukan tubuh, bukan hanya yang dimaui selera saja.

Temans YSalma, apakah lidah dan tubuhmu masih bersahabat dengan urap? Ciri khas urap daerahmu gimana?

 

Bahan bacaan:
hellosehat.com/pusat-kesehatan/gangguan-muskuloskeletal/radang-sendi/makanan-penyebab-asam-urat-pantangan-dihindari/

23 comments

    • Iya. Saya juga baik2 aja.
      Badan pegal2 standar sesuai usia.

      Bagi yang asam uratnya sudah akut, urap mungkin jadi pemicu yg semakin memperburuk kadar asam urat dalam tubuh, ya.

  1. Saya juga suka urap, sukanya beli di warung depan rumah, bawa piring sendiri, duit 5 ribu, nyeberang jalan. Pulangnya udah dapat sepiring urap yang kadang masih hangat sayurannya. Klo masak sendiri malas dan biayanya bisa jadi lebih banyak hehehe.

  2. Huhuhu, lapar deh liat urap itu, enak banget dan seger banget tuh.

    Bener ya, kadang makanan sehat itu berubah jadi nggak sehat bahkan jadi racun, kalau salah pengolahannya.

    Harus pandai-pandai cari tahu apa pantangan diri 🙂

Tinggalkan Balasan ke ysalma Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.