Puding (Agar-Agar) Warna-Warni, Cara Lain Makan Buah & Sayur Untuk Anak


Puding atau agar-agar merupakan makanan dengan tekstur lembut dan rasa manis. Cocok dinikmati pada berbagai kesempatan. Hampir disukai oleh semua usia. Dan yang terpenting, cara memasaknya sangat mudah. ❤ . Bahkan, makanan ini bisa dijadikan cara lain untuk menikmati buah & sayuran bagi anak-anak. Tinggal kreativitas seorang emak mengolahnya.

Saya termasuk penyuka jenis makanan ini. Apalagi yang berbahan dasar utama rumput laut dan diolah dengan campuran gula merah. Yummy.

Puding atau Agar Cara Lain Menikmati Buah_YSalma
Agar-agar tiga lapis sayuran dan buah

Kebiasaan saya mengkonsumsi puding atau agar-agar itu tentu saja menular pada orang rumah, termasuk anak-anak.

Secara, saat si anak kurang enak badan dan males makan karena kena gejala flu saat musim panca roba. Salah satu menu andalan penyelamat untuk mengisi perut mereka adalah agar-agar rumahan buatan emak. Dalam kondisi kurang sehat itu, olahan agar-agarnya dinikmati ketika masih suam-suam kuku (alias agar-agarnya masih belum membeku).

Semakin anak-anak besar, entah karena pengaruh teman atau apa, mereka yang awalnya doyan semua jenis sayuran, semakin kesini, mulai menyingkirkan sayuran dengan alasan ga suka. Efek dari bau langu sayuran kayaknya.
Tapi, makan gado-gado mau. Emak puyengkan?

Makan buah juga seperti itu, kalau tidak dijadikan jus, mereka malas mengunyah si buah 😥 .

Padahal, emak bapaknya sangat suka nyamil buah yang mudah ditemui di sekitar tempat tinggal.

Akhirnya, agar kebutuhan anak akan sayur dan buah tetap terpenuhi, saya mencampurkannya dengan olahan puding.

Anak-anak suka, emak pun lega 🙂 .

Olahan Sehat Agar-Agar, Campuran Wortel, Delima Putih dan Bunga Telang.

Bunga telang di depan rumah lagi berbunga lumayan banyak. Sayang kalau dibiarkan layu begitu saja.

Buah delima putih yang baru dipetik dari pohon, juga masih ada. Kalau diolah jus, hanya cukup untuk satu orang, yang lain ga kebagian.

Stok wortel juga masih ada di kulkas. Sisa membuat jus untuk nak bujang yang mulai mengeluhkan matanya, akibat kebanyakan melotot layar monitor.

Stok agar-agar bubuk original juga masih ada.

Mari semuanya dijadikan camilan sehat warna-warni untuk semua ❤ .

Bahan A

  • Segenggam bunga telang. Cuci bersih.
  • 1 bungkus agar-agar bubuk original/plain.
  • 100 gr gula pasir
  • 700 ml air
  • Sejumput vanila bubuk
  • Sejumput garam.
  • 1 lembar daun pandan.

Bahan B

  • 2 buah delima putih ukuran kecil. Ambil bijinya.
  • 1 bungkus agar-agar bubuk plain.
  • 100 gr gula pasir
  • 700 ml air
  • Sejumput vanila bubuk
  • Sejumput garam

Bahan C

  • 3 buah wortel lokal. Kupas, potong-potong.
  • 1 bungkus agar-agar bubuk plain.
  • 100 gr gula pasir
  • 700 ml air
  • Sejumput vanila bubuk
  • Sejumput garam.
Puding Agar Agar Tiga Lapis_YSalma
Sehat itu juga butuh kreativitas 😉 

Cara Mengolah :

Lapisan Dasar : Agar Warna Biru Keunguan

*Blender bunga telang dengan 150 ml air.
* Campurkan jus bunga telang itu dengan bahan A yang lain, 550ml air sisa air, gula pasir, vanila, bubuk agar-agar dan daun pandan, di wadah untuk merebus.
* Aduk dulu hingga semua bahan tercampur.
* Rebus dengan api sedang sambil terus diaduk.
* Setelah mencapai titik didih, ditandai dengan mulai naiknya buih, langsung matikan api.
*Buang daun pandan.
* Tambahkan garam. Aduk rata.
* Setelah uap panas hilang, masukkan ke cetakan.
* Biarkan pada suhu ruang.

Lapisan Kedua : Agar Warna Putih.

* Blender biji delima putih dengan 100 ml air. Saring.
* Campur hasil saringan jus delima putih dengan semua bahan B ( sisa air 600 ml, vanila, gula pasir dan bubuk agar ), kecuali garam, dalam wadah untuk merebus.
* Aduk semua bahan agar nanti tidak mengumpal.
* Rebus dengan api sedang sambil terus diaduk.
* Begitu mencapai titik didih, langsung matikan api.
* Tambahkan garam sambil terus diaduk.
* Setelah uap panas hilang, tambahkan adonan sedikit demi sedikit di atas lapisan pertama (Agar bunga telang) yang sudah mulai mengeras.
* Biarkan pada suhu ruang.

Lapisan Ketiga : Agar Warna Oranye

* Blender potongan wortel dengan 200 ml air.
* Campur hasil blenderan jus wortel dengan semua bahan C ( sisa air 500 ml, vanila, gula pasir dan bubuk agar ), kecuali garam, dalam wadah untuk merebus.
* Aduk semua bahan agar nanti tidak mengumpal.
* Rebus dengan api sedang sambil terus diaduk.
* Begitu mencapai titik didih, ditandai dengan mulai naiknya buih, langsung matikan api.
* Tambahkan garam sambil terus diaduk.
* Setelah uap panas hilang, tambahkan adonan sedikit demi sedikit di atas lapisan kedua (Agar buah delima putih) yang sudah mulai mengeras.
* Biarkan pada suhu ruang.
* Setelah tidak lagi panas, simpan agar-agar tiga warna yang sudah jadi dalam lemari pendingin.

Nikmati agar-agar dengan mengambilnya sesuai kebutuhan. Sisanya tetap biarkan dalam lemari pendingin agar tidak berair.

Selamat mengkreasikan olahan puding atau agar-agar dengan sayuran atau buah yang ada, untuk kebutuhan anak-anak dan keluarganya ya emak-emak. Camilan sehat dengan arna-warni yang tetap menarik mata 🙂 .

Iklan

5 comments

  1. Puding agar-agar, salah satu makanan favorit saya. Apalagi agar-agar nya asli dari laut yang diambil & dikeringin langsung oleh nelayan. Apalagi pake Gula merah aren rasanya jauh lebih enak.

    Dulu ibu yang suka masak ini. Sekarang ternyata istri lebih pintar buat aneka puding.

    Puding agar2 gula merah khas padang… Alhamdulillah… Belum pernah merasakan 🙄

    • Hahaha,,, rasanya sama dengan agar2 umumnya kok, mas.
      Tinggal ada rasa2 langu daun telang dikit, wortel dan kecut manisnya delima.

      Tinggal order mbaknya utk mbuatin 🙂

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.