Untuk Kamu yang Mencari Foto Profil Kekecewaan


Foto profil kekecewaan? Gini hari masih sibuk ngurusin kecewa? Orang bukan sudah sampai bulan lagi, tapi sudah menghitung kemungkinan kehidupan di planet Mars. Ssstt,,, kamu yang sedang berbahagia dan bisa tersenyum, jangan pada sinis atau nyinyir dulu :mrgreen: . Kalimat tersebut adalah kata kunci yang diketikkan di mesin pencari oleh banyak orang hingga mengantarkan mereka terdampar ke ysalma blog 😳 .

Menurut analisa saya, mereka yang terdampar itu tentunya sedang membutuhkan foto yang bisa mewakili perasaan terkini, untuk dijadikan sebagai foto profil di media sosial.

Foto Profil Kesedihan

 

Mereka sampai nyasar ke blog ini, sepertinya gegara di blog ini pernah dibahas ajakan melengkapi foto profil blogger di gravatar 😳 .

Akan tetapi, dalam tulisan tersebut tidak ada hubungannya sama sekali dengan kekecewaan, kesedihan, kegalauan atau apapun yang berhubungan dengan perasaan patah asa atau kehilangan harapan. Malah himbauan agar menampilkan profil terbaik dari seorang blogger agar mudah dihubungi oleh mereka yang ingin bertukar pikiran atau menawarkan kerjasama.

Setelah membaca kata kunci yang nyasar itu, timbul ide dan empati untuk mereka yang sedang berada di titik terlemah itu.

Mana mereka tidak menemukan apa yang dicari, malah dihadapkan pada tulisan yang membuat jidat mereka berkerut.

Hal seperti itu biasanya justru bisa membuat kesal dan bete.
Kasihan ponselnya jadi pelampiasan 😛 .

Trus, solusinya gimana? Apa ysalma punya foto-foto bagus yang dapat mewakili perasaan kecewa tersebut, serta bisa dijadikan foto profil?

Enggak. Maafkeun ya 😆 .

Admin ysalma masih belajar buat moto-moto. Itupun yang jadi objek favoritnya adalah rumput liar dan jingga di langit. Ga ada hubungannya sama sekali dengan rasa kecewa.

Akan tetapi, ada yang perlu kamu ketahui.

Rumput liar dan semua komunitas disekitarnya juga mewakili pengabaian, karena tidak pernah dirawat secara khusus oleh manusia.

Banyak pelajaran hidup yang bisa diambil dari rumput liar tersebut.

Walau diabaikan, mereka tetap memberikan manfaat bagi sekitarnya. Walau ditempat tandus, tanpa disiram, hanya mengandalkan curah hujan, mereka tetap bisa bertahan hidup dan berkembang biak.

Bunga-bunga yang dihasilkan rumput liar tetap mempesona mata yang melihatnya serta bisa memberikan nektar terbaik pada serangga.

Foto Profil Kekecewaan

Banyak makna yang bisa dipetik jika mau sedikit memperhatikan kehidupan rumput liar yang sering dijumpai dan bahkan terinjak-injak itu.

Salah duanya, sebagai manusia harus percaya bahwa ada kekuatan lain yang mengatur kehidupan ini.

Rumput saja bisa bertahan dari keganasan alam dan perlakuan manusia, masa kamu sebegitu kecewanya oleh perlakuan yang tidak kamu harapkan atau situasi yang tidak kamu kehendaki.

Kecewa sebentar sih boleh saja, wajar, namanya juga manusia. Melakukan pembelaan diri juga harus, itukan bagian dari mempertahan eksistensi sebagai manusia terhadap gangguan manusia lain.

Setelah itu?
Bangkit!

Ga perlu lah tunjukkan pada dunia bahwa kamu dirundung kecewa. Cukup kamu, dia yang telah membuat kecewa dan Tuhan saja yang tahu.

Kan sudah paham luar kepala bahwa di dunia ini selalu ada dua sisi.

Nah, dibalik rasa kekecewaan pasti menunggu kelegaan.
Tinggal berusaha menemukan kelegaan itu. Mungkin setelah bertemu, kamu justru bersyukur pernah merasakan kekecewaan sebelumnya.

Semua motivator pasti menyarankan hal tersebutkan? 😆
Mudah diucapkan, tapi perlu kemauan untuk bisa merealisasikannya.

Begitupun dengan objek foto jingga di langit pagi atau sore.
Datang hanya sekecap dan selalu menyisakan rindu bagi yang menunggunya.

Apakah mereka yang selalu menunggu jingga, pernah menyalahkan malam yang menelan jingga di kegelapannya, atau mengumpat siang yang meniadakan jingga dalam terangnya?

Tidak pernahkan?

Foto Profil Kekecewaan tapi Berharap

Mereka yang menunggu jingga malah melakukan perjalanan mendaki puncak tertinggi pegunungan atau berdiam dibibir pantai. Semua demi bisa menatap jingga, itupun cukup dari kejauhan. Agar jingga selalu terjaga keindahannya dalam pandangan ❤ .

Nah, kamu yang dirundung kecewa. Kenapa harus mengingat hal-hal yang membuatmu sedih? Ingat saja hal-hal baik yang sebelumnya pernah membuatmu bahagia dan tersenyum.

Kemudian, jika memang sanggup, tinggal perhatikan dari kejauhan apa yang kamu anggap telah membuatmu kecewa. Tapi ingat, apa yang terlihat itu kadang tidak selalu seperti kenyataannya 😳 .

Jika hatinya belum kuat, ucapkan salam perpisahan pada si kecewa, lanjutkan melangkah. Tapi ingat, jangan sekali-kali merusak diri sendiri yang justru membuat mereka yang telah mengecewakan itu merasa benar dengan apa yang telah dia perbuat.

Tanamkan juga dalam pikiran bahwa keberhasilan masing-masing orang itu takarannya berbeda-beda.

Tak perlu sibuk membandingkan diri dengan yang lain.

Bagi kamu yang masih menyimpan rasa kecewa, tapi bisa membaca tulisan ini, perlu kau ketahui bahwa sangat banyak diluar sana mereka yang ingin bertukar tempat dengan hidupmu.

Mereka tak seberuntungmu mengakses internet dan berselancar di dunia maya dengan gadget ditangannya.

Hidup memang tidak bisa seperti yang kita mau dan inginkan. Ada bermacam-macam kejadian yang mewarnai perjalanannya.

Maka, tersenyumlah 🙂 . Buang jauh-jauh kekecewaan dan kesedihan mu itu.

Jika kamu masih ingin memajang foto profil yang mengisyaratkan bahwa kamu merasakan sedikit kecewa, lakukanlah. Semoga beberapa foto ditulisan ini bisa mewakilinya. Bukan foto bagus, tapi setidaknya foto yang masih menyimpan asa 😀 .

Semangat!

Iklan