Mabit Pertama di Masjib Rabiatul Adawiyah


Mabit pertama di Masjid Rabiatul Adawiyah kompleks perumahan untuk anak kelas 4 SD s/d SMA, diadakan Sabtu, 18 Juni 2016. Bukan pesantren kilat pertama yang diadakan masjid, tapi yang pertama nginap.

Pada Ramadhan 1437H kali ini, pesertanya tidak sebanyak acara pesantren kilat sebelumnya. Menurut informasi yang saya dengar, hal ini disebabkan oleh peserta umumnya bersekolah di sekolah negeri & belum pernah mengikuti Mabit, orang tua jadi khawatir.

Acara dimulai pukul 14.30 WIB, pembukaan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan sari tilawah, kebetulan si Junior terpilih jadi pembaca ayat suci. Peserta mengikuti semua rangkaian acara dengan gembira.

Mabit Pertama di Masjid Rabiatul Adawiyah

Malam, setelah game, pukul 22.30 WIB peserta diminta untuk istirahat dan tidur. Peserta laki menginap di masjid, yang perempuan menginap di rumah Tahfidh yang letaknya tak jauh dari masjid. Pukul 02.30 WIB dibangunkan untuk shalat malam dan melanjutkan kegiatan. Acara selesai sekitar pukul 06.00 WIB dengan kegiatan bersih-bersih.

Yang menjadi catatan, malam harinya, ternyata para orang tua juga pada begadang di sekitar masjid, takut anak-anaknya ga bisa tidur. Mereka memang tidak langsung pules, tapi ngobrol. Alhasil, mereka pada kelaparan, camilan bawaan sudah habis, panitia kurang siap mengantisipasi hal tersebut. Mudahan hal itu tidak membuat mereka jera untuk ikut Mabit, panitia juga siap.

Semoga masjid selalu menjadi tempat yang dirindukan oleh anak-anak dan remaja.

*****

Word Count: 209

”Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis: 1001 Kisah Masjid”

Lombamenulis 1001 Kisah Masjid

Iklan