Menikmati Bebek Goreng Rumahan Racikan Sendiri


Menikmati bebek goreng rumahan dengan resep racikan sendiri dari hasil bertanya sana-sini, saya lakukan kemarin. Alhamdulilla, olahan bebek gorengnya kemakan. Mungkin ada yang bertanya, ‘memangnya penggemar bebek?’ Kalau saya sih, bukan! Saya masih penggemar ikan 😆 .

Seingat saya, Ibunda tak pernah memasak bebek, beliau tidak suka, kalau sama telur bebek beliau sih suka, telur bebek diolah menjadi bahan teh talua, bahan kue atau untuk telur asin.

Sebagai anak, lidah saya otomatis jarang bersentuhan dengan daging bebek. Selain itu, yang ada dalam pikiran saya, mengolah bebek mungkin juga susah yang menyebabkan Ibunda nggak pernah memasak bebek ❓ .

Suka atau tidak sukanya seseorang terhadap satu jenis makanan, ternyata lumayan banyak juga dipengaruhi oleh pembiasaan sewaktu kecil, ditambah lagi persepsi pikiran sendiri tentang makanan tersebut.

Contoh kecilnya, saya doyan pepaya, sebab di rumah masa kecil selalu ada pohon pepaya yang berbuah lebat. Tetapi, anehnya, adik saya nggak suka pepaya matang sama sekali, walaupun orang di rumahnya terbiasa dengan buah pepaya. Penyebabnya karena dia melihat pepaya itu makanan burung, dan buah matang pepaya yang lembek menurutnya sesuatu yang menjijikkan. Dia bisa muntah kalau dipaksa nelan pepaya 😛 .

Saya sendiri nggak pernah ‘bermusuhan’ dengan berbagai jenis makanan, asalkan diperbolehkan memakannya menurut syari’at.

Kebetulan, Teman Hidup termasuk ‘pemakan segalanya’, termasuk olahan bebek makanya saya jadi ikutan mengakrabi menu olahan bebek ini. Biasanya untuk menyantap seporsi bebak, kita berkunjung ke rumah makan yang menyediakan menu bebek. Ternyata bebek itu enak juga, dan harganya lebih mahal dari ayam goreng *halah* 😆 .

Kemaren itu ada tetangga yang bagi-bagi bebek mentah *dia punya usaha memasok bebek ke rumah-rumah makan*. Ada satu kali pengiriman yang ukurannya tidak masuk kualifikasi, sehingga di kembalikan. Jadilah rizki bagi tetangganya :mrgreen: . Alhamdulillah.

Untuk mengolah nih bebek, terpaksalah saya bertanya kepada ibu-ibu yang jago masak. Dari sekian resep yang saya dapatkan, saya memilih racikan bebek goreng, menurut saya itu olahan bebek yang paling mudah 😳 . Ternyata setelah jadi dan dinikmati, bolehlah, rasa bebek goreng 😆 .

Bebek Goreng dan Sambal Terasi

Yuks intip yang saya lakukan terhadap bebeknya alias resep bebek goreng rumahan yang cocok untuk pemula:

Bahan Bebek Goreng:

  • Bebek 1 ekor, bersihkan dan potong sesuai selera.
  • Serai 4 batang, keprek
  • Daun Salam 2 lembar
  • Daun Jeruk Purut 6 lembar
  • Asam jawa 2 sdt, rendam dengan 4 sdm air
  • Air untuk ungkap 1 gelas atau 350 liter
  • Minyak untuk menggoreng

Bumbu Halus:

  • Bawang Merah 12 siung
  • Bawang putih 7 siung
  • Kemiri 4 butir (disangrai)
  • Kunyit 1 ruas jari (dibakar)
  • Jahe 1 ruas jari
  • Lengkuas 1 ruas jari
  • Jinten 3/4 sdt
  • Ketumbar 2 sdt
  • Garam 2 sdt (sesuai selera)

Bahan sambal untuk menemani bebek goreng nantinya.

Cabe keriting (8 buah),
Cabe rawit (7 buah),
Bawang merah (8 siung),
Terasi bakar (1 sdt).

Bahan tambahan sambal :

Tomat (1 buah),
Serai keprek (1 batang),
Daun salam (2 lembar),
Asam Jawa (1 sdm),
Gula merah (1 sdt),
Garam secukupnya (1/2 sdt).

Cara Mengolah dan Meracik :

  • Ulek atau blender semua bumbu halus, kemudian campurkan ke bebek yang sudah di bersihkan.
  • Tambahkan air, 3 sdm asam jawa, serai, daun salam, dan daun jeruk.
  • Ungkap di atas api kecil sampai air rebusan tinggal sedikit, lebih kurang 45 menit.
  • Sambil bebek di rebus, siapkan sambal. Semua bahan sambal di haluskan. Kemudian tumis dengan sedikit minyak dengan menambahkan semua bahan tambahan. Setelah sambal matang, sisihkan.
  • Siapkan wajan dan minyak, goreng bebek sampai berwarna kecoklatan, angkat.

Sajikan bebek goreng rumahan dengan sambal, lalap timun, tomat dan lainnya. Menu bebek goreng rumahan siap menemani santap siang.

Selamat Makan dan Menikmati, Yummy.

27 comments

  1. Aku pecinta bebek goreng plus sambel korek.
    tapi blum pernah bikin sendiri habis ngak tahu beli mentahnya dimana ? plus takut alot mbak salma.

    Suka

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Ysalma…

    Saya juga tidak pernah merasai daging bebek ini, saya jadi geli dan nyeri kerana semasa kecil saya sering lihat bebek menyudu makanannya yang saya sifatkan kotor. Saya hanya menyukau telur asin bebek dan telur hitam sahaja. Walau bebek goreng di atas kelihatan enak dan lazat ia tetap tidak memudarkan rasa tidak nyaman saya padanya. Pintu hatiku seperti tertutup untuk bebek mbak…heehe.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Okti D. Batalkan balasan