Ikut Family Day Mekarsari: Fruity Bike


Ikut Family Day Mekarsari: Fruity Bike pada hari Minggu tanggal 19 Oktober 2014, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Mekarsari yang ke 19 tahun (lahir: 14 Oktober 1995).

Ada beberapa acara yang diselenggarakan oleh Mekarsari dalam memeriahkan hari ulang tahun, diantaranya :

  • Ekstrakurikuler on stage : Pentas seni siswa siswi – 18 Oktober.
  • Aksi Corat Coret : Lomba Melukis/mewarnai diatas media barang bekas untuk keluarga – 19 Oktober.
  • Kreasi Keluarga : Lomba Merangkai Bunga/buah – 19 Oktober
  • Fruity Bike : Bersepeda santai (Funbike) bersama keluarga di tengah kebun buah -19 Oktober.

Saya sekeluarga dan beberapa warga komplek perumahan mengikuti acara Fruity Bike. Mulai gowes dari rumah sekitar 05.45 WIB, nyampai Taman Buah Mekarsari 06.15 WIB. Dan disambut sinar matahari pagi yang malu-malu di rimbunan pohon dan tentunya udara segar.

Matahari pagi

Ambil foto matahari pagi dulu sambil menunggu teman-teman yang lain.

Senam dulu Sebelum Bersepeda

Senam dulu Sebelum Bersepeda

Sebelum acara funbike dimulai sekitar pukul 07.00WIB, semua peserta diminta untuk senam dulu. Pemanasan sekaligus pembangkit semangat bagi yang masih ngantuk-ngantuk.

Instruktur Senam yang aduhai ;)

Instruktur Senam yang aduhai πŸ˜‰

Senam dipandu oleh instruktur cewek yang busana berpakaian dan semangatnya membuat mas-mas, bapak-bapak jadi semangat ikutan senam πŸ˜† .

Plakat Ultah 19 Gunungan

Dalam rangka ulang tahun yang ke 19, panitia dari mekarsari menyuguhkan 19 Gunungan Nusantara dari buah dan sayur di pintu gerbang utama pengunjung.

Gunungan Nusantara

Gunungan Nusantara

Dari keterangan yang di pajang dekat gunungan tersebut, diberitahukan kalau gunungan biasa digunakan diacara ‘Grebeg Maulud’, di Kraton Yogyakarta. Sebagai bentuk persembahan untuk bumi atas hasil panen yang berlimpah. Gunungan sendiri bermakna Kemakmuran.

Pseserta Funbike

Peserta Funbike

Peserta fun fruitybike diikuti oleh berbagai usia*ya iyalah, kan bertema keluarga*. Ada bonceng anak di belakang, ada yang membawa anak tidur di tempat tambahan yang dikaitkan dengan sepeda orangtuanya, ada anak yang duduk di stang sepeda orangtuanya. Ada anak yang dengan semangat gowes sepeda sendiri. Semua berkegiatan dengan bahagia. Ada yang bersama keluarga, ada yang bersama sahabat dan ada yang bersama komunitas.

Tapi ada juga peserta yang lupa dengan tema fun fruitybike ini, dan iseng mengeluarkan celutukan, “sayang anak-sayang anak”. Kalau melihat keranjang sepeda ibu-ibu penuh dengan botol minum dan penganan anaknya,”bawa dapur, Bu” atau “kulkasnya ga sekalian dibawa,bu”, idih, sok akrab dengan nyndir gitu, suka-suka orang dong, kan tidak mengganggu peserta lain πŸ˜› .

Ada juga mas-mas yang gaya habis berlagak sebagai pengendara sepeda, tapiΒ  selalu mengeluh, “ya, ketemu jalan tanah dan rumput lagi”, emang bersepeda di race balapan? .

Rumah Pohon Mekarsari

Lokasi rumah pohon Mekarsari

Begitu ketemu lokasi yang menarik untuk foto-foto, peserta gowes banyak yang mampir-mampir untuk mengabadikan momen gowes mereka. Saya ikutan mengambil beberapa foto di lokasi rumah pohon ini.

Pemandangan di kiri kanan rute yang dilewati tentunya kebun buah-buahan yang ada di area taman Mekarsari, ada kebun rambutan, kebun jambu, kebun durian, kebun lengkeng dan banyak lagi. Ada juga peserta yang begitu melihat tanaman yang berbuah, main petik dan langsung makan, kan ga ada dalam promosi, sekalian metik dan makan buah di pohon, gimana ceritanya tuh buah yang masuk perut dan jadi energi tambahan buat gowesΒ  ❓ . Mungkin pihak pengelola memaklumi sebagai bagian dari resiko promosi ya :mrgreen: .

Dibanding terakhir saya berkunjung ke Taman Mekarsari sekitar 5 tahun lalu, tanaman dan bunga sepertinya jauh berkurang. Mungkin karena sekarang musim kemarau barangkali ya. Banyak tempat pembibitannya yang kosong 😦 .

Garis Finish

Setelah keliling taman buah Mekarsari lebih kurang 2.5 jam dengan sepeda santai, akhirnya sampai juga di garis finish. Ada juga peserta yang memotong rute yang sudah di persiapkan. Rute bersepedanya lumayan membuat berkeringat dan ngos-ngosan juga πŸ™‚ .

Sepeda Istirahat

Akhirnya sebagian peserta beristirahat di lokasi outbound dan pinggir danau buatan, tempat panggung untuk pengundian doorprice. Yang beristirahat bukan hanya orang, tetapi sepeda-sepeda juga berbaris rapi πŸ˜‰ .

Hadiah yang disediakan panitia lumayan menarik, mulai dari motor matik, TV LED, kulkas, kipas angin, jam dinding, sepeda anak, dll. Sayangnya tak satupun dari rombongan kami yang beruntung mendapatkan hadiah. Nasib mujur itu kadang milik oranglain 😳 .

Area OutBound

Anak-anak yang memang seperti mempunyai ‘tenaga tambahan’ tak merasa capek. Tetap aja semangat manjat-manjat berbagai sarana outbound yang ada *tak masalah, asal dalam pengawasan orang dewasa*.

Wahana Air

Sebagian anak ada yang memilih bergabung dengan pengunjung umum Taman Mekarsari *pengunjung yang tak ikutan gowes* bermain wahana air.

Akhirnya sekitar pukul 11.40 WIB semua rangkaian acara fun fruitybike berakhir. Peserta ada yang balik ke parkiran dengan numpang kereta operasi Mekarsari. Umumnya gowes.

Secara keseluruhan acara berjalan seru, walau diawal-awal sempat terjadi ‘kemacetan’ parah, karena panitia mengarahkan peserta ke rute yang lebih sempit tidak berapa jauh dari start. Setelah dengan berbagai pertimbangan dan kenyamanan sekitar 1500-an peserta funbike, rute pertama tetap dijalur utama, kemudian baru di belokkan ke rute berikutnya.

Sangat disayangkan, masih banyak dari peserta yang tetap cuek dengan sampahnya sendiri. Istirahat dipinggir danau, sampah plastik makanan dan botol minuman main tinggal aja berserakan.

Makan dan minum, padahal tempat sampah kelihatan di depan mereka, cuma perlu bangkit sedikit. Mereka tetap aja membuang sampah tidak di tempat sampah. Mungkin mereka berpikir, kan ada petugas kebersihannya, itu kan tugas mereka. Iya sih, tapi kantong-kantong sampah sangat banyak disediakan, kita tinggal lempar sampah masing-masing ke situ. Kalau bisa meringankan pekerjaan oranglain dan lingkungan juga jadi enak dilihatnya, kenapa tidak dilakukan?

Bukankah anda bersepeda karena peduli kesehatan dan berniat mengurangi pencemaran polusi udara dari kendaraan bermotor? Harusnya kan juga peduli terhadap sampah yang anda hasilkan sendiri? Emang ga malu, harga sepeda dan perlengkapannya sangat mahal, tapi membuang sampah makanan dan minumannya aja ga bisa πŸ™‚ .

Iklan