Hikmah dari Sebuah Kehilangan


Hikmah dari Sebuah Kehilangan harus segera dipetik untuk menghindari kekecewaan yang berlarut-larut. Secara pada dasarnya semua hanyalah titipan.

Hari Jum’at kemaren saya mendapat khabar kalau di Masjid  perumahan, ada yang kehilangan sebuah motor. Mana itu motor masih baru dan boleh nyicil.

Motor di parkir seperti ini seperti menggoda ya?

Motor di parkir seperti ini seperti menggoda ya?

Si pemilik motor mau menunaikan kewajibannya untuk sholat Jum’at di masjid. Tetapi datangnya sudah agak diakhir waktu, terburu-buru, parkiran sudah penuh. Si pemilik berpikir positif, secara saat itu masjid rame dan lokasinya masih kelihatan dari rumahnya. Motor diparkirlah agak ketengah jalan, dia lupa mengunci ganda. Selesai shalat Jum’at hanya bisa bengong mendapati motor sudah tak ada di tempat dia memarkirkannya.

Terjadi kehebohan. Kok bisa-bisanya pencuri melakukan aksi kejahatannya disaat seperti itu. Mana tak berapa jauh dari situ ada pos penjaga.

Pencuri sekarang ini sepertinya tak berpikir lagi dimana tempat dia melaksanakan kejahatan, mau di tempat ibadah kek, dimanapun, selagi dia melihat ada kesempatan dan peluang, maka dia beraksi.

Hikmah dari hilangnya motor yang bisa dipetik, selalu kunci ganda kendaraan saat ditinggalkan. Kalau masih hilang juga, memang sudah jalannya begitu, tetapi waspada itu harus.

Setelah melihat rekaman CCTV di pintu masuk dan keluar perumahan, ternyata tak terekam ada yang membawa motornya melewati pintu itu. Lha akses jalan keluar-masuk lain masih banyak tanpa ada kamera pengintai. Akhirnya hanya bisa pasrah, membuat laporan kehilangan ke kepolisian.

Untungnya lagi, motor masih nyicil, jadi masih di asuransikan, kemungkinan ruginya ga terlalu banyak. Hikmah lain yang bisa diambil dari kehilangan motor, mungkin selama ini zakatnya masih kurang, DIA yang berhak sedang mengingatkan. Atau motornya akan diganti oleh Sang Pemilik Rizki dengan kendaraan yang lebih baik lagi. Selalu ada hikmah dari sebuah peristiwa.

Kalau sobat yang mengalami kehilangan, hikmah apa yang terlintas dipikiran untuk bisa dipetik sekaligus bisa membuat ikhlas menerimanya?

Iklan