Pentingnya Arti Nama Diketahui Anak Sejak Dini


Pentingnya Arti Nama Diketahui Anak Sejak Dini, bisa mempengaruhi rasa bangga seorang anak akan nama yang disandang. Nama sejatinya adalah harapan atau do’a yang disematkan orang tua kepada anak. Arti nama yang baik bisa menambah rasa percaya diri si anak.

Nama-nama orang besar yang dipilih, untuk diberikan ke anak juga harus melihat kondisi kita dan efek baik buruknya pada seorang anak. Jangan mentang-mentang sebuah nama terkenal, kita suka dan salut pada tokoh tersebut, kemudian mengambil dan menyandangkannya mentah-mentah kepada anak kita.

Kalau upaya kita kurang dalam ‘menjadikan’ anak, sebesar nama yang sudah disandangnya, malah akan menjadi beban si anak.

arti sebuah namaContoh ‘nama tokoh besar’ yang disandangkan kepada seorang anak oleh orangtuanya, dan anak juga sangat bangga dengan nama pilihan orangtuanya adalah anak-anak Ahmad Dhani dan Maia Estianty. Ahmad Al-Ghazali (Al), Ahmad Jalaluddin Rumi (El) dan Abdul Qodir Jaelani (Dul).

Dari sebuah tayangan yang sempat saya lihat di salah satu tv swasta, yang menceritakan keseharian mereka. Al, El dan Dul, paham betul tokoh-tokoh yang dipilihkan orangtuanya. Mereka dengan bangga memperlihatkan koleksi buku sang ayah, hasil karya ketiga tokoh besar, yang sebagian namanya mereka sandang.

Secara kedua orangtuanya artis terkenal di negeri ini, mereka pun sudah terkenal dari bocah, mana ketiganya kebetulan ganteng-ganteng pula. Nama mereka pun banyak ditiru, orangtua yang ikut-ikut, tak paham artinya dan tak kenal dengan tokoh tersebut, yang penting keren dan dipakai mereka yang terlihat keren :mrgreen: .

Saya sendiri termasuk yang cukup telat tau arti nama yang dipilihkan orangtua. Sewaktu SD nama belakang saya ‘Salma’ yang mempunyai arti ‘Selamat, Damai’, dipelesetkan oleh teman-teman saya menjadi ‘Salemo’. Salemo dalam bahasa Minang sama dengan ingus 😥 . Saya ikut-ikutan ga suka dengan nama belakang tersebut. Dan sempat berpikir, kok orangtua tega mengasih anaknya dengan nama ‘cairan menjijikkan’ itu.

Sedangkan nama depan saya, sudah banyak ditiru oleh emak-emak lain dikampung saya untuk diberikan kepada anak mereka. Sempat sebel juga, kok orangtua ga kreatif banget, main ambil nama orang aja 😛 .

Jaman saya dulu, ‘akta kelahiran’ masih sebuah benda langka. Dan kami juga langsung masuk SD, tanpa mengalami pendidikan anak usia dini seperti sekarang ini. Makanya ketika mau lulus SD sebelum ijazah ditulis adalah kesempatan baik untuk merubah nama.

Saya mau merubah nama juga. Saya sibuk mereka-reka nama yang keren, malah sempat menambah nama belakang saudara laki-laki jauh, yang hanya mempunyai satu suku kata, ‘Nazriel’ ga pake Noah. Saya tambahi kependekan dari nama-nama saudara perempuannya. Herannya orangtuanya setuju-setuju aja, duh, jadi ga enak ati.

Saya kemudian mengajukan sebuah nama yang saya anggap keren ke orangtua, ‘Almayuni’ kependekan dari nama kedua orangtua. Orangtua menjelaskan arti dari nama saya dan kenapa mereka memilihkan nama tersebut. Dan mereka dengan tegas menolak perubahan nama yang saya ajukan 😀 . Untuk pertama kalinya dengan senyum sumringah bercampur perasaan bangga, saya menyebutkan nama terakhir dalam hati.

Berkaca dengan kasus saya sendiri, saat junior sudah bisa menoleh kalau dipanggil namanya. Saya mulai ngoceh tentang arti nama yang kami pilihkan untuknya, walaupun dia belum paham. Saat masuk play group, setidaknya dia sering dengar celotehan emaknya. Menurut orangtuanya, namanya merupakan do’a yang indah.

Maka saat bermain sambung kata dengan temannya, saat akhiran namanya diplesetkan ke padanan kata yang aneh-aneh. Dia tersenyum aja, anak lain ada yang ngambek dan malah nangis. Contoh permainan sambung kata nama, yang biasa didendangkan anak-anak : yang namanya Gara, ra, ra, ra… Raja sambung teman yang lain. Kalau anak-anak lagi jahil, ra bisa disambung rakus. Geliat keceriaan terpancar di wajah anak-anak itu.

Betapa sangat pentingnya arti sebuah nama diketahui seorang anak sejak dini. Dan betapa pentingnya kita sebagai orangtua memilihkan nama yang baik untuk anak, tidak asal terdengar keren aja. Semoga bisa memberi inspirasi kepada para orangtua atau calon orangtua.

Iklan