Pengalaman Pertama Memancing


Pengalaman pertama memancing yang pastinya bukan dilakukan emak-emak, apalagi memancing masalah dengan sesama wanita dewasa dan bukan juga pengalaman memancing lelaki perkasa yang tak bisa-bisa 😛 .

Alat Mancing MurahFoto alat pancing murah diatas ( harga 5 ribu rupiah ) dibelikan untuk junior oleh bapaknya, secara sudah merengek lama mau memancing, tapi ga punya alat pancing. Apalagi kalau melihat acara memancing yang disiarkan salah satu TV swasta, kayaknya seru banget.

Hari Sabtu tanggal 22 Maret, junior dan temannya kasak kusuk mau memancing di kali/irigasi buatan dekat rumah ( sebelum ada komplek perumahan sebagai irigasi sawah). Mana matahari lagi terik-triknya. Sebagai emak saya menyarankan untuk berangkat sekitar pukul 4 sore aja, paling mereka mau bermain air dan bercanda. Serta melepas rasa penasaran melihat orang dewasa pada asyik memancing disana.

Lebih kurang satu jam kemudian junior balik dengan tangan kotor, dan menenteng ember yang tadi dibawa, dengan wajah sumringah, “aku dapat ikannya Mam”.
Emak kaget, tak percaya, ‘serius nih mancing sendiri?’.
“Benar, malah tukang-tukang yang lagi kerja pada nyamperin bolak balik, dan nanya, emang dapat ikannya dek, mulai dari dua, lima dan delapan ekor”.
“Wah mancing kan perlu kosentrasi dan kesabaran tuh, kamu bisa ternyata kan,, asal,, mau”, emak memberikan apresiasi.

Ikan hasil memancing pertama junior 🙂

Baby Ikan MujairHasilnya dapat delapan ekor ikan mujair imut. Awalnya ikannya mau dikumpulkan dulu, soalnya besok dia mau mancing lagi katanya. Di kasih makan lah ikan-ikan tersebut dengan tujuan biar badannya besar,  tetapi airnya ga diganti dengan yang baru. Setelah Magrib dilihat lagi, ikannya udah pada teler 😥 .

Sebelum berangkat latihan karate, emak dimintanya untuk menggoreng itu ikan-ikan.

Setelah dibersihkan, ikan mujair imut itu emak kasih resep campuran bawang putih, garam, dan jeruk nipis. Kemudian di goreng kering.

Goreng Mujair ImutPulang latihan karate, junior senyum-senyum melihat hasil pancingannya sudah terhidang bersama udang goreng balado petai . Selamat makan 😉 .

*** Hanya sebuah catatan emak tentang cerita pengalaman pertama memancing yang dilakukan anaknya, pada usia 10 tahun 14 hari.

Iklan

25 comments

    • bagi anaknya: lebih ke rasa parcaya ‘terbukti aku bisa mancing dengan alat 5rb plus umpan 1rb’.
      bagi emaknya: anak ini ternyata kalau yang dia mau, bisa konsen penuh dan betah 🙂

  1. wah .. seneng ya mbak bis amancing dan dpt ikan byk, segar gitu ikannya y

    di sini yg boleh mancing Cuma mereka yg punya SIM mbak, surat iji memancing, jd hrs kursus dulu, ujian, trs dpt SIM itu, blom per tahun jg hrs bayar . Jadi jarang jarang org mancing, walau ada sungai besar lewat di desaku sini, juga ada 8 danau, lain ladang lain belalang ya mbak 🙂

    • memancing pertama kali dan dapat ikan memang seru mba,
      disana semua sudah ada payung hukumnya ya mba,
      sehingga lingkungan memang terjaga,
      di kampung kita mah bukan mancing aja, malah ada yang pake alat listrik itu segala nyari ikannya.

  2. Waaahh …
    hebat juga si Junior ini … bisa dapat ikan banyak … di pengalaman pertamanya memancing …
    itu pake joran yang 5 ribuan …
    kalau pake joran yang mahalan … hasilnya mungkin lebih banyak Bu … hahah

    salam saya

    (23/3 : 3)

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.