Contoh Surat Penawaran Rumah dan Tanah


Contoh surat penawaran rumah dan tanah diperlukan ketika menjual rumah dan calon pembeli menggunakan proses KPR (Kredit Pemilikan Rumah) melalui bank.

Sengaja diposting di YSalma blog, sebagai informasi bagi yang memerlukan, juga sebagai dokumentasi saya sendiri jika nanti dibutuhkan lagi. Secara dulu sewaktu menjual rumah sendiri, saya sempat kelimpungan mencari contoh surat penawaran rumah dan tanah ini.

Kok bisa?
Karenaย  belum punya pengalaman ๐Ÿ˜† .

Dokumen Yang Harus Dipersiapkan Ketika Menjual Rumah.

Ternyata untuk menjual rumah atau properti milik sendiri tanpa bantuan pihak ke tiga (agen property), kita sebagai pemilik harus mencaritahu sendiri apa saja dokumen yang diperlukan untuk jual beli rumah dan tanah.

Kalau pembelinya cash, dia tidak akan memerlukan surat penawaran rumah dan tanah dari penjual ini.

Tetapi, bila calon pembeli akan menggunakan KPR, apalagi akan mengajukan ke Bank syariah, surat penawaran rumah dan tanah dari penjual ini mutlak ada.

Oiya, dokumen penting lainย yang harus disiapkan penjual ketika menjual rumah adalah :

  • Asli Sertifikat Rumah (SHM atau HGB).
  • Asli Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).
  • Copy Akta Jual Beli (AJB) rumah yang mau dijual ( aslinya di pegang notaris, pastinya).
  • Bukti lunas pembayaran PBB 10 tahun terakhir ( bukti bayar PBB rumah harus disimpan ternyata ya, kalau hilang bisa minta salinannya ke pihak terkait).
  • Copy KTP, pemilik rumah & pasangannya.
  • Copy NPWP.
  • Copy KK.
  • Copy bukti pembayaran listrik terakhir (kalau belum pakai prabayar).
  • Copy bukti pembayaran tagihan telepon rumah dan PDAM ( biar ga ninggalin tagihan sama yang beli rumahnya).
  • dan tentunya surat penawaran rumah dan tanah.

Contoh sederhana surat penawaran rumah dan tanah.

Intinya, dalam surat penawaran itu dituliskan, data pemilik asli yang akan menjual rumah dan tanah, harga jual yang ditawarkan (bersih atau pajak jual ditanggung masing-masing pihak), data rumah/tanah yang ditawarkan berupa letak lokasi, luas. Juga menyatakan bahwa rumah/tanah tidak dalam sengketa.

<p><img title="Contoh Surat Penawaran Rumah dan Tanah" src="https://ysalma.files.wordpress.com/2014/02/contoh-surat-penawaran-rumah-dan-tanah.png"; alt="Contoh Surat Penawaran Jual Property"/></p>

Jika calon pembeli akan mengambil KPR di bank konvensional, biasanya penjual juga akan diminta untuk mengisi blanko Verifikasi Penjual yang sudah dipersiapkan oleh bank yang diserahkan ke pengaju kredit.

Blanko Verifikasi Penjual itu berisi:

  • Data Penjual lengkap, juga disertai pernyataan bersedia menjual tanah dan rumah jika kredit calon pembeli disetujui oleh bank. Penjual juga menyatakan bersedia rumah dan tanah yang dijual untuk dijadikan agunan kredit, untuk itu penjual juga tidak keberatan tanah, rumah dan halamannya diperiksa oleh pihak bank atau pihak lain yang ditunjuk bank dalam rangka menentukan kelayakan nilai jual.
  • Data Agunan, alamat rumah dan tanah, nomor sertifikat tanah dan IMB serta harga jual yang diminta penjual.
  • Catatan Analisis (Hasil Verifikasi) petugas yang ditunjuk bank.

Data Verifikasi Penjual ini ditandatangani oleh suami istri bagi mereka yang berpasangan.

Semoga contoh surat penawaran rumah dan tanah serta informasi lain dalam tulisan ini, bermanfaat bagi yang sedang bersiap menjual property, mumpung harga property sedang melambung di daerah ibu kota dan sekitarnya. Sebelumnya, bisa baca juga tips menjual rumah sendiri ala saya, siapa tau Anda menemukan ide yang lebih baik lagi.

Selamat menjual dan membeli property incaran Anda. Bagi penjual, semoga berjodoh dengan pembeli yang sesuai dengan harga yang diinginkan. Bagi calon pembeli, semoga bertemu dengan rumah impiannya.

Bumi ukurannya tetap, sementara penghuninya semakin hari semakin padat. Selamat menemukan tanah tempat bernaung di lokasi terbaik ๐Ÿ™‚ .

Iklan