Ke Masjid Istiqlal


Sabtu, 7 Mei 2011 pagi, saya bertanya sama Bapak dan Ibu, ” Mau jalan kemana hari ini? mumpung yang nganterin ada, kita berangkatnya setelah kegiatan pagi junior selesai”. Bapak tidak memberikan respon, sepertinya kurang berminat dan kelihatannya masih ngantuk, maklum sudah sepuh banget.

Saya tetap melanjutkan beberes, Ibu saya bertanya, “kalau ke Masjid Istiqlal macet ga ya. Masa udah bolak-balik Jakarta, cuma lewat depannya aja, pengen juga lihat di dalamnya” kata beliau.

“Sepertinya kalau Sabtu, Jakarta sepi”, jawab saya. ” Tapi kan ada KTT ASEAN 2011″, kata ibu lagi.

Saya yang ga nonton TV, dan menyempatkan online hanya untuk posting di blog, ga tau berita ini. Kalau dulu, ada KTT ASEAN atau pertemuan antar negara yang melibatkan Indonesia, anak-anak sekolah pasti heboh, mereka pengen tau, kegiatannya seperti apa. Sekarang kayaknya, sepi aja ya πŸ˜• .

Browsing, mencari tahu tanggal kegiatan KTT ASEAN, saya menyimpulkan, Sabtu kemaren itu bakal sepi, cuma jalan-jalan tertentu tetap lebih di sterilkan. Soalnya penutupannya masih Minggu dan kalau ada demo, biasanya sebelum hari H, dan di awal-awal acara πŸ˜› .

Udah mau jam 14.30 WIB, Bapak baru memberikan respon. Kita akhirnyaΒ  jadi jalan-jalan ke Masjid Istiqlal Jakarta Pusat. Saya yang sudah lumayan lama di sekitar Jabodetabek. Baru sekali mampir ke Masjid Istiqlal dan itu sudah lamaa sekali πŸ˜₯ .

Meluncur ke Masjid Istiqlal tanpa macet, ternyata disana,Β  bertemu banyak rombongan turis lokal yang naik bis-bis besar, berwisata rohani.Β  Melihat semua itu, semakin berasa, saya yang cuma menempuh 1 jam perjalanan tanpa macet, kemana aja selama ini yaa.

Dalam hati berjanji, mulai sekarang, bakal lebih bersahabat lagi dengan bangunan bersejarah yang ada di sekitar Jabodetabek πŸ˜€ .

Photo jalan-jalan ke masjid Istiqlal :

Masjid Istiqlal, menjelang Magrib.

Kubah dalam, Masjid Istiqlal

Bahan utama Masjid Istiqlal, Stainless Steel

Iklan