Mainan Abang-Abang


Hari ini, dari pagi cuaca sudah gelap, jam 10- an turun gerimis, sampai postingan ini ditulis, cuaca masih gerimis mengundang kantuk πŸ˜‰ .

Sempat reda sedikit, emak ada keperluan keluar rumah dan sekalian menjemput junior pulang sekolah. Nggak taunya sampai di sekolah,Β  belum bel keluar. Iseng, emak memperhatikan abang-abang penjual mainan, jajanan, yang sudah menunggu anak-anak sekolah bubaran.

Abang-abang penjual mainan lebih siap mengantisispasi cuaca yang kurang bersahabat sepertinya, dagangannya sudah ditutup plastik, ga kehujanan langsung maksudnya πŸ˜› .

Mainan yang dijual abang-abang inilah yang menjadi magnit bagi anak-anak untuk merubungnya, murah meriah. Ada beblet (beyblade) abal-abal, kartu animal kaiser, mainan susun pasang, macem-macem dan sangat menariklah buat anak-anak SD, tidak buat anak SMP dan SMA πŸ˜† .

Biasanya junior cuma ngeliat barang dagangan si abang-abang aja. Tetapi beberapa waktu terakhir ini, junior juga tergoda, mulailah merengek minta uang jajan dan pulangnya membawa mainan abang-abang deh.

Dari hasil pengamatan emak hari ini, ternyata anak-anak yang sudah kelas 5 pun, ternyata juga mampir ke abang-abang mainan ini, apalagi yang kelas 1 SD. Emak harus pinter ngasih pengertian tentang memanfaatkan uang jajan nih.

Ini dia penampakan (photo) anak-anak menghampiri abang-abang, baru beberapa kelas yang sudah bubar..

si mbak asyik dengan mainan yang di beli di abang-abang.

anak yang agak besar, mampir dulu.

memilih-memilih.

Mainan yang di beli di abang-abang menunggu untuk di penuhi satu buku πŸ˜€ .

buku sticker Pokemon, di beli di abang-abang.

sticker pokemonnya masih banyak yang kosong, dan abang-abang masih setia menunggu :D.

Ini lah hasil investigasi emak hari ini :mrgreen: .

Iklan