Syukur


Menghadiri acara syukuran yang diadakan salah satu tetangga. Dimana-mana, yang namanya acara syukuran selalu identik dengan makan-makan,,, selain makan untuk tubuh juga makanan untuk jiwa.

Makanan jiwa kali ini, sesuai dengan tema acaranya “Syukur“.

Syukur bukan hanya buat mereka yang diberikan kecukupan secara materi,, tetapi,,  lebih ditujukan kepada semua makhluk hidup yang bernama manusia. Semuanya sudah sering ysalma dengar,, tapi untuk pelaksanaannya kadang suka lupa 😕

Penerapan syukur dalam kehidupan itu terbagi dalam 3 tingkatan :

  1. Syukur dengan lisan/ucapan ; Syukur yang secara spontan terucap oleh lisan yang sudah terbiasa,, bahwa segala sesuatu yang diterimanya atas seizin-NYA,, mau cantik, anak, cerdas, kekayaan materi dan intelektual,, termasuk sakit sekalipun.
  2. Syukur dengan Hati ; Kalo ada pujian, lisan mengucapkan Hamdalah, tetapi hati berkata,  semua karena usaha sendiri,, ini bisa menyebabkan manusianya  tergelincir ke arah sombong,,, dan DIA SangG Mahatahu, apa yang tersirat dalam hati manusia.
  3. Syukur dengan Perbuatan ; rasa syukur  diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,, ikut dalam aturan yang sudah ditetapkan-NYA, pedoman kehidupan yang sudah diturunkan ke  Sang Baginda Rasull, Kitab Suci.

Contoh nyatanya,  tidak sesuainya antara syukur lisan, hati dan perbuatan adalah

  • Ada berita,, “Pak/Buk, anaknya suka pasang  togel” ,,,, reaksi pertamanya, “Astagfirullah: Ampuni aku ya Allah”. Tapi,,, “sekarang lagi menang besar tuh Pak/Buk”,,,, reaksi berubah “Alhamdulillah: Seagala Puji Bagi Allah”,,, dan dengan senang hati menerima hasil togel tersebut 😥

Semoga kita bukan termasuk kedalam syukur yang seperti ini.

Selamat menikmati harinya dengan syukur,, betapa banyak dari saudara kita, yang kita dengar dan baca akhir-akhir ini, yang sudah diberikan sesuatu yang lebih dari cukup untuk kehidupan,, tetapi kemudian tergelincir oleh godaan karena kurang bersyukur.

Ini bukan sebuah ceramah dari ysalma,, tetapi catatan buat saya sendiri 😳

Iklan

40 comments

  1. Keseringan memang nggak seimbang antara ucap syukur di bibir dan perbuatan 😀
    Semoga kita adalah orang 2 yang bersyukur pada ketiga tingkatan itu 🙂

    Suka

  2. Membaca postingan ini mengingatkan saya kepada Allah swt, kenapa saya masih kurang bersyukur dan terlalu memandang keatas. Memang perlu ego untuk hidup, tapi bukan ego negatif yang menghalalkan segala cara.
    Trima kasih telah mengingatkan saya 🙂

    Suka

  3. hahaha, terbuai karena menang togel ya mbak,.. kasus yang banyak terjadi sepertinya, saya juga lagi belajar bersyukur ni mbak.. apalagi pada point dua.!!

    salam persohiblogan ^__^

    Suka

  4. Dengan selalu mengucap syukur kita diajarkan untuk selalu berterima kasih atas segala pemberian yang Tuhan telah berikan kepada kita semua agar kita menjadi manusia yang rendah hati dan tidak sombong

    Suka

  5. catatan ini juga utk bunda , Salma.
    semoga selalu bisa terus bersyukur , sekarang, dan nanti seterusnya …………..amiiin
    salam

    Suka

  6. Hehe.. lucu contoh ceritanya. tapi emang betul yah… Syukur juga harus bisa pada tempatnya…
    Trims jeng, dah diingetin.
    Salam kenal…

    Suka

  7. semakin banyak kita bersyukur maka makin ditambah nikmat untuk kita, jangan sampai kita justru mengingkari nikmatNya

    Suka

  8. […] Lompat ke isi BerandaAboutAwardBuku TamuSang Pujangga ← Syukur April 6, 2011 · 11:09 am ↓ Jump to […]

    Suka

  9. […] biaya yang lumayan besar, waktu yang tidak sebentar. Hidup sehat jauh lebih mudah dan murah. Dan bersyukurlah untuk nikmat sehat yang kita […]

    Suka

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.