Boros Anak


Semalam,, seperti biasa, sebelum tidur, junior ngobrol-ngobrol kegiatannya hari itu.

Gimana, enakkan kalo badannya sehat, bisa bermain sama teman-teman, sepuasnya“, kata emak.

“Iya, ya, Mam”,, sahut junior.. “Makanya, harus tau, kapan waktunya istirahat, kapan belajar, kapan minumnya. Semuanya ga bisa sekalian di borong, harus disesuaikan waktunya. Setiap selesai main karet, main sepeda, jangan pernah lupa mencuci tangan“, emak langsung memberi petuah. Secara beberapa hari, badannya junior sempat agak anget, karena kecapean, jadi bermain di sore harinya pun stop.

Oiya, Mam, tadi aku ketemu bundanya Divo,,, katanya, si Divo mau punya adek lagi, tapi masih dalam perut bundanya“.

Divo adalah anak salah satu tetangga, seumuran dia, teman mainnya dia, mempunyai dua orang adik perempuan, umur 2,5th dan umur 6bulan dan sekarang Bundanya lagi hamil 3 bulan lagi. Rejeki berupa malaikat kecil dalam keluarga memang sebuah anugerah Sang Maha Pemberi.

Emak hanya manggut-manggut, mendengar laporan tersebut dan balik bergumam kepada si junior, “Kira-kira, Mama punya anak sebanyak Bundanya si Divo, bisa ga yaa?”.

Sijunior langsung bereaksi,”Wah, jangan Mam,, itu namanya Boros Anak“!!.
Emak, mau ketawa ngakak, giimanaa gituu,, “Boros Anak, istilah dapet darimana??”,,

“Istilah ku sendiri,,, pokoknya, kalo mama mau punya anak, satu lagi aja Mam,. Ntar namanya sama aja sama aku, mukanya juga harus sama, nah, kalo teman-temanku manggil aku, yang keluar rumah, adekku. Mereka kira itu aku,, serukan Ma”.

Khayalan dia, serunya punya saudara yang kembar identik, tetapi ga usah melalui proses balita, langsung bisa seumurannya :mrgreen: .

Dan yang dimaksud dia dengan “Boros Anak” itu. Dia menyamakan pemahaman pelajaran boros, dengan benda seperti mainan. Kalo udah punya mainan yang sama, satu, cukup,, jangan beli beli lagi. Boros dan mubazir namanya.

Nah begitu juga maksud si junior dengan anak, kan udah punya anak, kenapa nambah anak lagi. jJadi boros anak namanya,,, halah-halah 😆 .

Imajinasi anak-anak memang sangat menakjubkan, tidak sesederhana 1 + 1 = 2.

Iklan

36 comments

  1. hahaha……….itulah pikiran sederhana kanak2 ya Salma 🙂
    lucu juga istilahnya ‘boros anak’ 😀 😀
    dan, kapan Junior mau punya adik yaaaa ? 😛
    salam

    itu dia Bund,, dulu dia ga mau punya adik,,
    sekarang malah protes, kenapa ga dari dulu aja sekalian biar umurnya sama,
    sekarang maknya udah uzur 🙂

  2. waaah, gimana kalau punya anak lebih banyak lagi?
    pasti Junior akan bilang mubazir……. 🙂
    bukan lagi boros anak…… 🙂
    titip sayang bunda utk Juniormu yg pinter dan ganteng ya Salma
    salam

    hehhehe,, salam sayang juga buat eyang lily 🙂

  3. junior pintar ya…

    si adek di rumah nggak mau punya adik lagi, maunya punya kakak yang udah kuliah :P

    udah tau berarti dia mbak, enaknya jadi adek :)

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.