Dasrun Diantara Pilihan


Dasrun sebuah fenomenal baru di dunia maya,,, kalo ga percaya coba aja ketikkan kata kunci, Dasrun di mesin pencari mbah google,, akan keluar decak kagum :D.

Dan fenomenal Dasrun sampai juga anginnya ke tempat YSalma mangkal,, amanat dari uni Fitr4y sungguhlah sangat membuat grogi,, keringat dingin,, deg-deg an campur jadi satu,,, secara sebelumnya Dasrun ini sudah menguasai blognya :

  • Iyha sang pencetus ide : Nyambung terussssss…. Dasrun memulai hidup sebagai orang bawahan, walau pendidikan lumayan..
  • Usagi estafet kedua : Sebuah Kisah Tentang Dasrun, Dasrun dan Nting nyablak habis..
  • Prima dengan Dasrun Nyambung-bung, Dasrun kebingungan, gaji pertamanya raib dari dompet..
  • Mandor Tempe membuat kehidupan Dasrun Pekat Tanpa Bintang,,, gelap banget pokoke..
  • Denuzz membuat bintang Dasrun bersinar kembali, Ada Cinta di Rumah Sakit.
  • Usup : Membuat bintang Dasrun sinarnya semakin terang di Peralihan Cinta.
  • Erwin : Semakin mempertegas keberadaan Dasrun di Roda Kehidupan.
  • Red : Mengajarkan Dasrun untuk berani memilih, keabadian atau kehidupan di Quantum Dasrun!
  • Lambertus : Begitu banyak cerita Dibawah atap Rumah Dasrun..
  • Hudaesce : Kemulian hati Laras membuat Dasrun Berpetualang..
  • Fitr4y : Kebahagian semakin membuncah setelah Dasrun Ketemu Uni..
  • YSalma : Dasrun Diantara Pilihan.. πŸ™‚

Dasrun Diantara Pilihan

Semangat hidup Dasrun semakin bertambah,,, pilihan untuk merubah kehidupan,, ternyata banyak disekelilingnya,,.

Selama ini diaΒ  terlalu sibuk ingin kaya cepat lewat togel,, terlalu bernafsu untuk benar-benar mengalahkan,Β  juragan jengkol sukses kampungnya, Jalal dan juragan kambing Dargombes,, yang hubungannya seperti api dalam sekam, yang selalu siap sedia menyala,,, hanya perlu sedikit tiupan angin dari istrinya Nting.. Dasrun gerah.. !!!

Nting sayang,, sini,,, duduk disamping Abang“, Dasrun mulai melancarkan rayuannya pada istri.Β  Nting yang lagi menyelimuti Rama yang baru tertidur, berjalan mendekati suaminya dengan perasaan was-was, tumben nih Bang Dasrun pakai yayang- yayangan.

Sambil mengusap rambut Nting yang panjang, “Nting, setelah liat uni Ani, kayaknya kalo kita juga dagang, di kampung sini, hasilnya juga bakal lumayan,, modalnya, dari sisa uang pemberian orang baik tukyul kemaren, yaa,,”..

Nting sontak mengibaskan tangan suaminya, “kagak bisa Bang,, itu buat pegangan Nting,, kalo ada apa-apa sama Rama, anak kita,,.Β  Modal!!,, Abang cari dulu lagi aja,,,Β  lagian,, sapa yang mau dagang,, Nting ogah!!“..

Ide cemerlang dikepala Dasrun langsung meredup seketika. Kilasan wajah perempuan, penuh ke ikhlasan yang akhir-akhir ini seperti bermain dikelopak mata, mulai menari-nari kembali.. Laras.. Tiba-tiba perutnya mendadak laper..

Dasrun mengayuh sepedanya ke rumah makan Sa Lero diperempatan lampu merah, yang sangat jauh dari rumahnya. Rumah makan masakan Padang, milik uni Salma, yang dulu selalu dia kunjungi,Β  disaat masih jaya waktu sekolah..

Makan sama Rendang aja, satu” kata Dasrun kepada pelayan.

Uni Salma yang lagi duduk dekat kasir langsung menoleh,, udah lama sekali dia tidak mendengar orang mesan seperti itu, kecuali,,,Β  Dasrun. Yang nanti setelah selesai makan, kelanjutannya, “uni aku bayarnya, pakai cuci piring sendiri aja“..

Uni Salma mendekat,, Apa lelaki yang kelihatan lebih tua dari umurnya ini Dasrun???.

Kamu??”, Uni mulai lebih meneliti lagi,, setelah pasti,, langsung duduk di depan Dasrun.

Iya, Uni,, ini aku, Dasrun“,,, Dasrun langsung menceritakan secara singkat perjalanan hidupnya setelah selesai sekolah. Bukannya mencari kerja atau menciptakan lapangan kerja seperti uni, tapi malah menyunting kembang kampungnya, Nting,, dengan niat memenangkan persaingan antar lelaki..

Uni hanya bisa geleng-geleng kepala,, nasib memang tidak bisa ditebak.

Dasrun dulu yang dikenalnya, anak muda berbadan kokoh, penuh semangat untuk mengalahkan kehidupan, yang mau kerja serabutan untuk menyelesaikan D3nya,Β  yang selalu diliatin sama pelanggan rumah makannya, seorang gadis berkacamata tebal anak kedokteran. Yang setiap mau dikenalkan, Dasrun selalu berkilah, akan kehilangan semangatnya, kalo mengenal gadis kutu buku tersebut.

Kemaren, Laras, gadis kacamata tebal langgananku dulu, juga makan kesini,, dia sekarang sudah menjadi dokter yang berhasil, dan mempunyai sebuah Klinik dan Apotek yang menjadi satu. Dia lagi mencari orang jujur, yang berpikiran positif, untuk mengelola manajemennya. Bagaimana kalau kau membantu di situ Dasrun, sayang ilmumu. Ini alamatnya, jangan sampai kau tak datang pula ya“.

Setelah membayar dengan cuci piring sendiri seperti biasa. Dasrun mengayuh sepedanya pulang ke Gang Mancur..

Dasrun seakan terlahir kembali mendengar penjelasan uni Salma,, tapi,,!! Laras??,, apa dokter yang sama dengan yang akhir-akhir ini sudah dikenalnya??Β  apakah memang ada benang merah jejak masalalunya dengan Laras??, Dasrun tak berani menerka-nerka.

Hmmm,,, apakah Dasrun akan mendatangani alamat Klinik dan Apotek yang dikasihkan Uni Salma??.. Cerita selanjutnya saya serahkan ke Mbah Jiwo, mbah paling gaul dan paling mengerti tentang milih memilih. Tolong dilanjutkan dan dilemparkan juga ke yang lain kalau sudah selesai ya mbah :).

Iklan