Manggis Si Buah Jujur


Manggis si Buah Jujur

Manggis adalah ,buah yang paling jujur. Secara bagian luar bawahnya yang berbentuk bunga, selalu menunjukkan jumlah isi daging buahnya.

Dan untuk seru-seruan  makan buah manggis, sering sambil main tebak-tebakkan.  Bagian bawahnya ditutup, trus  gantian menebaknya, kemudian dikupas kulitnya, dilihat jumlah daging buahnya rame-rame, benar ga tebakkannya.

Jadilah makan buah dengan suasana gembira  “Tebak-Tebak Buah Manggis“.

Kulit buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas nan segar.

Buah bernama Latin Garcinia mangostana L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia.

Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh konsumen. Baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat. Bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak jarang  jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik).

Ada satu ungkapan yang sering didengar di masyarakat, “Hitam-Hitam si Buah Manggis“.

Ungkapan tersebut sering digunakan para tetua untuk memberi nasehat kepada kaum muda dalam mengarungi kehidupan.

” Penampilan dan kepribadian haruslah sama. Ucapan dan tindakan, haruslah sejalan “

Jangan selalu membius dengan penampilan cantik dan ganteng yang dimiliki dalam memulai sebuah hubungan. Tetapi mulai juga dengan  kepribadian asli yang dimiliki, cara berempati terhadap sesama, persamaan dan perbedaan dalam melihat sebuah permasalahan. Karena hanya itu yang bisa membuat tenang gelombang kehidupan.

Kecantikan dan kegantengan akan termakan usia dan waktu perubahan dan itu sebuah kepastian. Sangatlah terasa lengkap sebuah hubungan,  menarik kemasan luarnya, memuaskan isi dalamnya.

Selalu bercerminlah ke Manggis si Buah Jujur, tampilan luar dan jumlah isi dalamnya selalu sama, rasanya pun segar.

 

Iklan

34 comments

  1. Berarti kalau beli rumah di jalan manggis aja ya Mbak, biar dapat tetangga yang jujur2, hehe..salam hangat Mbak, maap baru sempat mampir kesini;

    Suka

  2. Bisaaaaa aja bikin cerita mbak salma… 🙂 hehehehhe…
    dulu jaman penelitian, buah manggis ini banyak banget di lab temen, karean buah manggis ini prospeknya bagus ke depan, jadi banyak penelitian ke arah buah ini… gak salah emang kalo jadi Ratu… sayang saya gak ahli di buah, jadi gak bisa bagi ilmunya 🙂

    di daerah asal saya, buah manggis ini udah susah di cari nih Prim,,
    dulu kalo musim manggis,, pyuhh, mateng di pohon tuh manggis, manis,, kalo yang muda, seru juga, tapi ngupasnya butuh perjuangan,,
    hayo disebarkan ilmu biar manggisnya cepat ber generasi para ahli pertanian 🙂

    Suka

  3. Aku paling suka dengan buah mangis, sekilo bisa aku habisin sendiri 😆
    Semoga kita semua bisa seperti si mangis, jujur dan manis 😛
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Suka

  4. bener deh, waktu kecil saya sering memanjat pohon manggis yang berada di halaman rumah. Yang saya cari adalah ketidakjujuran manggis, namun selalu saja jujur. Justru yang gak jujur adalah saya karena ORTU bilang jangan makan manggis terlalu banyak karna gak baik utk kesehatan. Yg saya bawa ke bawah sedikit, tapi yg saya makan di pohon banyak 😀

    Suka

  5. Uho~ Uho~ sayangnya pohon manggis di rumah nenek ga berbuah karena kena hama. Ga bisa makan manggis tahun ini (kayanya) kecuali kalo ga beli di pasar buah 😛

    Suka

  6. Duuh… nggak sabar pengen makan manggis lagi…
    Sayang, di tempatku belum musim 😦
    Bener banget… manggis yang kutemukan selalu jujur 😀

    Suka

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.