Melepas Penat Dengan Berendam di Mata Air Sodong


Melepas Penat Dengan Berendam di Mata Air Sodong dilakukan oleh beberapa anak-anak, yang pulang sekolah Sabtu itu dan beberapa orang lelaki muda.

Saat kami datang, celotehan dan tawa riang anak-anak bermain air tersebut juga akan terdengar oleh setiap pengguna jalan yang melintas di situ.

Anak-anak yang ceria berendam  di mata air Sodong

Anak-anak yang ceria berendam di mata air Sodong

Sebelumnya kami mendapat informasi dari tetangga yang suka bersepeda juga *rute bersepedanya blusukannya sudah jauh-jauh*, kalau ada mata air dingin di daerah Sodong, jalur Jonggol-Klapanunggal.

Jalur itu termasuk jalur favorit para goweser. Jalanannya naik turun dengan view pemandangan yang hijau dan menarik. Secara jarak yang sangat lumayan itulah kami mencoba menyusurinya dengan motor dulu *maklum gowesnya masih kategori sekitar rumah πŸ˜€ *.

Mata air berair dingin ini terletak di pinggir jalan, tetapi tidak ada satupun arah petunjuk jalan. Kita harus rajin bertanya ke penduduk sekitar.

Mata air ini terkesan sederhana untuk di sebut pemandian tujuan wisata. Penampakannya lebih menyerupai penampungan awal (hulu) irigasi berukuran sedang. Di dasarnya ada pipa-pipa untuk PDAM.

Tanggul air sebagai pintu keluar air menuju jalur irigasi.

Tanggul air sebagai pintu keluar air menuju jalur irigasi.

Tetapi bagi anak-anak dan penduduk sekitar mata air Sodong merupakan tempat bermain air dan berendam yang asyik, apalagi saat cuaca panas dan di akhir pekan. Tanpa pintu masuk, tanpa tiket, ada dipinggir jalan yang biasa di lewati. Gratis.

Bisa main air sepuasnya, dari mata air dingin yang selalu mengalir, atau hanya sekedar singgah untuk melepas penat sejenak, membuat kepala bisa berpikir jernih kembali. Tempat yang teduh dengan atap alami dari daun pohon-pohon beringin yang ada di sekitar mata air tersebut.

Mata Air Sodong TeduhDi pinggir kolam ada yang menyewakan ban, pondok-pondok penjual jagung bakar, makanan dan minuman ringan. Dibagian yang agak berbukit ada pondok-pondok juga, duduk sambil ngopi dan melihat orang berendam dari ketinggian.

Semakin siang duduk di pinggir mata air Sodong, semakin banyak anak-anak sekolah (usia SD-SMP, cowok dan cewek) yang singgah dan main air. Yang cewek langsung nyebur dan berbasah-basah dengan seragamnya, yang cowok cukup dengan celana sekolah aja, kemudian pulang berbasah-basah.

Mandi di mata air Sodong dengan celana dan sepatu sekolah.

Mandi di mata air Sodong dengan celana dan sepatu sekolah.

Kebanyakan muda mudi yang datang dengan sepeda motor juga melakukan hal yang hampir sama dengan anak-anak sekolah tersebut. Berendam sepuasnya dan kemudian duduk sebentar untuk mengeringkan air dibaju, pulang dengan pakaian yang setengah kering langsung di badan itu :mrgreen: .

Oiya, beberapa orang lelaki muda yang saya lihat saat pertama datang di mata air Sodong ternyata adalah rombongan goweser yang sedang istirahat dengan berendam dan berenang di situ. Setelah di rasa cukup, mereka melanjutkan gowes kembali *dengan celana basah yang dipakai untuk berendam sebelumnya* πŸ™‚ .

Seandainya mata air Sodong ini dibenahi oleh Pemda setempat, tidak menutup kemungkinan akan menjadi salah satu alternatif tujuan wisata alam untuk melepas penat sambil berendam di air yang sejuk di sepanjang rute Jonggol-Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Mata Air Sodong dari seberang jalan.

Mata Air Sodong dari seberang jalan.

Iklan