Akhir Yang Baik.


Kira-kira pukul 10-an pagi mau ngecek email, ngintip FB sebentar dan baca message dari salah satu teman di Wall seorang sahabat ” Turut Belasungkawa atas berpulangnya Orang tua Laki-laki dari sahabat tersebut”.

Innalillahi Wainna Illahi Rajiiuun,, Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadanya semuanya kembali.

Saya sempat termenung sesaat, betapa semuanya sudah diatur oleh-Nya. Karena sebelum sahabat itu pulang ke kampung halaman pada hari Kamisnya sempat ngobrol banyak, kalau orang tua yang sudah sepuh, semakin drop kesehatannya karena penyakit ginjal yang sudah lama di derita beliau. Sekarang iAllah beliau sudah bebas dari rasa sakit phisik dan pulang ke rumah-Nya dengan tenang, dilepas dan diantar dengan do’a dari keluarga yang mencintai.

Saya jadi ingat dengan pesan dari seorang ustadzah,,

Kita tidak pernah tahu bagaimana akhir dari kehidupan kita di dunia ini. Kita hanya bisa selalu berdo’a, Semoga kita selalu berada dalam Husnul khatimah dan istiqamah dalam dinul haq, iAllah.

Betapa banyak kekhilafan yang sempat dilakukan dimasa lalu, saat sekarang dan entah dimasa-masa yang akan datang. Betapa banyak kata-kata yang tanpa sengaja maupun yang disengaja telah menorehkan rasa perih dihati yang mendengarnya.

Betapa dongak an kepala telah mengalirkan sedikit rasa lebih dari yang lainnya.

Betapa sedikit ilmu yang didapat, tapi sudah merasa mengetahui semuanya.

Padahal sedikit aja jari-jari ini di kasih sakit yang namanya keseleo sudah ga bakal bisa ketak-ketik untuk membuat postingan baru.

Semoga di beri kesempatan untuk memperbaiki dan teguran-teguran yang didapat bukan lagi mengeluarkan keluhan tetapi rasa syukur karena Dia masih perhatian. Dan dapat akhir yang sebaik-baiknya, iAllah.

Selamat jalan Papa Sahabatku, semogaΒ  yang ditinggalkan ikhlas..

Iklan