3 Kiat Mengelola Bisnis Agar Cuan, Cocok untuk Pemula!


Penasaran dengan kiat atau tips dari pengalaman orang-orang yang berhasil dan sukses mengelola usaha atau bisnis yang mereka jalankan. Bagaimana mereka mengembangkan bisnis yang sama, seperti yang kebanyakan orang lain jalankan, tapi ide-ide kreatif yang mereka miliki memberikan hasil berupa cuan atau keuntungan yang terus mengalir dan berputar. Bikin iri!

Saya termasuk yang terkagum-kagum dengan keberanian seseorang saat memulai bisnis. Saya mencatatkan apa yang menjadi poin pentingnya, sebagai bahan evaluasi jika nanti mau memulai lagi sebagai pebisnis pemula.

Tips atau cara mengelola bisnis

Ada yang memulainya dari usia muda, nyambi saat mulai menjadi anak kuliahan. Apalagi sekarang memiliki usaha bisa dilakukan secara online. Ya kuliah menyelesaikan jenjang pendidikan, ya merintis cikal bakal sebuah bisnis impian. Keren!

Ada yang mulai menjalankan usaha yang sesuai passion dengan meninggalkan pekerjaan kantoran yang sudah dijalani puluhan tahun. Salute!

Semua pemula yang memulai bisnis menginginkan kebebasan manajemen waktu saat bekerja, yang tidak akan didapatkan jika menjadi karyawan pada perusahaan orang lain.

Usaha mereka rintis mulai dari nol. Mulai dengan menjadi bos, karyawan bidang marketing, produksi, packing, hingga pengiriman, semua dilakukan sendiri. Tapi semua dilakukan dengan penuh semangat dan suka cita.

Apa rahasia mereka yang sudah sukses merintis dan mengelola bisnya? Mari kita telusuri.

Kiat Sukses Mengelola Bisnis untuk Pemula

Memulai bisnis tidak selalu mulus, berjalan lancar sesuai rencana. Saya pernah mencoba beberapa kali dan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Akhirnya, di dalam pikiran saya sempat tertanam bahwa tidak semua orang bisa menjadi pebisnis.

Padahal, menurut pakar bisnis, semua orang bisa memiliki bisnis atau menjadi pengusaha dengan skala beragam, asalkan mau belajar dan tidak menyerah di tengah jalan serta bekerja cerdas, bukan hanya bekerja keras.

So, mari kita cari tau tips atau kiat sukses memulai dan mengelola bisnis untuk pemula agar dapat menghasilkan cuan atau keuntungan seperti yang diharapkan.

1. Belajar Ilmunya dari Pakar

Sekarang ini, belajar ilmu bisnis yang akan dipilih dari seorang pakar yang sudah sukses secara teori dan praktik bisa dilakukan dengan mudah.

Misalnya ikut kelas khusus secara online, atau membaca tips atau informasi yang dibagikan mereka yang sudah sukses melalui media buku, catatan di media sosial yang mereka miliki, dan banyak media lainnya. Orang sukses tidak pernah pelit ilmu.

Saya pribadi gak perlu jauh-jauh berguru, sebenarnya menurut teman-teman saya yang sudah sukses menjalankan bisnisnya sendiri, alias tidak menjadi karyawan orang lain lagi, malah sudah memiliki beberapa karyawan, agar seorang pebisnis pemula sukses ada kiat yang harus dilakukan, diantaranya:

  • Fokus pada satu peluang bisnis

Baru memulai bisnis jangan langsung maruk dengan banyaknya peluang yang dapat disasar. Harus fokus mengembangkan dan membesarkan satu bisnis. Mengelola satu bisnis aja butuh effort maksimal. Apalagi kalau beragam? Bisa keok duluan kepala dan badan.

  • Mulai dari hal yang disukai

Memiliki sebuah bisnis bukan sekedar gaya-gayaan, melihat untung besar di atas kertas, atau sekedar ikut-ikutan tren. Tapi melakukan dan mengembangkan hal-hal yang disukai dengan tekun. Jika hobi memasak, mulai dengan hasil masakan yang paling dikuasai dengan rasa khas milikmu dan disukai orang-orang yang pernah mencicipinya. Setelah berjalan, baru realisasikan setahap demi setahap bisnis masakan impian yang ingin dipunyai.

  • Mulai dengan modal sendiri

Jangan memulai bisnis dengan modal pinjaman. Niat dari memulai bisnis kan untuk mencari cuan, masa dimulai dengan berhutang? Atau terburu-buru ingin ekspansi usaha dengan cara meminjam modal. Bukannya untung tapi bisa jadi ‘buntung’ kalau tidak berjalan sesuai rencana.

  • Hidup jangan besar pasak daripada tiang

Banyak yang berhasil mengembangkan bisnis, tapi akhirnya jatuh karena gaya hidup yang berlebihan. Begitu bisnis mulai berjalan lancar, semua mulai dibeli dengan kredit. Bisnis tersendat sedikit, auto terseok. Kudu sabar menikmati proses mengumpulkan cuan, dan semua keinginan tersebut akan dapat direalisasikan satu persatu pada waktu yang tepat.

  • Jaga kesehatan

Tekun dan bekerja keras memang sebuah keharusan saat mengembangkan bisnis. Akan tetapi, menjaga kesehatan tetap sebuah prioritas. Walaupun jam kerja kamu yang tentukan. Kamu harus tetap seimbang antara bekerja dan istirahat, jaga asupan makanan dan olahraga. Tubuh sehat akan membuat kepala tetap produktif.

2. Gunakan Teknologi Pendukung Terkini

Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perkembangan dunia digital sangat berpengaruh terhadap tren berbelanja. Kaum muda lebih menyukai kepraktisan. Tetap duduk manis di kantor, atau rebahan di rumah, tapi bisa memesan apa yang dibutuhkan dan tinggal tunggu.

Bisnis yang dikelola harus bisa menyesuaikan dengan teknologi yang berkembang itu. Mulai dari sistem pemasaran yang memanfaatkan digital marketing, termasuk menggunakan jasa blogger dan influencer. Begitu juga dengan manajemen pembukuannya.

Harus hemat waktu saat mencatat dan menghitung. Caranya tentu dengan menggunakan software manajemen yang sangat efisien. Misalnya saja menggunakan software akuntansi dari Kledo yang dapat digunakan secara gratis.

software akuntasi dari kledo

Menggunakan software akuntansi dapat memenuhi pembukuan pengelolaan bisnis secara efektif, mulai dari pencatatan pengeluaran dan pemasukan, hutang dan piutang, purchasing, sales quote, dan pencatatan lainnya.

Kledo juga memiliki fitur yang memudahkan untuk membuat invoice. Tau dong kalau invoice berperan penting untuk menagih pembayaran dari pembeli.

Kamu yang sedang merintis usaha, waktunya lebih baik dimaksimalkan untuk memikirkan pengembangan bisnis, maka urusan buat invoice tinggal menggunakan software. Sangat efisien, isi data dan download invoice pdf mu. Beres. Tersedia banyak contoh invoice yang dapat dipilih.

Kalau ada software yang memudahkan, kenapa tidak dimanfaatkan? 🙂 .

3. Jadikan Pembeli Sebagai Pelanggan Setia

Pembeli adalah raja merupakan slogan yang sangat dikenal dalam dunia bisnis atau perdagangan. Kamu yang sedang menapaki langkah sebagai pengusaha harus memahami maknanya secara harfiah, bahwa pembeli harus diperlakukan sebaik mungkin.

Pembeli yang hanya membeli produk paling murah, jangan sekali-kali merasa diremehkan dengan kalimat, “ah, cuma beli yang harga segitu doang.”

Hellow, yang murah yang dibeli itu salah satu item dari produk yang kamu jual lho. Item dari produk yang mana kamu juga berharap meraup cuan dari penjualannya.

Jika di kepala dan mulut kamu terlintas ucapan merendahkan nilai daganganmu sendiri, gimana dengan pembeli? Jika sikap melayani terus seperti itu, hanya menunggu waktu kamu kehilangan calon pelanggan tetap. Sayang kan.

Makanya wahai calon pengusaha sukses, waspadalah dengan gumaman bathinmu yang keluar melalui gestur tubuhmu.

Walaupun produk yang ditawarkan mungkin mirip dengan produk lain di luar sana, usahakan orang yang sudah berbelanja, untuk kembali memesan. Koentji-nya ada dipalayanan yang memuaskan.

Cara atau kiat berikutnya yang wajib digunakan adalah jujur dengan produk yang dijual. Jangan sampai real produk sangat jauh berbeda dari foto produk yang digunakan saat pemasaran. Dijamin bakal bikin kecewa.

Atau sebaliknya, menggunakan foto produk yang asal-asalan untuk pengenalan produk pada calon pembeli.

Walaupun bisnis yang kamu kelola adalah bisnis UMKM skala rumahan, sikap profesional dasar dalam mengelola bisnis akan sangat menentukan pelanggan tetap setia.

Jika menjual produk makanan, tolong foto makanannya, walau bukan di meja, lantainya diberi alas bersih agar terlihat aestetik. Jangan bikin ilfeel yang melihatnya.

Semoga saja 3 kiat mengelola bisnis di atas dapat diterapkan. Semangat memulai bisnis walau termasuk pemula. Tak ada kata terlambat untuk merealisasikan mimpi, termasuk mimpi memiliki dan mengelola bisnis sendiri. Semangat kita!

Salam semangat dari jejak mata, rasa dan pikiran YSalma.

55 comments

  1. Mulai dari hal yang kita sukai itu emang bener banget deh, kalau kita suka walaupun berbagai masalah muncul tetap tidak menyurutkan langkah berbisnis…

    Suka

  2. Pepatah orangtua itu benar ya, jangan besar pasak daripada tiang, biar pengeluaran gak boncos apalagi dalam hal berbisnis yang seharusnya balik modal lalu tambah berkembang

    Suka

  3. Wah tips bisnisnya mantul tu mbak, khususnya buat pemula. Aku save ah kali suatu saat aku mulai berani juga utk berbisnis. Software akutansi sangat dibutuhkan supaya manajemen/ pengelolaan keuangan baik ya. Ngitungnya juga jadi praktis sehingga tau kalau ada untung rugi mana yg kudu ditingkatkan mana yang diperbaiki TFS.

    Suka

  4. Para pemula yang ingin terjun ke dunia bisnis penting banget nih baca postingan ini. Biar gak langsung membayangkan bahwa bisnis itu selalu semulus yang diharapkan, pastinya biar tangguh juga menghadapi segala rintangan dalam berbisnis.

    Suka

  5. seiring dengan waktu kita memang harus mengikuti perkembangan teknologi terlebih lagi untuk bisnis biar semakin maju.
    UMKM juga harus maju dong, dengan adanya KLEDO bisa membantu memudahkan urusan pencatatan keuangan/akuntansi.

    Suka

  6. Setuju banget Mbak
    Kalau mulai bisnis nggak bisa cuma sekadar meraba-raba
    Harus belajar ilmunya juga dari orang yang bisa kasi ilmu praktisnya dan ga cuma sekedar motivasi motivasi aja
    Karena banyak hal hal teknis juga yang berkaitan

    Suka

  7. Nah tips yang diulas di atas memang penting banget nih diterapkan bagi yang baru terjun di dunia bisnis karena dasarnya memang nggak mudah ya jadi sebelum memulai berbisnis memang kudu punya dulu ilmunya dan paling tidak juga udah punya mental yang kuat

    Suka

  8. Temenku nih habis buka usaha kuliner. Sebelumnya dia ikut workshop ttg bisnis dari sdt pandang islam gt. Udah ga keitung deh dia bljrnya. Wah kledo boleh juga aq usulin ke temenku

    Suka

Tinggalkan Balasan ke henipuspita29 Batalkan balasan