Happy Sweet Seventeen, Pangeran Kecilku


Cerita tentang momen istimewa seorang anak remaja ini seharusnya sudah dituliskan pada tanggal 2 Maret 2021 lalu. Tapi emak sedang keteteran dalam manajemen waktu. Ga ada yang disibukkan, tapi terasa kekurangan waktu mulu belakangan ini.

happy sweet seventeen Junior
Hal lain yang tidak berhubungan dengan komputer, juga perlu dipelajari dengan semangat dan bahagia ya.

Semenjak memutuskan untuk hamil, mulai antusias mencari informasi tentang ciri-ciri hamil agar dapat mempersiapkan diri menjadi calon ibu dengan sebaik mungkin.

Kehamilan berjalan lancar dan bersemangat. Tetap aktif bekerja seperti biasa.

Kembali mengenang kejadian 17 tahun saat melahirkan, yang katanya merupakan perjuangan terbesar seorang wanita, ada sedikit rasa ngilu yang menyeruak.

Sebab, proses persalinan tidak berjalan mulus. Sesuai dengan prediksi awal dokter obgyn langganan karena plasenta previa (plasenta atau ari-ari menutup jalan lahir) dan juga karena rongga pinggul lebih kecil dibandingkan dengan perkiraan lingkar kepala bayi.

Merasakan hampir semua tahapan proses melahirkan normal hampir 48 jam karena pembukaan tidak beranjak dari 2 tapi kontraksi udah ampun-ampunan, dilanjutkan dengan proses melahirkan dengan bantuan induksi hingga pembukaan 7. Setelah ketuban dipecahkan secara manual, akhirnya berujung dengan melahirkan secara oprasi caesar.

Alhamdulillah, seorang bayi mungil dengan berat 3,6 kg dan panjang 51 cm akhirnya dapat dipangku. Semua perjuangan proses melahirkan yang dialami langsung terbayar lunas saat mendengar tangisan pertamamu.

Sempat mengalami baby blues syndrome juga. Bukan yang gimana-mana, tapi muncul rasa ketakutan tidak mampu menjadi ibu yang baik bagi bayi yang oleh perawat di rumah sakit pada menyebut pangeran tertampan yang lahir pada tanggal cantik 02-03-04 saat itu.

pangeran kecil yang hobi nonton
Nontonnya serius amat?

Ketika usia si bayi yang tumbuh sehat menginjak 1 tahun delapan bulan, usia yang sudah sangat aktif mengeksplorasi lingkungan, tapi belum juga menemukan yang benar-benar dapat dipercaya untuk momong selama waktu kerja, mama muda pun memutuskan untuk menyudahi kegiatan sebagai wanita pekerja dan memutuskan fokus mengurus pangeran kecil hingga usia sekolah.

Setelah pangeran kecil masuk TK, sempat memutuskan untuk kembali ke dunia kerja. Akan tetapi karena satu dan lain hal, akhirnya memilih untuk berkegiatan di rumah. Mencoba membuka usaha kecil-kecilan, tapi sepertinya keberuntungan dalam usaha sendiri ini belum berjodoh.

Kemudian, melirik untuk mencari kesibukan secara online, tapi belum ketemu juga yang pas juga. Hingga akhirnya berkenalan dengan blog.

Menulis di blog ternyata mengasyikkan, karena ada beberapa tantangan yang harus dipelajari, tentunya selain menjadikan blog sebagai tempat menyimpan cerita dan ‘celutukan-celutukan ajaib’ dari pangeran kecil.

Pangeran kecil menjadi teman mama dalam setiap kegiatan dan perjalanan. Yang awalnya masih bisa digendong kalau merasa capek jalan, hingga dia dapat menganalisa dan mengatakan, “kenapa mama lama-lama semakin pendek?”

Hmm, padahal tinggi mama hanya segitu-segitu saja, anaknya yang tumbuh meninggi.

ysalma dan pangeran kesayangan
2,5 tahun lalu , mama sudah tampak ‘memendek’

Sebelum usiamu 8 tahun kita lumayan sering berpindah tempat tinggal. Pernah saat bapakmu harus tugas luar kota lumayan lama, kita berdua melakukan perjalanan, selama sebulan ada di rumah kakek nenek di Sumatera.

Kita juga pernah hampir setahun tinggal di Jawa Tengah. Kita juga pernah beberapa bulan di rumah kontrakan sebelum rumah terjual dan pindah ke tempat tinggal sekarang.

Kamu sempat protes ketika baru pindah dan melihat lingkungan baru yang masih sepi. Kamu minta balik lagi, karena teman-teman masa kecil dan teman sekolah yang kamu anggap seru itu ada di lingkungan yang lama.

Di tempat tinggal yang sekarang, anak-anak rata-rata usianya pada di bawahmu, hanya satu dua orang yang sepantaran, tapi juga kurang sefrekuensi.

Kamu merasa belum menemukan teman-teman bermain yang srek seperti di tempat tinggal sebelumnya.

Waktu berlalu begitu cepat, kamu beranjak abege dan wajah mulai berjerawat. Ponsel mulai tidak boleh diperiksa mama kalau tanpa ijin. Melakukan nobar dengan teman sekolah, hingga kopi darat dengan teman bermain game online.

Sempat juga merasa risi kalau diajak jalan pagi berdua.

Tetapi karena kita sama-sama tukang nonton, dan terbiasa membahas tontonan itu sesudahnya, termasuk film yang bertema keluarga, kamu jadi memahami bahwa keluarga inti itu yang selalu ada dalam semua kondisi.

Setelah duduk di sekolah tingkat atas, kamu sempat bertanya, kenapa mama dan teman-teman kuliah masih pada suka ngumpul-ngumpul, padahal sudah pada berkeluarga dan tempat tinggal lumayan berjauhan.

Kamu merasa bahwa kamu sepertinya tidak bakal begitu dengan teman sekolah.

Mama berpesan, jangan terlalu risau dengan teman yang datang dan pergi silih berganti pada usia belia. Itu hal biasa. Selama perjalanan hidup bakal banyak bertemu teman seperjalanan yang bisa saja menjadi sahabat.

Pertemanan yang bertahan lama itu karena sudah bertemu dengan teman yang mempunyai kesamaan hobi dan cara pandang. Waktu akan menyeleksi teman yang tetap menetap di dekatmu, begitupun sebaliknya.

Happy Sweet Seventeen

17 tahun! Ini merupakan salah satu tahapan spesial dari begitu banyak langkah panjang bernama kehidupan dan masa depan seorang anak manusia.

Saat usia mencapai angka 17 tahun, sweet seventeen, tentu membawa arti dan makna tersendiri bagi setiap remaja. Angka yang dianggap khusus oleh para remaja umumnya, dianggap sebagai penanda gerbang menuju kedewasaan dan kemandirian secara personal.

Sweet seventeen menjadi salah satu tonggak bersejarah dalam kehidupan remaja. Sebuah momen istimewa seorang anak dari usia remaja ke dewasa. Sudah membuat keputusan sendiri yang harus dipertanggungjawabkan.

Usia 17 tahun dianggap sebagai penanda satu kedewasaan, itu dikarenakan banyak hal yang menjadikan usia 17 tahun sebagai syarat minimal yang harus dipunyai seorang anak yang dianggap dewasa.

Misalnya, syarat memiliki KTP, SIM, dan ikut memberikan hak suara dalam pemilihan pemimpin (pemilu).

syukuran usia 17 tahun remaja
Di rumah aja, tapi mama hanya sempat pesan makan kesukaanmu

Walaupun usia 17 tahun merupakan satu fase yang menjadi ukuran titik balik kedewasaan bagi remaja pada umumnya, karena sudah bisa memilih dan menentukan jalan kehidupan yang ingin dijalani.

Tetapi, orangtua tetap berperan mendampingi dengan memberikan kepercayaan. Terkadang tentu saja ada rasa khawatir, sebab remaja dengan umur 17 ini adalah saat-saat awal pembentukan karakter dan tentu juga pubertas. Masih emosional.

Seperti kamu yang berkeras masuk sekolah kejuruan dan memilih jurusan yang dimau. Tapi begitu merasakan PKL yang di luar perkiraan, kamu sempat terlontar penyesalan masuk sekolah kejuruan. Masih plin plan dalam sebuah pilihan dan perlu support semangat dari orangtua.

Lingkungan yang ditemui oleh langkah seorang remaja dalam menapaki masa depan, tidak selalu nyaman. Akan tetapi di situ pula pembentukan karakter kedewasaan sedang berlangsung.

Terkadang mungkin lingkungan mempertanyakan karater yang ditampilkan. Karakter transisi dari anak remaja menuju remaja dewasa yang kurang dimengerti oleh mereka yang sudah lama beranjak dari usia tersebut.

Mama harap kamu bisa menyesuaikan diri dengan baik. Yang harus terus kamu ingat, kamu tidak bisa mengendalikan persepsi orang lain, tapi jangan sampai persepsi orang lain membuatmu kehilangan jati diri. Tetap melangkah dengan menjadi diri sendiri.

Pangeran kecilku sudah dewasa di usia 17 tahun. Sebelum-sebelumnya teman mama bilang kamu jadi ‘pengawal’ perjalanan mama. Nanti setelah mendapat surat ijin, boncengin mama tidak hanya di jalan tikus saja, tapi juga di jalan raya.

Nenek selalu memahami anak dan cucunya. Begitu juga sebaliknya ya 🙂 .

Terima kasih sudah memanggil perempuan ini dengan sebutan mama dan sebutan tambahan serta intonasi yang disesuaikan dengan situasi, ‘mama cantik, mama baik hati, mama pengertian, mama kepo, mama baper’.

Semakin besar juga semakin sering ‘ngusilin’ mama.

Jika mama kaget, kamu akan terbahak.
Jika mama ngomel dengan mengatakan, “kau membuat wajah mama menua sebelum waktunya karena sering merepet.”

Kamu sambil senyum-senyum nyelutuk, “bukannya mama memang sudah tua, siapa bilang masih muda? Aku aja yang masih remaja sering dipanggil bapak sama mba-mba indom**t. Tapi, mereka memang manggil mama ‘kak’ ya. Etapi ke semua buibu sih. Panggilan trik marketing berarti 😆 .”

Semangat mewujudkan mimpinya ya, nak.
Terkadang, jalannya memang tidak melulu seperti yang kamu rencanakan, tapi jangan berhenti berkreasi dan belajar ilmu baru.

Tetap ingat pesan nenek juga ya.

Rencana Jangka Pendek Setelah Usia 17 Tahun

Namanya usia penentu, maka setelah hari itu, tentu ada hal-hal yang harus segera dilakukan atau ditindak lanjuti. Apa saja itu? Di antaranya:

  1. Membuat KTP

Karena kemarin-kemarin usianya nanggung mau ngurus KIA (Kartu Identitas Anak), maka tanggal 3 Maret, mulai minta surat pengantar RT RW dan Desa untuk mengurus E-KTP.

Ealah, ternyata penulisan namamu di Kartu Keluarga (KK) kurang benar. Diminta memperbaiki KK dulu.

Karena di masa pandemi ini jam aktif kantor terbatas, maka tetap perlu waktu mengurusnya.

Mengurus surat pengantar perlu waktu sehari, karena sudah ga keuber kalau langsung ke kecamatan, jam pendaftaran pengambilan nomor dibatasi.

Masih harus bolak-balik ke kantor kecamatan lagi hanya untuk urusan perbaikan kaka. Yang salah input siapa, yang ribet tetap kita sebagai warga. Ikut alur aja 🙂 .
Setelah KK nanti beres, baru lanjut mengurus KTP. Mudah-mudahan tidak memakan waktu terlalu lama.

  1. Membuat SIM

Nanti setelah KTP jadi, bisa lanjut mengurus membuat SIM. Minimal memiliki SIM C. Untuk SIM A, harus belajar memperlancar nyetir dulu.

  1. Membuat Rekening/ Tabungan

Setelah nanti ada KTP, juga bisa membuka rekening tabungan atas nama sendiri. Modal awalnya hadiah dari nenek. Ini semacam pancingan agar mulai serius mengatur keuangan sendiri.

Happy sweet seventeen, happy birthday pangeran kesayangan. Selamat ulang tahun. Barakallah fii umrik.

6 comments

  1. Aku nggak nyangka loh mbak, aku kira kita seumuran gitu. atau beda 2 sampai 3 tahunan lah.
    ternyata anaknya udah 17 tahun, hehehe
    kapan hari aku juga pesankan donat dengan banyak varian rasa seperti itu untuk ultah istri. tapi yang makan tetep aku yang paling banyak, hahaha

    Disukai oleh 1 orang

  2. hahaha… saya jadi ikutan mengingat-ingat hamil sampai brojol terus dari batita, balita sampai gadis sekarang hahaha… seru ya mba…
    Anyway, happy 17th birthday buat pangeran kecil yang ganteng.. semoga selalu sholeh dan senantiasa sehat, juga papa mamanya yaa…

    Disukai oleh 1 orang

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.