Apa Yang Akan Kamu Ungkapkan Pada Ibu di Hari Istimewanya?


Hari ini 22 Desember, hari Ibu Nasional. Apa yang akan kamu ungkapkan pada seorang ibu di hari istimenya ini? Bagaimana kamu memperlakukan hari khusus ini agar terkesan lebih spesial? Adakah kejutan rahasia tak terduga untuk sosok ibu yang ada di dekatmu hingga mampu membuatnya mengucap syukur dalam bahagianya?

Ungkapan-Selamat-Hari-Ibu

Saya yakin jika setiap anak mempunyai caranya sendiri untuk ambil bagian, berpartisipasi dalam seremoni kegembiraan memperingati Hari Ibu.

Bahkan saya percaya bahwa tidak hanya satu hari ini saja, sosok ibu akan diistimewakan oleh seorang anak dan orang-orang terdekatnya. Hari ini hanyalah sebagai penanda. Sebab, seorang ibu adalah partner terbaik pasangannya, madrasah pertama anak-anaknya, ‘rumah’ hangat bagi semua anggota keluarganya.

Ibu, Sehat & Masih Bisa Terkekeh Adalah Kado Terindah Dari Yang Kuasa

Bagi saya pribadi, yang alhamdulillah masih diberi berkah tak terkira oleh Allah SWT dengan masih adanya sosok ibu yang dalam kondisi sehat secara fisik dan pikiran, pada usia beliau yang sudah sepuh.

Mendengar beliau masih bisa terkekeh (baca: tertawa lepas) ketika ditelpon, itu merupakan energi tambahan tak terkira bagi saya sebagai anaknya.

Lho?

Kok malah sosok ibu yang membuat bahagia anaknya, ga kebalik ceritanya tuh?

Saya akui, saya mungkin termasuk anak yang beruntung. Masih diberi kesempatan, menyadari perhatian lebih seorang ibu yang memang tak terlalu banyak cakap, alias ibu yang tak terlalu banyak mengumbar wejangan. Ibu yang tidak terlalu ekspresif. Lebih banyak melalui tindakan.

Sekarang, karena sama-sama sudah menjadi seorang ibu, dengan saya sebagai anak dalam usia wanita matang, sepertinya hubungan ibu dan anak sudah seperti dua orang yang ‘saling jaga’ satu sama lain.

Saya sering mengingatkan beliau, bahwa dengan usianya sekarang, beliau jauh lebih diberi nikmat sehat dibandingkan saya anaknya. Itu berkah bagi beliau.

Sampai Kapanpun, Seorang Ibu Selalu Memikirkan Anak-Anaknya

Terkadang dalam situasi tertentu, justru lebih banyak beliau yang lebih mengkhawatirkan kondisi saya, anaknya *jadi malu* 😳 .

Apalagi jika badan ringkih saya sedang kurang bersahabat.

Beliau masih tetap khawatir, hingga berpikir jauh ke belakang, apakah itu efek dari proses kelahiran yang saya lalui. Sebagai ibu pekerja dulunya, beliau merasa sedikit bersalah. Padahal semuanya di luar kendali beliau sebagai manusia.

Memang begitulah adanya sosok seorang ibu, lebih memikirkan anak-anaknya daripada dirinya sendiri.

Simak juga tulisan: Catatan Hari Seorang Ibu

Jika kekhawatiran akan hal-hal yang dilaluinya dipendam sendiri oleh seorang ibu, ia akan merasa sendirian menjalani kehidupan.  Itulah sebabnya sosok seorang ibu dan calon ibu rentan mengalami stres dan depresi.

Apalagi bila memiliki sosok ibu yang tidak terlalu ekspresif, jika sebagai anak kurang peka, tidak akan pernah tahu kalau beliau memendam rasa kecewa oleh sikap dan prilaku salah satu anak-anaknya. Beliau berusaha mengobati ‘luka hati’ itu sendiri, dalam diam.

Jika ibu yang ekspresif, anak-anak akan langsung tahu kalau ibunya kurang suka atau tidak setuju dengan sikap anak-anaknya. Bakal langsung kena omel.

Mulai sekarang, mari lebih mengenali karakter dari ibu kita masing-masing. Tapi, jangan bandingkan pula dengan ibu orang lain. Beda! 😳 .

Hari Ibu, Salah Satu Waktu Untuk Evaluasi Hubungan

Kalau menurut saya, pada hari istimewa ini tidak harus dirayakan dengan kado berupa barang. Cukup jadikan evaluasi hubungan ibu dan anak.

Selama ini, sudahkah menjadi anak yang bisa menjadi pendengar yang baik, tanpa interupsi bernada tinggi atau sikap yang kurang santun?

Sebab, sependiam-pendiamnya seorang ibu, dia pasti cerewet dengan anak-anaknya.

Bagaimana sikap kita sebagai seorang anak selama ini? Sepertinya, tanpa sengaja setiap anak sedikit banyak pasti pernah membuat hati seorang ibu merasa terabaikan.

Hari ini, hari ibu, salah satu waktu pengingat, untuk memperbaiki hubungan. Menghangatkan hatinya kembali, “Ma’afkan anakmu yang terkadang lupa menjaga sikap di hadapanmu, ibu”.

Jika hubungan ibu dan anak sempat renggang atau kaku, melunakkan hati ibu merupakan salah satu kado terbaik saat ini.

Semoga hubungan setiap ibu dan anak di manapun selalu harmonis dan penuh kehangatan ya.

Ungkapan Terima Kasih Untukmu Ibu

Terima kasih, ibu. Sudah rela dan ikhlas menjadi jalanku terlahir ke dunia ini. Prosesnya tidaklah mudah, penuh perjuangan dan pertaruhan nyawa. Semua itu takkan bisa terbalas oleh apapun. Kecuali atas seizin-Nya.

Selamat Hari Ibu.
Happy Mother’s Day untuk semua ibu hebat dan calon ibu bijak ❤ .

8 comments

  1. Kebetulan tadi pagi saya berkunjung ke rumah orang tua saya, Mbak.
    Mereka masih sehat, masih suka berbincang dan tertawa. Ibu kini 74 thn, bapak 79 thn.
    Walau tadi ridak secara khusus merayakan Hari Ibu, namun kebahagiaan tetap mengalir diantara anak dan kedua orang tuanya.

    Salam,

    • Alhamdulillah masih ada lengkap keduanya, Kang. Melihat mereka tertawa sebuah anugerah ya, Kang.

      Ibu saya secara KTP 75 thn, tapi menurut tahun lahir yg sebenarnya harusnya sudah 77 tahun. Alhamdulillah.
      Hanya saja sekitar 5 tahun terakhir ini tidak kami ijinkan lagi jalan sendiri dalam perjalanan jauh.

  2. Selamat hari Ibu, ya Mbak….meski telat.
    Kata Bunda, hadiah terbaik buat beliau adalah “Anak-anak yang baik dan sayang sama orang tuanya:.
    Tapi, saya dan adik sempat beliin RiceCooker impian Bunda, urunan, hehehehe

Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.