Catatan Sedih, Akun You Tube Dinonaktifkan Google


Akun You Tube milik junior dinonaktifkan oleh Google tanggal 23 Agustus lalu, dia sedih dan kecewa. Akun yang baru dibuat sekitar 3 bulan lalu itu sudah di approve Google Adsense, bahkan akunnya sudah ada dollarnya, walau belum seberapa. Tapi itu membuatnya bersemangat.

Hobi Main Game Ingin Dimaksimalkan

Si junior memang suka banget bermain game, dari saya memperbolehkannya. Awalnya dibatasi, setelah magrib tidak ada lagi tv, laptop ataupun hp.

Semakin bertambah usia, dia mulai mengenal berbagai game dari teman-temannya dan browsing. Mulailah mengenal game minecraft dan beberapa game lain. Terakhir ia sibuk memainkan game Pokemon Go.

Dia mulai tahu sosok para Youtuber dan VLoggers yang emaknya tidak tahu sama sekali.

Singkat cerita, dia minta dibuatkan sebuah akun You Tube.

Emak berpesan bahwa tidak semuanya harus di share di akun tersebut. Tidak boleh yang mengandung pornografi, SARA dan hal-hal yang tidak sesuai dogma dan aturan umum yang berlaku di masyarakat kita sebagai orang Timur.

Junior paham, dia hanya ingin merekam permainan gamenya seperti para gamer lain yang udah sukses. Oke, tapi dengan syarat itu ga boleh mengganggu kegiatan utamanya sebagai pelajar.

Akhirnya, dalam waktu berapa hari dia sudah punya beberapa video rekaman main game yang sudah ter-upload. Hobi main game dimaksimalkan dengan belajar pernak-pernik lain.

Emaknya diminta untuk men-subscriber akunnya. Baiklah.

Tapi, emak tidak mempromosikan akunnya di blog ini, biar dia berusaha sendiri 🙂 .

Akun You Tube Dinonaktifkan Google

Daftar GA, Langsung Approve

Junior punya keasyikan baru, emak tetap memantaunya. Tiba-tiba dia teriak, “Mam, akun you tube ku disetujui untuk dipasang iklan!”

Alhamdulillah. Apa yang dimau, dikerjakan step by step, pasti berhasil. Ga perlu waktu lama 😳 .

Emak pun mengisi data yang diperlukan. Sekaligus memberi tahu bahwa google punya rambu-rambu yang harus dia taati. Salah duanya, tidak boleh mengklik iklan di video miliknya.

Emak juga mengingatkan agar dia tidak mengubah-ubah data di akunnya.
Akun youtubenya mulai terisi beberapa cent dollar 😆 .

Dia semakin semangat mencari tahu cara untuk memaksimalkan perangkat seadanya yang dipunya.

Akun Dinonaktifkan Akibat Rasa Penasaran

Yang namanya anak-anak, rasa penasarannya melebihi apapun. Walau sudah diingatkan emaknya agar tak mengotak atik data. Junior ternyata bolak balik mengubah nama akunnya.

Terakhir yang paling fatal, ia mengubah tanggal lahir menjadi tanggal lahirnya. Akunnya jadi “disable”. Google memberi alasan bahwa jika tanggal lahirnya seperti data terbaru, maka usianya belum cukup untuk mempunyai sebuah akun.

Saya coba mengembalikan akun tersebut ke tanggal lahir saya.

Google memberi dua pilihan pemulihan, lewat kartu kredit senilai $0.3 plus biaya $1 . Ini bisa langsung aktif dalam beberapa jam.

Saya ga mau rugi, karena sepertinya junior sudah banyak mengutak atik akunnya. Ditambah lagi, akun itu memang saya buat dengan nama junior. Belum juga dapat transferan, sudah harus mengeluarkan duit.

Niat awalnya kan hanya mempunyai akun yang menyimpan rekaman main game. Kalo bisa menghasilkan, kenapa tidak.

Alternatif pemulihan kedua yang ditawarkan dengan mengirimkan foto copy identitas dan ini akan memerlukan waktu untuk memulihkan akunnya. Saya memilih cara kedua ini.

Baru kemarin saya coba pulihkan akun you tube junior ini.

Sepertinya Google agak keberatan untuk mengaktifkan akun tersebut dengan cara kedua ini. Karena ada lagi pemberitahuan bahwa untuk berbisnis usia pengelola akun adalah 22 tahun 😛 .

Sedih & Kecewa

Junior sedikit sedih dan kecewa begitu membaca pemberitahuan dari Google. Dia merasa Google ga adil karena begitu banyak akun yang dikelola oleh anak-anak yang berusia 12 tahun seperti dirinya yang juga bermain Google Ads.

Dia sedih karena harus mulai merekam video lagi dari awal.

Emak mengingatkan junior untuk mengambil hikmah dari semuanya. Jalan menuju keinginan itu selalu ada rintangannya, tinggal dia berhenti atau mengambil pelajaran dari semuanya. Sekarang belajar yang baik dulu aja 🙂 .

Kesimpulan

Pepatah yang mengatakan sesuatu yang di dapat dengan mudah juga akan mudah perginya. Benar adanya.

Jika punya keinginan, kemudian berusaha, inshaa Allah akan tercapai. Tapi, jangan lupa untuk merawat dan mensyukuri apa yang sudah di dapat itu.

Kerikil atau kegagalan itu selalu bersisian dengan jalan keberhasilan. Jangan menyerah oleh satu sandungan, bangkit dan berjalan kembali. Seperti cerita hari pertama sekolah SMP yang tak berjalan sesuai rencana 😉 .

Sssttt, ini hanya catatan seorang emak tentang anak lanangnya yang mulai remaja ❤ ❤ ❤ .

Iklan