Hari Minggu siang tanggal 14 Desember, teman hidup membawa kucing diatas ke rumah. Kucing yang sepertinya ditinggalkan terpisah dari induknya itu sedang mengeong-ngeong di depan rumah salah satu tetangga, sepertinya kelaparan dan kotor.
Teman hidup yang kebetulan lewat, dan tau kalau kita juga punya kucing, di kasih tau sama tetangga tersebut. Melihat kucingnya lucu, dan kemungkinan ini salah satu anak kucing yang saya ceritakan di postingan ‘sayang sama kucing‘ *monggo diklik dan dibaca 🙂 * dan yang pasti junior pasti sangat senang menerimanya, akhirnya si kucing di bawa pulang untuk dirawat. Kalau memungkinkan, ya dipelihara aja.
Junior sangat senang mendapat seekor kucing baru dan dikasih nama si Kuzzy = Kucing Puzzy 😛 . Sebelum bermain, si Kuzzy saya mandikan, kemudian dikasih makan dan minum.
Ternyata, kucing peliharaan yang sudah lumayan lama ikut dengan kita, si kucing Bronzy agak-agak gimana melihat keberadaan si Kuzzy. Ada penasaran dan terlihat juga ada sedikit rasa cemburu. Penghuni baru itu, sukses membuat galau si Bronzy. Ahh, binatang juga punya rasa, yang satu di luar, yang satunya di dalam rumah, majikan mulai pilih kasih sih.
Percakapan yang terjadi antara dua ekor kucing tersebut, terjemahan dari foto
Foto atas:
Bronzy : “Hei anak baru, siapa lu. Bisa-bisanya lu ngambil tempat favorit gw melihat dunia luar, sambil terkantuk-kantuk dibelai angin sepoai-sepoai”.
Kuzzy : “Ma’afkan ane Bang, gw ga bermaksud seperti itu, mana berani ane, badan masih ringkih dan kecil begini. Tenang Bang, gw hanya nyari saudara dan tempat berlindung aja kok”.
Foto Bawah:
“Pegang kata-kata lu ya”, si Bronzy berbisik di telinga Kuzzy, keder juga jika sampai terdengar majikannya 😛 .
Kemudian mereka saling berbagi posisi dan menatap keluar, yang ngambil foto berharap mereka bisa hidup rukun. Siapa tau jika si Kuzzy sudah cukup umur untuk mengenal cinta lawan jenis, dia adalah jodoh yang dikirim Tuhan untuk si Bronzy dan mereka akan hidup bahagia selamanya dengan anak-anak dan cucu mereka. Halah.
Banyak hal yang bisa dipelajari dari tingkah yang ditunjukkan oleh hewan peliharaan ini. Walaupun mereka dari rumpun yang sama, tapi tetap aja ada rasa sedikit ‘terusik’ jika ada yang ‘baru’ datang. Manusia aja seperti itu, apalagi binatang ya.
Bronzy yang sudah besar dan memang dikondisikan untuk bersikap agresif, memang ga ada manja-manjanya seperti kucing peliharaan umumnya. Dia senang di usap-usap kepalanya, tetapi sangat tak sudi untuk di gendong-gendong *emang eike cowok apaan*, dia lebih senang diajak lari-lari di pagi dan sore hari.
Sikapnya langsung atraktif begitu melihat si Kuzzy, lompat sana, lari sini. Begitu di dekatkan sama Kuzzy langsung mengeram dan bulunya mekar semua. Bahaya kalau berantem, pasti ga imbang lah. Akhirnya, pelan-pelan di perkenalkan, mereka bisa akur juga 😆 .
Si Kuzzy, yang masih kecil, sangat senang di gendong. Junior semangat membuatkan rumah-rumahan dan tempat bermain untuk si Kuzzy dari mainan masa kecilnya yang sudah tersimpan lama. Mana si Kuzzy cepat beradaptasinya, langsung bisa pipis dan pup di tempat yang sudah disediakan. Semoga betah dan jadi kucing pinter dan penghuni yang baik ya Kuzzy 🙂 .

Hai, aku Kuzzy, wajah ku untuk sebagian orang terlihat aneh, tapi bagi yang lain dianggap unik. Mataku yang satu dikelilingi oleh bulu-bulu hitam. Sedangkan telingaku, sebelahnya juga ditumbuhi oleh bulu-bulu hitam. Aku mempunyai tiga warna di tubuhku, hitam, putih dan krem. Aku kucing cewek yang imutkan ❤ .

Mudah-mudahan keduanya bisa hidup rukun, dan suata saat menjadi pasangan yang serasi serta memberikan keturunan yang cantik-cantik 🙂
SukaSuka
Hihihi, mudahan ya Uded, asal jangan berubah jadi rumah kucing aja 🙂
SukaSuka
[…] ← Penghuni Baru, Membuat Galau […]
SukaSuka
Hahah…. si Vay pun minta kucing lhooo…
tapi aku belum kasih, soalnya takut bulu2nya nanti bikin dia sakit, karena ada alerginya.
Padahal dulu aku piara kucing angora sampai dicium2 hehehee…..
SukaSuka
kalau ada bakat alergi, mending ga usah,
emaknya tahan banting berarti hihihi
SukaSuka
Hihihihi. Bisa membayangkan deh Mba Y situasi dan kondisinya. Dulu juga pernah kejadian ama kucing di rumah. Tergantung yang punya rumah gimana mengenalkan dan merawat si pendatang baru biar penhuni lama ga cemburu.
SukaSuka
Ternyata yang kecil baru datang, isengnya kebangetan Dan, penghuni lama sedang asyik tidur, dicolek-colek, padahal jika dibalas, sekali krauk badan ringkihnya langsung ke banting. Yang punya rumah nambah kerjaan 🙂
SukaSuka
[…] dan dibawa pulang. Si Bronzy kucing lama awalnya memang menunjukkan sikap kurang bersahabat dan galau. Tapi kemudian dia terlihat baik-baik saja. Kami sekeluarga pun cukup […]
SukaSuka