Permainan SOS, Permainan Jaman Dulu yang Tetap Eksis


Permainan SOS ini diperkenalkan junior kepada emaknya beberapa waktu lalu. Dia sendiri mengetahuinya dari teman-teman di sekolahnya. Begitu pulang, heboh dia mengajak emak untuk memainkan permainan ini.

Padahal, permainan sos ini merupakan permainan jaman dulu atau jadul yang tetap populer atau eksis di kalangan anak-anak dan remaja hingga saat ini.

Semua keperluan permainan yang dibutuhkan, dipersiapkan sendiri oleh si Junior. Mulai dari nyari buku yang biasa dipakai untuk orat-oret di rumah. Membuat garis-garis vertikal ala kadarnya di buku tulis tersebut. Sedangkan untuk garis horizontal-nya tinggal menggunakan garis-garis buku yang sudah ada. Kemudian dia menjelaskan cara memainkannya pada emak.

Mari kita main permainan sos untuk mengisi waktu kebersamaan.

Cara memainkan permainan SOS

  • Permainan dimainkan oleh 2 orang.
  • Buat kotak yang banyak di buku tulis.
  • Satu orang (orang pertama) menuliskan huruf S di sembarang tempat di kotak yang tersedia. Orang yang lainnya (orang kedua) menghalanginya dengan huruf O. Begitu seterusnya.
  • Saat menuliskan huruf-huruf yang menjadi tanggung jawab masing-masing untuk menghalangi ‘lawan’ itu, si pemain usahakan bisa membentuk kata SOS, baik secara mendatar, vertikal, ataupun diagonal. Setiap kata SOS yang dapat dibentuk kemudian dicoret atau digaris.
  • Banyaknya kata SOS yang bisa dibentuk oleh masing-masing pemain dicatat di bagian kertas yang masih kosong, yang tentunya harus terlihat oleh kedua pemain. Yang paling banyak membentuk kata SOS dengan penempatan huruf tersebut, itulah yang menang.

Permainan SOS
Dari foto di atas kelihatan, M = Mama, lebih sedikit menemukan SOS yang terbentuk. Ternyata umur tak bisa berbohong untuk urusan ketelitian dan konsentrasi ya :mrgreen: .

Dari beberapa kali menemani junior melakukan permainan ini, ada juga manfaat dari permainan SOS ini yang emak perhatikan, di antaranya:

  • Melatih anak untuk bermain strategi. Anak harus meletakkan huruf yang menjadi tanggung jawabnya, supaya tidak bisa membentuk SOS saat jatuh giliran lawan.
  • Melatih anak untuk teliti dan konsentrasi.
  • Melatih anak untuk sportif kalau nantinya kalah dari lawannya.

Permainan SOS ini hanyalah permainan sederhana yang sudah dikenal dari jaman dulu. Memainkannya hanya memakai alat-alat bantu sederhana juga. Akan tetapi lumayan banyak manfaat yang bisa diambil sebagai asah otak untuk anak-anak, terutama untuk fokus dan ketelitian. Pikiran, mata, dan tangan semua ikut dilibatkan dalam permainan ini.

Pesan moralnya, tak melulu permainan dengan biaya mahal yang mendatangkan banyak manfaat dan kesenangan.

Nama Lain Permainan SOS

Oiya, sepertinya permainan SOS ini nama baru dari permainan corat-coret kertas jaman dulu. Kalau menurut saya, permainan SOS ini hampir mirip dengan permainan XOX, jaman saya dulu sekolah.

Boleh dibilang, permainan SOS namanya disematkan oleh anak jaman now, sementara anak-anak sekolah zaman dulu lebih mengenal permainan ini dengan nama permainan XOXO, apalagi era atau zaman saya masih jadi anak SMA. Ini permainan yang paling sering dimainkan teman-teman untuk mengusir kantuk, atau saat mata pelajaran kosong tapi tidak ada guru pengganti  😳 .

Cara memainkannya sama, hanya huruf yang dipergunakan berbeda, kalau dulu menggunakan huruf X dan O, sekarang menggunakan huruf S dan O. Mungkin diganti nama jadi SOS biar lebih mudah diingat sama anak-anak sepertinya.

Selamat bermain SOS dengan anak, teman, sahabat untuk mengisi waktu sambil menjalin keakraban ya. Bisa juga dipilih jenis permainan sederhana bersama anak lainnya, yang bisa juga dimanfaatkan untuk menghilang sejenak dari kejenuhan menatap gadget dan media sosial.

Mari kembali bernostalgia dengan sebuah permainan sederhana 🙂 .

Salam jejak #parenting dari mata, rasa dan pikiran YSalma.

38 comments

Tinggalkan Balasan ke ysalma Batalkan balasan