Nasib Sekuntum Bunga


Sekuntum Bunga OranyeWajah muda mu begitu segar
Menyembul diantara goyangan rumput ilalang
Warna oranye mu menyala sangar
Menggoda mata, hidung belang yang lalu lalang

Kumbang nakal hinggap di kuntum mu, penuh nafsu
Kau.. diam, tanpa bisa memilih, pasrah pada ketentuan alam raya
Waktu terus berlalu, hujan panas mendera mu
Kau pun layu, gugur dalam bisu tanpa sapa

Nasib sekuntum bunga
Mekar, menarik, dipuja, disanding vas cantik
Hari-hari dihiasi decak kagum mereka yang terpana
Layu, tak dilirik, kering, berakhir di tong sampah burik

————————
Malang benar nasib sekuntum bunga. Tetapi cewek-cewek pada senang kalau diibaratkan dengan sekumtum bunga :mrgreen:

 

Iklan

13 comments

  1. demikianlah sekuntum bunga
    demikian pula dengan fisik kita
    maka
    mari mempercantik jiwa 🙂

    [barangkali demikian ya, Kak]

Terima Kasih Untuk Jejak Komentarmu, Temans.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.