Matahari Pagi (Sunrise)


Matahari Terbit(Sunrise)Matahari Pagi (Sunrise) terbit di awal bulan April bersinar cerah. Mengucapkan selamat pagi dan memberikan energi untuk sebuah semangat baru.

Walau sebelumnya akhir Maret ditutup dengan hujan deras, tak masalah, cahaya matahari pagi yang memberi kehangatan. Seketika menghapus awan mendung yang menyimpan titik hujan dan gemuruh suara petir.

Semuanya muncul dan menghilang secara teratur. Membawa berkahnya sendiri-sendiri kepada bumi. Penghuni bumi menyambut matahari terbit ataupun awan mendung pembawa hujan, semua dengan sukacita. Yang selalu mempermasalahkan pergantian hangatnya matahari pagi dengan awan gelap adalah makhluk penghuni bumi yang bernama manusia.

Mereka selalu mengeluhkan hari yang tak sesuai dengan keinginannya. Kalau bisa pergantian itu diatur dengan remote control, mereka dengan sangat senang melakukannya. Saat matahari bersinar terik, dahaga menyerang. Mereka rindu awan hujan datang, begitu sebaliknya.

Manusia itu lupa, kalau dulu nenek moyangnya bisa memperkirakan perubahan panas dan hujan hanya dengan melihat fenomena alam yang terjadi. Saat itu ‘komunikasi’ manusia dan alam berjalan seimbang. Sekarang, walau semua dilihat dengan alat-alat canggih, tetap meleset tak sesuai perkiraan.

Hmmm, selagi matahari pagi masih memberikan kehangatannya, dan hujan memberikan berkahnya, bumi masih mempunyai kehidupan. Rinduilah Dia Yang Maha Pengatur.

*****************
Selamat Ulang Tahun ke 10 Maulana, Semoga Selalu Menjadi Matahari di Hati Ayah Bunda.
Happy B’Day ponakan Mak Uwo yang rajin,Β  selalu sayang sama saudara-saudaranya. Mudah-mudahan selalu membawa kebaikan di manapun berada. Aamiin.

Iklan