Resep Sup Tahu Jamur Kuping Segar, Menu Sehat Berbuka & Sahur


Saya kembali mencatatkan resep di blog ini untuk bahan contekan memasak selanjutnya, secara catatan di kertas sudah mulai kucel. Kali ini salah satu menu olahan tahu dicampur jamur kuping.

Rasa supnya sangat segar saat disantap waktu berbuka ataupun sahur. Bahannya mudah didapat, mengolahnya juga nggak pakai ribet. Malah bisa dimasak menjelang saat mau disantap. Praktis dan sehat.

Sup tahu jamur kuping segar

Memasak Setahun Sekali?

Hanya sebuah ungkapan kalau memasaknya agak jarang ๐Ÿ™‚ . Saya rajin memasak kalau hasil masakannya dimakan dengan penuh semangat. Hal ini bisa diketahui dari ekspresi yang makan, bukan sekedar pujian basa-basi hanya untuk nyenengin aja *baperan deh, hahaha*.

Tetapi kalau yang makan mulai membeli makanan dari luar untuk lauk, maka malas masak saya kumat. Jika mereka bosan dengan makanan matang hasil beli. Mereka pun bersuara untuk memberi kode, “mama nggak masak-masak?”

Boleh dibilang hanya di bulan Ramadhan saya rutin memasak *jarang absennya*, setidaknya untuk santap sahur.

Tahun 2020, tahun pertama pandemi, masih pada parno. Lidah tukang jajan di rumah sangat betah memakan hasil masakan emak.

Akan tetapi, pada tahun 2021 pikiran sepertinya mulai membiasakan diri dengan situasi yang ada. Para lelaki di rumah pun mulai melihat dan memilah mereka yang berjualan dengan menerapkan aturan prokes. Kebetulan juga banyak tetangga yang berjualan makanan matang. Orang rumah jadi punya banyak pilihan. Walau untuk pesan-pesannya tetap emak yang harus melakukannya.

Saya pun rehat dari kegiatan memasak lauk, malah kebablasan hingga mendekati bulan Ramadhan dan kebetulan saya harus pulang kampung mendadak. Maka kelimpungan lah lelaki yang di rumah selama awal Ramadhan tahun lalu itu, sebab lidah mereka juga sudah rindu dengan masakan emak.

“Bukannya boros kalau beli makanan matang?”
“Sama aja, karena kami hanya keluarga kecil. Bedanya hanya diporsi. Kalau hasil masak sendiri bisa makan sepuasnya, kalau beli porsinya terbatas.”

Selain itu, rajin memasak di bulan Ramadhan sepertinya karena salah satu efek kelebihan bulan Mulia ini, yaitu apapaun masakannya, InsyaAllah semua terasa nikmat. Kita hanya perlu mengendalikan diri agar tak mengikuti pikiran saat jam-jam rawan, pengen ini itu waktu berbuka. Mubadzir.

Berkaca dari pengalaman bulan puasa tahun lalu, dua hari menjelang bulan suci Ramadhan saya sama sekali belum mempersiapkan bahan, menu untuk sahur dan berbuka awal puasa. Justru saya menerima kabar duka yang mengharuskan saya untuk pulang ke kampung halaman mewakili keluarga.

Oleh karena itu, puasa tahun ini saya kembali pada kebiasaan umum menjelang Ramadhan, mulai memasak lagi.

Bahkan empat hari sebelumnya, saya sudah membuat rendang daging, berdasarkan request yang mau makan. Walau rasa masakannya enak versi lidah keluarga kecil saya, kalau untuk lidah orang Minang mungkin masih belum lolos kriteria, hahaha. Rendang dapat disimpan di kulkas dan bisa tahan hingga dua minggu.

Pulang dari pasar saya langsung disambut nak bujang di depan pintu, “Wah, mamaku mulai lagi dengan kebiasaan memasak setahun sekalinya” *Nyindir sekaligus nyemangatin :mrgreen: *.

Saya juga mempersiapkan menu lain yang tahan beberapa hari jika disimpan di kulkas. Karena membuat rendang membutuhkan santan dari beberapa kelapa. Air kelapanya saya minta pada penjual. Digunakan untuk merebus tempe tahu bacem, merebus daging untuk dendeng batokok, yang setelah diungkep dengan bumbu juga dapat disimpan di kulkas.

Karena sudah punya stok lauk utama, makanya untuk menu berbuka dan sahur tinggal ditambahkan menu yang segar, salah satunya sup tahu dengan jamur kuping yang nikmat.

Resep Sup Tahu Jamur Kuping Enak dan Mudah

Sup tahu jamur kuping enak dan mudah

Bahan yang dibutuhkan:

  • Tahu putih, 1 buah, cuci bersih, potong kecil.
  • Jamur kuping, 25 gr, cuci bersih di air mengalir, kemudian siram dengan air panas, cuci lagi dengan air mengalir agar baunya hilang. Iris-iris. Jika menggunakan jamur kuping kering, maka rendam terlebih dulu dalam air hangat sekitar 1 jam. Jangan rendam jamur lebih dari empat jam, sebab bisa jadi wadah tumbuhnya bakteri.
  • Telur, 1 buah, kocok lepas.
  • Bawang putih, 7 siung, geprek.
  • Jahe, 1 ruas, geprek.
  • Serei, 1 batang, geprek.
  • Merica bubuk, 1 sdt.
  • Kaldu bubuk, 1 sdt.
  • Garam, 1 sdt (sesuai selera).
  • Tomat hijau, 3 buah, potong-potong.
  • Daun bawang, 1 batang, iris.
  • Seledri, 1 tangkai, rajang.
  • Minyak wijen, 1 sdt.
  • Minyak sayur, 1 sdm.
  • Air, 1000ml.

Cara Mengolah/Cara Membuat:

  • Panaskan minyak sayur di panci memasak. Tumis bawang putih, jahe, dan serei hingga harum.
  • Tambahkan minyak wijen. Oseng tumisan hingga kecokelatan.
  • Tambahkan air.
  • Masukkan merica, kaldu bubuk dan garam.
  • Tunggu hingga mendidih.
  • Tambahkan telur yang sudah dikocok. Tunggu hingga mendidih lagi sambil diaduk. Telur akan mengapung seperti serat atau gumpalan.
  • Masukkan jamur kuping.
  • Setelah mendidih lagi tambahkan tomat hijau.
  • Jika kuah sudah kembali mendidih, masukkan tahu. Tunggu hingga 3 menitan. Tambahkan daung bawang seledri. Aduk sebentar dan perlahan, tahu sudah tidak mudah hancur lagi. Matikan api kompor.
  • Tuang ke mangkok saji. Bisa dinikmati dengan tambahan sambal kesukaan dan juga kerupuk. Kalau mau ditambah nasi juga dipersilahkan.

Menurut informasi yang saya baca, karena kandungan yang terdapat dalam tahu, maka mengonsumsi tahu baik untuk tubuh seperti menjaga fungsi otak, meningkatkan massa tulang, dan juga mengontrol gula darah. Tentunya jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Sementara itu jamur kuping kaya akan mineral seperti kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, kalium, sodium, dan zinc yang tentu saja baik untuk tubuh. Makanya jamur kuping bermanfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya mencegah penyakit Alzheimer, merawat sel, mencegah anemia, dan juga baik untuk kesehatan mata dan kulit.

Selamat memasak, menyiapkan menu untuk diri dan keluarga tercinta dengan penuh suka walau nggak hobi masak โค .

Salam jejak #kuliner dari mata, rasa dan pikiran YSalma.

9 comments

  1. Seger ini menunya untuk berbuka ya, Mbak. Dengan bahan praktis, masaknya juga tidak ribet. Langsung saya save nih, resepnya, Mbak. Siap dicoba.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke ApriaDani Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.