Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Agar Tahan Infeksi Virus


Cara meningkatkan kekebalan tubuh di rumah

Cara meningkatkan kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh saat ini harus menjadi konsen setiap individu, apalagi bagi saya yang mempunyai tubuh agak ringkih. Tujuannya, agar tubuh bisa tahan dari infeksi virus dan tidak mudah jatuh sakit. Apakah dengan mengetahui cara meningkatkan kekebalan tubuh, bisa terbebas dari paparan virus covid 19 yang sedang mewabah saat ini? Tidak juga.

Sebab, yang bisa melawan virus hanyalah vaksin. Vaksin yang disuntikkan ke dalam tubuh membuat tubuh bisa mengenali awal virus yang masuk ke dalam tubuh, dan membuat antibodi segera bekerja untuk membuat tameng pertahanan hingga memusnahkan si virus. Sayangnya, hingga saat ini vaksin untuk covid 19 belum ditemukan. Hiks.

Yang bisa dilakukan, berusaha meningkatkan sistem imun tubuh agar antibodi tubuh bereaksi saat diperlukan. Memberikan perlindungan terhadap serangan virus, bakteri, ataupun parasit. Sehingga kuman-kuman itu mati sebelum sempat berkembang biak di dalam tubuh.

Kekebalan tubuh itu bisa didapatkan dan dipertahankan dengan cara yang mudah. Cukup konsisten memperbaiki kebiasaan hidup sehari-hari dan mengatur pola makan.

Hanya saja, terkadang sebagai manusia kita ga sabar, mudah bosan dan jenuh. Maunya serba instan.

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh Yang Dapat Dilakukan di rumah

Dulu, kurang istirahat sedikit, badan saya berasa ga enak dan suhu tubuh naik. Kalau masuk musim pancaroba, perubahan cuaca dari hujan ke panas atau sebaliknya, saya selalu terserang pilek. Kalau badan kecapean, orang lain justru bisa tidur nyenyak, saya sebaliknya. Badan saya harus dipijat atau totok bekam dulu hingga rileks, baru bisa tidur.

Akibatnya, kondisi daya tahan tubuh semakin menurun. Suara saya pernah bindeng hampir sepanjang tahun, padahal tidak sedang batuk pilek.

Ketika berkonsultasi ke dokter atas keluhan yang saya alami, dokter menjelaskan bahwa umumnya suara sengau atau bindeng itu terjadi kalau ada hambatan aliran udara pada rongga sinus ataupun hidung. Sedangkan sinus saya berada dalam keadaan baik.

Dokter tidak meresepkan saya obat, hanya memberikan vitamin dan menyarankan agar saya meningkatkan imun tubuh.

Semua yang dialami tubuh tidak terlepas dari kebiasaan di rumah, mulai dari bangun tidur di pagi hari, hingga istirahat dengan tidur lagi pada malam hari.

1. Atur Pola Hidup

Pola hidup yang dijalani sehari-hari sangat mempengaruhi kondisi fisik dan juga psikis. Untuk itu, perlu menatanya agar tubuh tetap fit sepanjang waktu.

  • Cukup Tidur dan Istirahat

Kurang tidur dan istirahat bisa membuat seseorang menjadi agak temperamental, ga sabaran dalam menjalani hari dan menghadapi orang lain. Emosian seharian seperti itu akan menggerus kekebalan tubuh.

Tidur dan istirahat cukup merupakan cara paling mudah dalam menjaga kekebalan tubuh. Tubuh setidaknya perlu tidur dan istirahat rata-rata 8 jam sehari.

Tetapi, jumlah jam tidur itu tidak kaku, fleksibel, dipengaruhi oleh kualitas tidur itu sendiri. Juga tergantung pada ritme tubuh.

Kalau saya, setelah tertidur selama 5 jam pada malam hari, biasanya akan terjaga. Jika tidurnya nyanyak, tidur segitu sudah lebih dari cukup untuk membuat badan bugar. Siangnya, tinggal disempatkan juga tidur sekitar 20-30 menit. Itu sudah lebih dari cukup.

Tapi, dulu saya bandel, suka begadang, dan tidak mengganti jam tidur yang hilang itu. Efeknya baru terasa setelah sekian lama, kekebalan tubuh semakin menurun menghadapi perubahan ritme hidup.

[Simak juga tulisan: Cara Mengatasi Gejala Flu].

  • Kelola Stress dan Banyaklah Tersenyum

Jangan membiarkan tubuh terlalu sering memproduksi hormon kortisol atau hormon stress. Hormon ini perlahan tapi pasti juga akan membuat kekebalan tubuh menurun. Hindari atau menjauh dari lingkungan yang memberikan negative vibes, baik di dunia nyata ataupun informasi yang bersilewaran di media sosial.

Lebih baik tekuni hobi yang bisa membuat tersenyum saat melakukannya, misalnya belajar memotret, menjarum, memasak, menghiasi halaman dengan tanaman kesukaaan (berkebun).

Tersenyum merupakan cara paling mudah untuk mengeluarkan hormon endorfin, yaitu hormon yang memicu perasaan bahagia.

Menghindari stress dan sering tersenyum tidak hanya membuat kekebalan tubuh stabil, tapi juga akan membuat wajah tampak berseri dan awet muda.

  • Olahraga Secara Rutin

Kegiatan olahraga bagi sebagian orang juga termasuk hobi. Saya termasuk yang suka jalan pagi atau bersepeda santai di lingkungan tempat tinggal. Ada saja hal-hal yang bisa diperhatikan dan bisa membuat tersenyum serta syukur menyelinap diam-diam di relung hati. Makanya, saat olahraga itu tubuh juga memproduksi hormon endorfin yang membuat rasa bahagia.

Olahraga keseimbangan di teras terbuka
Olahraga keseimbangan tubuh ini, saya biasanya untuk cek kestabilan emosi. Kalau sedang ‘marah’, angkat satu kaki dengan mata terpejam, tubuh langsung oleng.

Olahraga juga dapat memicu kinerja antibodi serta sel darah putih. Seperti yang diketahui, sela darah putih merupakan sel kekebalan tubuh yang berfungsi untuk melawan penyakit yang memasuki tubuh.

Olahraga juga membuat detak jantung dan pernapasan bekerja dengan baik. Saat berolahraga ini, virus keluar dari paru-paru dan saluran pernapasan. Hal ini akan membuat tubuh terhindar dari flu.

Makanya, orang-orang juga sering mengatakan bahwa olahraga fungsinya selain untuk menjaga massa otot, juga untuk membersihkan paru-paru.

Selama masa pandemi dan di rumah aja, olahraga ringan secara teratur tetap bisa rutin dilakukan. Bahkan pada bulan suci Ramadhan sekalipun. Bisa dilakukan 20-30 menit sebelum sahur atau menjelang berbuka puasa.

2. Atur Pola Makan

Sering terdengar kalimat yang mengatakan bahwa rata-rata penyakit itu berasal dari lambung. Itu artinya, pemicu penyakit itu berasal dari makanan yang dikonsumsi. Saya juga merasakan perubahan besar pada tubuh setelah menjaga pola makan. Memakan apa yang diperlukan tubuh, bukan hanya sekedar yang ingin dicecap lidah.

  • Konsumsi makanan beragam dengan gizi seimbang

Selera saya termasuk yang kalau menyukai satu jenis makanan bisa menikmati makanan tersebut secara terus menerus hingga bosan.

Padahal, menurut pakar kesehatan yang pernah saya baca, kebutuhan gizi dalam seporsi piring makanan itu sebaiknya terdapat 6 jenis bahan yang berbeda yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral.

Kebutuhan tersebut juga disesuaikan dengan aktivitas fisik dan usia. Anak dalam usia pertumbuhan akan berbeda asupan makanan yang diperlukan tubuhnya jika dibandingkan lansia.

  • Konsumsi makanan penunjang sistem imum

Bahan makanan mentah ternyata banyak yang fungsinya untuk meningkatkan kekebalan atau sistem imun tubuh. Misalnya, yang waktu awal wabah corona merebak, banyak yang saling mengingatkan dengan berbagi informasi bahwa seduhan rimpang-rimpangan dalam minuman wedang, air perasan jeruk lemon, brokoli, bayam, bawang putih, hingga buah nanas sangat baik untuk menjaga sistem imun tubuh.

  • Konsumsi suplemen tambahan jika perlu

Semenjak menerapkan pola hidup sehat dan mengatur pola makan, tubuh saya sudah mulai berkurang merasa ‘tidak sehatnya’. Kalau biasanya dalam sebulan ada aja rasa meriang, sekarang sudah jarang. Tentunya dibantu juga dengan memperhatikan dan merespon alarm yang diberikan tubuh dengan tanggap.

Jika pekerjaan agak banyak atau akan melakukan perjalanan, saya biasanya juga mengkonsumsi suplemen herbal seperti produk-produk Sido Muncul yang sesuai kebutuhan.

Sari Temulawak Sido Muncul kapsul

Salah satunya Sari Temulawak, suplemen herbal produksi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk ini terbuat dari ekstrak temulawak dalam kapsul yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan hati (liver), sebagai antioksidan, dan pendamping pengobatan pada penderita hepatitis.

Senangnya, selama bulan suci Ramadhan ini sedang ada promo paket Rahmat (Ramadhan Hemat). Biasanya satu botol Sari temulawak isi 30 kapsul transparan (berat 61 gr dibandrol dengan harga Rp. 68.000,- maka Paket Rahmat 2 (terdiri dari 2 botol Sari Temulawak) hanya bayar Rp. 116.000,- Lumayan, hemat hampir 15%.

Temans YSalma yang juga sedang mempertahankan kestabilan sistem imun tubuh, produk Sari Temulawak dari Sido Muncul ini bisa banget dijadikan pilihan. Bisa dibeli langsung di di https://www.sidomunculstore.com/. Mumpung masih ada promo paket Rahmat 1,2, dan 3, lho ❤ .

Ternyata, agar tubuh tetap sehat semua kebutuhan penunjangnya sudah tersedia. Tinggal mau atau tidak melakukannya.

Kesimpulan

Cara meningkatkan kekebalan tubuh bisa dilakukan setiap hari di rumah secara sederhana, yaitu dengan mengatur pola hidup, pola makan dan selalu berpikir positif. Jika dirasa perlu, minum suplemen tambahan yang sesuai.

Tetap sehat, jaga jarak, dan kebersihan ya.

50 comments

  1. Sido muncul memang sudah merk unggulan perihal jamu dan rempah-rempah sehat. Aku yg agak susah olahraga ini, sama kurang minum. Baca ini jadi punya motivasi untuk hidup sehat. Semangat. 😁

    Suka

  2. olahraga secara rutin itu emang wajib dan suatu keharusan sih yaa biar badan juga tetep fit, terlebih kondisi saat ini juga mengharuskan kita untuk tetep sehat

    Suka

  3. Berpikir positif insyaallah berdampak baik banget ke tubuh kita yaa Mbak Salma.. jadinya lebih tenang dan adem pikiran dan hatinya. Oya perlu juga itu multivitamin rekomendasinya Mbak, nice share

    Suka

  4. sama nih, mbak, saya juga biasanya workout ringan di rumah hampir setiap hari. cuma, pas ramadhan ini abseen mulu karena riweh sama anak-anak dan masak2 buat buka hahaa

    Suka

Tinggalkan Balasan ke artha Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.