[Catatan] Cerita Cupu Anak SMA dan Rok Mini ‘Seksi’


Anak SMA dan menggunakan Rok Mini yang terkesan agak ‘Seksi’ (sedikit di atas lutut tapi longgar atau ketat walau panjangnya di bawah lutut) sebagai seragam sekolah atau pakaian sehari-hari, untuk jaman sekarang sepertinya bukan hal yang luar biasa. Sebaliknya, sudah menjadi sesuatu yang lumrah, umum, dan biasa-biasa aja.

Tetapi, anak SMA dan rok mini seksi ini sangat luar biasa ketika YSalma masih sebagai anak SMA di salah satu SMA terbaik dan terfavorit pada masanya di Ibu Kota Provinsi sana *infonya hingga sekarang pun masih sih 😳 *. Waktu itu, untuk seragam sekolah ada ketentuannya, rok untuk anak cewek harus di bawah lutut. Seragamnya didapatkan dari sekolah.

Catatan dan cerita pertama saya tentang rok agak mini dan tidak seksi tentang rok sekolah pada masa SMA ituh.

Saya yang badannya kurus, memakai rok jatah dari sekolah yang sebetis, lebar pula, serasa memakai sarung ngatung. Apalagi kalau pulang sekolah angin agak kencang bertiup, serasa badannya bakal keseret sama itu angin (alasan yang sangat dibuat-buat sebenarnya).

Etapi saya memang pernah terdorong oleh angin kencang pada masa SMA itu. Tapi bukan karena memakai rok lebar dan juga bukan karena rok mini juga, melainkan karena berat badannya terlalu ringan 😳 . Saya akhirnya jalannya mepet ke dekat toko yang ada di pinggir jalan agar sampai ke tempat kost.

Fakta sesungguhnya tentang saya menggunakan rok agak pendek dari aturan umum sekolah, pada awal jadi anak SMA itu adalah, saya sudah lumayan bisa menggunakan mesin jahit manual yang digoyang pakai kaki, yang kebetulan ada di rumah ortu di kampung. Tetapi saya tidak bisa membuat pola baju untuk praktek *sampai sekarang juga masih. Lah wong nggak pernah mau belajar menjahit yang benar, ngarep bisa? Ya mimpi toh, Mak!* 😄 .

Akibatnya, begitu ada pakaian yang agak kebesaran dan lumayan mudah untuk di-vermak, maka saya setiap ada kesempatan pulang dariĀ  tempat kost ke rumah orangtua, saya akan asyik menggutak atik mesin jahit itu dengan pakaian agak longgar itu.

Apapun yang agak kebesaran dan longgar, dengan penuh semangat saya jahit ulang! šŸ˜† .

Begitu juga dengan nasib rok sekolah SMA saya, dikecilin dan dijahit sum lagi sampai sebatas lutut. Jadilah rok sekolah SMA saya termasuk agak mini dibandingkan yang lain, tapi tak seksi :mrgreen: . Ada juga sih anak-anak lain yang menggunakan rok sekolah yang terbilang pendek, sedikit di atas lutut. Saya merasa rok yang saya pakai masih dalam batas kewajaran.

Etapi, saat wali kelas meminta beberapa murid untuk memberikan pandangan tentang kepatuhan kepatuhan teman sekelas dalam mengikuti aturan sekolah, saya termasuk yang disebutkan oleh salah satu teman sebagai salah satu murid yang menggunakan rok sekolah pendek seksi, hiks.

Teman yang memberikan penilaian waktu itu ternyata termasuk yang ‘detail’, setelah usia dewasa si teman menggeluti profesi arsitek.

Untung rok mini yang saya pakai masih kategori aman razia dari guru piket untuk batas panjang rok yang dizinkan, sehingga roknya gak pernah sampai kena gunting.

Cerita anak SMA dan rok mini ‘seksi’ sayaĀ yang kedua juga terjadi pada masa SMA.

Ketika lagi heboh rok mini dari bahan jeans. Saya juga penasaran dong, ga mau ketinggalan, biar dikira gak cupu-cupu amat šŸ˜› . Saya beli lah satu rok berbahan dasar jeans ini, roknya gak mini-mini amat sih, cuma di atas lutut sedikit.

Oiya, di luar seragam sekolah, saya boleh dibilang tidak pernah memakai yang benar-benar rok, biasanya saya menggunakan rok berbentuk celana atau kulot.

Karena begitu penasaran dengan pakain rok kekinian, maka si rok jeans itu saya pakai perdana lah ke tempat les. Maksud hati biar terlihat mengikuti gaya berpakaian yang lagi trend kala itu 😳 .

Tau nggak, yang ada, di tempat les duduk udah gak nyaman, selama les duduk terasa kaku dan pinggang pegel. Gimana enggak, wong biasanya duduk bersila di kursi, sekarang duduk kakinya harus di tata rapi šŸ˜› .

Pulang les, saya nunggu angkot, berdiri membelakangi mobil pribadi orang yang lagi parkir di pinggir jalan itu.

Entah saya yang lagi gak ‘nyaman’ dengan rok mininya, sehingga tak mendengar mesin mobil nyala, atau  yang empunya mobil pribadi begitu tergesa-gesa, sehingga tak melihat kalau ada ‘cewek cantik’  berdiri di belakang mobilnya 😳 .

Eh, dia main mundur aja, untung pelan, hingga saya tak sampai tersungkur. SayaĀ  cumaĀ  terdorong beberapa langkah, kemudian sigap lompat menjauh, insting anak ‘penjelajah-nya’ masih menetap walau sedang dalam kostum cewek banget, rok mini jeans, hahaha.

Si pemilik mobil yang kemudian menyadari keberadaan  saya, langsung ngibrit. Preett, saya cuma bisa ngomel dan menyalahkan ketaknyamanan akibat rok mini jeans yang sampai menghilangkan ‘kegagahan’ saya pada waktu itu šŸ˜† .

Setelah tragedi itu, si rok mini yang katanya membuat pemakainya kelihatan seksi, langsung pensiun di dalam tumpukan baju dalam almari, sebelum akhirnya berpindah tangan kepada mereka yang memerlukan dan memang nyaman menggunakan rok agak pendek di atas lutut.

Begitulah cerita saya selagi masih menjadi anak SMA dan pernah memakai rok mini ‘seksi’. Mudah-mudahan postingan ini bisa menyundul postingan aksi-aksi panas anak SMA yang setia bertengger di halaman pertama pencarian Gugel šŸ˜‰ .

Yang nyasar ke blog ii karena keyword nyeleneh rok mini anak SMA, silahkan baca hingga selesai ya, mudahan ngakak setelah membacanya. Kalau catatannya bukan tentang cerita yang ‘aneh’, jauh dari ekspektasinya, yaa harus dong, seorang perempuan itu istimewa lho, sosok berharga yang harus dijaga marwahnya. Contohnya Emak setiap kita di rumah.

25 comments

  1. hahahaha *oops* maaf abis lucu sih mbak hahaha

    saya pun dulu, pernah di satu masa pengguna rok mini dan celana pendek.
    ke kantor ya rok mini, masih untung sih pakai stocking
    udah gitu, belahan dada juga agak ke bawah
    kadang malah buka 1 kancing bgian atas hihihi dulu berasa gpp aja tuh begitu
    terus klo dolan yo pasti pake short
    berasa gaya tuh masa itu
    sekarang sih, pake short ya di depan suami saja hehehe

    ditunggu postingannya yang LEBIH PANAS ya mba šŸ˜€

    Suka

  2. kalau dulu sma rok mini ketahuan guru langsung di bredel di kamar mandi,.. di suruh manjangin lagi… jadi roknya jadi jelek deh….

    Suka

  3. Hahahaha.., kenangan yang lucu atau menyebalkan nih mbak..
    Kita anggap aja lucu untuk mengingatkan diri kita masing-masing yah mbak.. šŸ˜€

    Eh.., ini gakk sedang lagi nembak keyword kan..??? šŸ™„

    Suka

  4. haha, rok mini seksi.
    Pas saya SMA malah gak pernah liat teman 1 sekolah saya yg pake rok.
    Soalnya saya sekolah yg notabennya Islam šŸ˜†

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Orin Batalkan balasan