Ibunda (Mother)


Ibunda dan Hijaunya Pemandangan Puncak Bogor

Ibunda, setiap tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu dan diperingati secara Nasional. Bahasa kerennya, Mother’ Days. Hari itu katanya dikhususkan untuk para ibu. Kalau bisa para ibu dibebas tugaskan dari pekerjaan domestiknya, dapur, dan sekitarnya. Para ibu hari ini dijadikan ratu yang menonjolkan kepribadiannya.

Ibunda (Mother), padahal tidak cukup hanya satu hari itu saja rasanya untuk mengenang semua yang Ibunda lakukan pada anak-anaknya, suami,dan lingkungannya.

Sepanjang sejarah kehidupan seorang anak, rasanya takkan cukup untuk mengucapkan terimakasih sebagai bentuk penghargaannya.

Ibunda (Mother), sekarang ananda sudah menjadi seorang ibu juga. Sudah mulai bisa memahami juga, betapa perjuangan seorang ibu untuk membesarkan anaknya supaya tumbuh sehat, sangat diwarnai beragam perjuangan.  Mempersiapkan anak-anak dalam menapaki kaki pertamanya. Memastikan langkah kakinya kokoh berjalan untuk berkenalan dengan dunia, agar bisa berenang sampai dermaga tujuan di samudera kehidupan ini.

Ibunda (Mother), ananda mulai memahami, airmata yang mengalir dipipimu, bukan hanya tangisan karena kau bersedih oleh sebuah kekecewaan, yang disebabkan sikap keras kepala masing-masing anakmu.

Tapi itu lebih kepada rasa bersalah pada dirimu sendiri, karena merasa tidak mampu memberikan pengertian yang bisa dan mudah dipahami buah hatimu. Kau selalu kesampingkan kesenanganmu sendiri, demi keceriaan diwajah anak-anakmu.

Terimakasih Ibunda, untuk semua perjuanganmu.
Kasih sayangmu aka selalu mengalir dalam nadi anak-anakmu.
I love you, Mom.

40 comments

  1. Kebetulan sekali saya menulis tentang Bunda juga, cinta dan kasih sayang Beliau tiada pernah habis, Bunda I love U

    Bunda memang sumber inspirasi ya Bli..

    Suka

  2. selamat hari ibu buat mbak salma juga. Foto ibu itu aku suka lho, serba hijau.

    Selamat hari Ibu juga buat mb Mona,,
    Hijau selalu meneduhkan ya Mba..

    Suka

  3. kunjungan pertama ..
    salam kenal ya mba..

    Hiks2..jadi sedih baca postingan ini..
    jadi kangen sama mama..
    aku yang selalu debat,ga mau ngalah sama mama,
    ga pernah akur,rame aja,beda pendapat terus..
    love u mam,aku akan menjagamu sekuat tenagaku..
    karena orang tuaku tinggal mama seorang..

    Salam kenal kembali juga,,
    Makasih kunjungan dan ditunggu kunjungan berikutnya..

    Suka

Tinggalkan Balasan ke nchie Batalkan balasan