Kata Bijak di Buku Sekolah Dasar


Buku-buku pelajaran anak sekolah dasar (anak SD) sekarang banyak berserakan kata-kata bijak atau kata mutiara, baik dalam lembar kerja siswa, atau terselip di halaman materi pelajaran. Mungkin tujuannya, jika kalimat-kalimat bijak itu  dibaca mereka, diharapkan mereka penasaran dan mencari tahu apa maksud dari kalimat yang tertulis tersebut. Shingga akan memberikan motivasi dan semangat tambahan untuk belajar dan membaca.

Apakah semua anak-anak SD itu membacanya yaa?

Tetapi, setidaknya, mereka melihatnya setiap membalik-balik buku pelajaran, kemudian bergumam asal dan tanpa disadari tersimpan dalam memori kepala mereka. Syukur-syukur mereka bisa menangkap maksudnya, walau masih terbatas dengan kapasitas penafsiran mereka.

Beberapa wise word yang sangat menarik, yang sempat saya baca :

1.

Hati nurani adalah kehadiran Tuhan dalam diri manusia.

Kita yang manusia dewasa kadang sering lupa dengan ungkapan kalimat diatas. Hati nurani hanya membuat tertegun sesaat tanpa bisa menjadi penentu.

Kita sering melakukan pembenaran terhadap perbuatan yang jelas-jelas bertentangan dengan suara hati dengan memberi alasan, “pantas  lah khilaf sekali-sekali, namanya juga manusia, bukan Tuhan. Khilaf dan lupa kan sifatnya”.  Walaupun setiap hari telinga kita mendengar nasehat dari mereke-mereka yang masih mau saling mengingatkan.

Tapi nurani tetap tak terketuk. Ia seakan sudah beku oleh pembiasaan yang dianggap wajar.

Orang bijak sering mengingatkan, “dengarkanlah hati nuranimu sebelum mengambil sebuah keputusan penting. Apalagi kalau itu menyangkut hajat hidup orang banyak”.

Seandainya hati nurani masih di dengar, takkan ada penguasa yang sewenang-wenang. Takkan ada pemimpin yang bisa tidur nyenyak, sementara rakyatnya berjuang setengah hidup dalam kekurangan, kesusahan dan semua keterbatasan.

2.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal, jika kamu masih mau mencoba. Jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup.

Kalimat motivasi yang cocok untuk semua usia ini. Bagi pelajar diharapkan terus semangat. Bagi remaja yang sedang galau, ucapan itu juga cocok. Jangan dikit-dikit ngambek, dikit-dikit ngeluh. Ga sesuai target langsung lunglai. Ga jamannya itu.

Calon generasi penerus itu harus tetap semangat, tak ada kata pesimis dalam semangat Merah Putih. Manfaatkan dengan sebaik-baiknya  kesempatan belajar di tengah semakin mahalnya biaya pendidikan. Banyak jalan menuju beasiswa 🙂 .

3.

Persahabatan adalah tanggung jawab yang manis dan indah, bukannya peluang.

Kalau orang dewasa yang berhitung untung rugi, tentunya sudah langsung paham dengan maksud ucapan kalimat diatas.

Persahabatan kalau diawali dengan niat “peluang” alias memanfaatkan apa yang diperkirakan bisa diambil, akan menghasilkan yang namanya “teman makan teman” atau “pagar makan tanaman,” atau “dikasih hati minta jantung” atau apalah istilah lainnya.

Tetapi kalau persahabatan kita dasari dengan tanggung jawab, saling menerima dan memberi, maka persahabatan itu akan berbuah manis, indah dan dunia akan terlihat semakin luas. Sebuaha peluang dan kesempatan akan berdatangan dengan sendirinya.

Yang berikut ini kata bijak ala-ala ysalma lah ya 🙂

Jangan berpaling kalau masih mencintai, hasilnya cuma sesal di kemudian hari.

Kalau kau masih mencintai, walau kadang dilanda kesal dan gondok, lebih baik tenangkan diri dengan apa yang kau sukai sambil ngopi-ngopi. Main mata masih bolehlah, melihat yang segar-segar dan ga bikin sumpek, tapi jangan sampai main hati, bisa makin runyam urusannya 😳 .

Anak sekolah dasar aja sudah dibiasakan untuk akrab dengan kalimat motivasi, bagaimana kabarmu yang sudah remaja? Ribuan kata pastinya berloncatan dalam kepalamu, belajar menuliskan dan sebarkan pada yang lain. Bukan syok mau jadi motivator untuk orang lain, tapi itu lebih dalam memotivasi diri sendiri ❤ ❤ ❤ .

Iklan