Olahan daging ayam bagian paha yang di-fillet kemudian dikukus dengan beberapa bumbu, ternyata rasanya seger banget dan aromanya juga nampol, nggak amis, malah kaya aroma rempah yang sukses bikin perut nambah laper.
Sebenarnya, resep olahan daging ayam kukus ini hasil nge-reecook resep yang saya lihat saat iseng nge-scroll beranda FB atau IG, saya lupa.
Saya merasa tercerahkan dengan info, walaupun daging ayamnya dikukus, tapi tidak menguarkan aroma amis. Sedangkan proses mengukus merupakan cara sehat memasak daging ayam yang perlu dicoba.

Saya semakin penasaran mencoba resepnya karena menggunakan bahan bumbu yang boleh dibilang sederhana, memasaknya sangat mudah, serta ada jahenya (salah satu bahan dasar bumbu untuk memasak yang selalu saya lihat dari dulu, saat bertumbuh dari seorang anak hingga usia dewasa, walau di tengah perjalanan hidup, saya pernah mendengar ucapan, “kok bahan memasak menggunakan jahe dan kunyit, kayak bumbu jamu aja. Mbuh lah! Selera setiap anggota keluarga aja beda, apalagi beda daerah, ye kaan 😆 ).
Biar yakin kemakan, saya tambahkan bahan yang kira-kira lebih pas di lidah orang rumah yang akan menyantapnya.
Yang lebih penting lagi, setelah resep olahan daging ayam kukusnya coba dipraktikkan, Nak Bujang mencicipinya dan dia juga suka.
Makanya, resepnya kudu dicatatkan biar mudah untuk dijadikan contekan memasak simple. Terima kasih banyak untuk pemilik resep originalnya.
Resep Olahan Ayam Paha Fillet Kukus Aromanya Nampol
Alhamdulillah, Emak-emak kurang kreatif dalam memasak punya resep tambahan olahan ayam . Cocok untuk salah satu menu lauk berbuka juga.

Bahan olahan paha ayam fillet kukus
- Paha ayam fillet, 500 gr
- Serai, 2 batang, geprek dan ikat simpul
- Daun salam, 3 lembar
- Daun jeruk, 7 lembar, iris tipis
- Jeruk nipis, 1/2 buah ukuran sedang, ambil airnya
Bahan Bumbu halus
- Cabe merah keriting, 7 buah
- Bawang merah, 5 buah
- Bawah putih, 3 siung
- Jahe, sekitar 2 cm
- Garam, secukupnya, sekitar 1/2 sdt
Cara Mengolah daging ayam kukus aroma
- Siapkan kukusan dengan api sedang.
- Bersihkan paha ayam fillet, potong dadu atau sesuai selera. Tempatkan di wadah yang bisa tahan untuk dikukus, beri perasan air jeruk nipis.
- Haluskan semua bahan bumbu halus.
- Campurkan bumbu halus ke daging ayam, tambahkan daun jeruk yang sudah diiris, lumuri daging ayam hingga merata.
- Tambahkan serai geprek dan daun salam.
- Kukus selama lebih kurang 35 menit.
- Kalau sudah matang, akan terlihat ‘kuahnya’ seperti berminyak.
- Kuah yang keluar merupakan air dari proses mengukus dan dari ayamnya. Jika ingin lebih agak berkuah lagi, tinggal ditambahkan sedikit air saat mau dikukus.
Catatan:
Olahan daging ayam kukus bisa juga menggunakan bagian dada fillet, tapi teksturnya agak terasa ‘seret’ saat dinikmati. Jadi memang lebih maknyus menggunakan bagian paha ayam yang difillet.
Membuat olahan daging ayam paha fillet kukus ini sebaiknya porsinya habis sekali makan. Karena menikmatinya lebih terasa nendang di lidah jika dikonsumsi dalam kondisi hangat alias baru matang.
Saya pernah memasak dalam porsi agak lebih, maksud hati biar sekalian capek memasaknya, ntar tinggal dihangatkan. Setelah selesai memasak, ternyata saya ada keperluan keluar rumah hampir setengah harian, saya lupa menyimpan lauk ayam kukus ini ke kulkas, dan lupa juga untuk sedikit memberi ‘angin’ pada masakannya setelah dikukus alias lupa sedikit membuka tutup kukusannya. Begitu saya balik dan mau dihangatkan, ternyata lauknya sudah proses menuju basi dan tidak bisa ‘diselamatkan’. Sayang mubazir sebenarnya, tapi mungkin itu rejekinya makhluk lain yang bisa memakan lauk basi tersebut tanpa harus bermasalah dengan pencernaan mereka, hiks.
Semangat memasak lauk dan makanan sehat ya, Mak ❤ .
Salam jejak #Kuliner dari mata, rasa dan pikiran YSalma.
