Bagian Daging Sapi yang Empuk, Favorit untuk Olahan Steak


Kenapa penting banget mengetahui potongan daging sapi, serta pengaruh lokasi otot terhadap tekstur & keempukan daging? Tujuannya bukan untuk meribetkan diri sendiri sebagai juru masak keluarga, tetapi untuk pengetahuan dasar. Memasak jadi lebih praktis dengan hasil masakan yang lezat dan sesuai ekspektasi.  

Sebab, dengan mengetahui bagian daging sapi yang empuk, akan terhindar dari kebingungan menentukan olahan yang cocok untuk daging yang dibeli.

bagian daging sapi yang empuk untuk steak

Dagingnya mau diolah rendang, semur, atau dendeng, tinggal sat set mengikuti resep favorit keluarga.  

Atau, mau mewujudkan olahan steak rumahan ala hotel yang hingga kini masih sebuah wacana? Monggo banget.

Untuk itu, mari kita catatkan ‘ilmu’ seputar bagian daging sapi yang lembut dan juga tips memilih daging sapi empuk, agar bisa menyajikan olahan steak favorit yang dapat memuaskan lidah.

Bye deh pengalaman salah membeli daging, atau hasil olahan daging yang seperti ngajak gigi gelut karena masih alot. 

Kenali Prinsip Keempukan Daging Sapi

Tidak semua bagian sapi itu memiliki tekstur dan struktur yang sama. Beberapa bagian perlu dimasak dengan waktu yang lebih lama agar hasil masakannya empuk, atau daging yang cocok untuk metode memasak lama tanpa membuat dagingnya hancur.

Di sisi lain, beberapa bagian daging sapi, ada yang sudah terkenal sangat empuk, cocok untuk dimasak cepat.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi keempukan daging sapi, di antaranya:

1. Aktif tidaknya otot

    Daging yang berasal dari otot yang lebih banyak diam atau semakin sedikit digunakan, maka dagingnya semakin empuk. Sebaliknya, daging yang berasal dari bagian sapi yang aktif bergerak, seperti bagian kaki, dada, dan leher, dagingnya lebih alot.

    2. Marbling daging sapi

      Marbling atau pola lemak instramuskular berwarna putih yang tersebar di dalam otot daging. Ketika dimasak akan meleleh dan menyelimuti serat daging, menghasilkan rasa gurih, tekstur daging sangat empuk, dan aroma yang menggugah selera. 

      3. Serat halus vs serat kasar

        Serat daging halus teksturnya lembut dengan daging lebih empuk, dibandingkan daging yang seratnya kasar dengan tekstur kenyal, daging lebih alot dan membutuhkan waktu memasak lebih lama.

        bagian daging sapi yang empuk sirloin

        Bagian Daging Sapi yang Paling Empuk untuk Steak

        Berikut beberapa bagian daging sapi yang cocok banget untuk diolah menjadi steak:

        Tenderloin (Has Dalam)

        Bagian daging yang memiliki tekstur paling empuk, sebab tenderloin atau has dalam terletak pada bagian otot yang jarang bergerak, makanya jadi pilihan utama menu steak premium. 

        Dagingnya sangat lembut, rendah lemak, dengan rasa lezat. Cocok untuk yang diet. Diolah menjadi steak dengan tingkat kematangan dari rare, medium, hingga well done. Waktu memasaknya singkat.

        Harganya relatif lebih mahal, tapi sebanding dengan kualitas rasa dan memasaknya yang praktis.

        Sirloin (Has Luar)

        Sirloin memiliki lebih banyak lemak dengan tekstur sedikit lebih kenyal dibandingkan tenderloin, rasanya jadi lebih gurih. Harganya lebih ramah dan bersahabat dengan kantong.

        Rib eye

        Rib eye merupakan nama lain dari iga sapi bagian atas, memiliki marbling (lemak instramuskular) yang merata. Bagi pencinta kelezatan steak yang tidak terganggu oleh pemikiran diet, rib eye merupakan bagian favorit, sebab berlemak dan juicy yang membuatnya kaya rasa. Pas banget untuk steak panggang (BBQ).

        Tips Memilih Daging Sapi Empuk nan Lembut

        • Saat membeli daging, harus diperhatikan kondisi daging masih segar dengan warna merah cerah dan tidak pucat. 
        • Tekstur daging saat ditekan terasa kenyal, kembali ke bentuk semula dan tidak lembek atau malah terlalu keras. 
        • Pilih daging yang memiliki serat-serat lemak putih yang tersebar merata di dalam daging.
        • Pastikan juga daging berbau segar khas daging, bukan aroma tidak sedap, menyengat, ataupun busuk.

        Sudah mantul banget kan info tentang bagian daging sapi yang empuk untuk dijadikan steak favorit. Gimana, sudah siap belanja daging dan yakin untuk membuat steak rumahan ala hotel kah?

        bagian daging sapi yang empuk steak holycow

        Kalau saya, sejujurnya masih keder, wong membuat olahan yang sudah biasa dimasak aja, masih harus lihat contekan. Apalagi mau mengolah daging jadi stek ala-ala, sayang daging dan tenaganya :mrgreen: .

        Untuk urusan steak, apalagi yang menggugah selera, saya mending memilih yang rasanya sudah pasti, keempukannya sempurna, dan tanpa repot. Mari meluncur ke Holycow yang asli!

        Itu lho, restoran Steak Hotel by Holycow yang semenjak didirikan dari tahun 2010 lalu oleh founder Holycow Wynda Mardio, tetap menjadi ikon karena menjaga kualitas, cita rasa asli yang nggak pernah berubah.

        Kamu sepakat juga kan Temans, kalau untuk menikmati daging sapi dalam olahan steak, kita ke Steak Hotel by Holycow aja ❤ .
        Salam jejak catatan  #Kuliner dari mata, rasa dan pikiran YSalma.

        17 comments

        1. Tenderloin, sirloin, rib eye. Ketiganya tuh emang daging yang umumnya digunakan sebagai steak ya. Karena emang gampang empuk.
          Dalam bayanganku tuh masak daging ya harus lama. Soalnya, daging kan alot.
          Pada kenyataannya, ada bagian yang emang nggak harus lama masaknya. Hehehe….

          Suka

        2. Ini sih informatif abis deh. Sangat keren dan membantu banget untuk tukang masak abal-abal seperti saya yang tahunya cuma kikil sama daging buat sop sapi. Eh sekarang ada artikel keren bagian daging sapi yang empuk, jadi nambah wawasan.

          Suka

        3. setuju, pingin steak dengan daging yang tepat dan cara masak yang tepat ke Holycow aja

          karena pasti memuaskan

          walau pemahaman tentang bagian daging ini juga penting

          agar paham dengan yang kita santap

          Suka

        4. Steak sapi salah satu favoritku. Tapi belum pernah berhasil buat steak yang rasanya nampol. Sudah contek resep tetep aj merasa ada yang kurang. Baca ini jadi pngen ke Waroeng Steak

          Suka

        5. kualitas daging yang bagus serta bagiannya yang empuk jadi hal yg penting sebab akan berpengaruh juga pada cita rasa, ataupun proses memasak. Kalau steak di resto Holycow memang sering ku dapati review positifnya

          Suka

        6. Kalau bikin steak sendiri, saya memilih belanja di supermarket. Karena biasanya udah jelas potongan dagingnya. Sedangkan kalau makan di resto, lebih suka ke steak house kayak Holycow. Karena biasanya mengolahnya juga sesuai dengan yang kita inginkan.

          Suka

        7. baru kemarin makan steak. Baca tentang daging jadi pengen beli steak lagi dah. Semua daging dah pernah dicobain bagaimana tekstur masing2.

          Suka

        8. Keluargaku penggemar steak daging sapi. Tapi selama ini bikin sendiri gagal karena kurangnya pengetahuan. Jadinya beli terus tapi mahal. Harus mempelajari info2 seperti ini dulu sebelum nyoba bikin lagi. Thanks infonya.

          Suka

        9. Ah iya, kalau masak daging yang dapatnya random,.entah bagian apa,.masaknya ada yang lebih susah..kalau begitu mendingan beli jadi aja ke tempat yang recommended.

          Suka

        Terima Kasih Untuk Jejakmu, Temans :)