Semarak 17 Agustus 2016 Merupakan Kegiatan Kebersamaan Warga


Semarak 17 Agustus 2016 merupakan kegiatan kebersamaan warga di lingkungan tempat tinggal. Itulah yang saya lihat semenjak memasuki bulan Agustus.

Sebenarnya, jauh-jauh hari pengurus RW RT setempat sudah merancang kegiatan untuk memperingati hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 71 ini. Secara, jika ada kegiatan, berarti memerlukan dana agar semua rencana bisa direalisasikan.

Semarak 17 Agustus 2016 Karnaval.jpg

17 Agustus Momentum Kebersamaan & Kekompakan

Kenyataannya, masih banyak pemimpin yang mempertontonkan ketidakakuran mereka ke publik. Saling ngambek kok se Indonesia harus tahu toh?

Dilain pihak, banyak yang menyoroti bahwa kegiatan memperingati hari kemerdekaan dengan karnaval, lomba menimpuk menggunakan bantal diatas sawah berlumpur, atau pun kegiatan menangkap belut, merupakan kegiatan kurang bermanfaat.

Tapi, kalau saya pribadi melihat kegiatan tersebut sangat baik bagi warga dan anak-anak. Melatih kekompakan, konsentrasi dan keseimbangan seorang anak.

Junior yang disekolahnya juga ikut lomba seperti itu bercerita jika memegang bantal diatas kayu bulat yang dibawahnya sawah berlumpur itu ternyata tidak mudah. Dia kurang baik menjaga keseimbangannya, begitu lawan mendaratkan bantal ke tubuhnya, dia pun jatuh. Begitu juga saat menangkap belut dengan tangan, ikannya kabur-kaburan πŸ˜† .

Dilingkungan RW tempat tinggal saya sendiri, bapak-bapak dan ibu-ibu sudah disibukkan dengan berbagai kegiatan lomba dari awal Agustus. Pertandingan yang dilombakan antar RT antara lain, lomba futsal, bulu tangkis, bola voli, catur, tenis meja, karambol, dan juga lomba kebersihan.

Dengan adanya pertandingan tersebut, pertemuan antar warga yang biasanya disibukkan dengan urusan pekerjaan kantor dan keluarga, Sabtu-Minggu jadi lebih sering bertemu dan berkegiatan bersama.

Semarak 17 Agustus 2016.jpg

Bahkan, kegiatan gotong royong yang sepertinya sudah menghilang disebagian bumi negeri tercinta ini, Alhamdulillah masih bisa dilaksanakan dilingkungan tempat tinggal.

Seru aja menyaksikan kekompakan dalam usaha memenangkan pertandingan, tapi tetap diselumuti semangat kekeluargaan. Bukan persaingan yang tidak sehat.

Karnaval Ekspresi Keragaman

Tanggal 17 Agustus kemaren, paginya bapak-bapaknya masih gotong royong bersih-bersih. Sebagian ada yang mempersiapkan atribut yang akan ditunjukkan dalam karnaval nanti sore mengelilingi sebagian komplek perumahan.

Masing-masing RT dipersilahkan memilih tema karnaval sendiri.

Sore, setelah Ashar, anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak semua berkumpul di titik yang sudah disepakati sebelumnya.

Yang mengusung tema olah raga, semua tampil dengan menggunakan pakaian olah raga. Ada kelompok anak yang memakai sepatu roda, ada yang membawa bola. Ibu-ibu ada yang menyandang raket. Bapak-bapak membawa maskot bola dan kock bulu tangkis yang dibuat mendadak paginya.

Barisan karnal sangat komplit, bahkan balita pun ikut berpartisipasi dengan tidur dalam kereta dorong yang dipegang oleh bunda atau eyang. Ibu hamil juga tak mau ketinggalan.

Semarak 17 Agustus 2016 Warga

Kemudian barisan karnaval berjalan diiringi lagu 17 Agustus yang diputar dengan alat musik dan pengeras suara yang dibawa dengan gerobak yang sudah disulap menyerupai kapal.

Keren lah kreativitas bapak-bapaknya :mrgreen: .

Ada juga peserta yang menampilkan pakaian adat istiadat. Yang dari Sumatera Utara mereka memakai pakaian tenun daerah mereka, yang dari Jawa memakai kebaya.

Ada juga yang menampilkan pakaian profesi. Seperti polisi, dokter, uztad dengan baju santrinya.

Pokeke lengkap dan seru menyaksikannya πŸ˜€ .

Tapi,, rangkaian kegiatan menyambut hari kemerdekaan ini masih berlanjut hingga malam acara puncak.

Karena akhir-akhir ini hari sering hujan, kegiatan pertandingan yang seharusnya sudah selesai, waktunya jadi molor. Artinya, kekompakan dan semangat dari warga harus terus terjaga πŸ˜† .

Semarak 17 Agustus Karnaval Warga

Bukan Untuk Menonjolkan Siapa Aku

Dalam kegiatan seperti ini, seru-seruannya yang lebih utama, bukan menang atau menjadi juaranya.

Bagaimanapun, lingkungan tempat tinggal merupakan tempat kita akan mendidik dan membesarkan anak-anak. Suka tidak suka, lingkungan yang kondusif untuk itu, warga sendiri yang harus menciptakannya.

Dalam kegiatan 17 Agustus atau kegiatan apapun di lingkungan tempat tinggal merupakan kegiatan dari kita untuk kita. So, sikap toleransi harus dijunjung tinggi.

Ego dan menonjolkan diri sendiri harus dibuang jauh-jauh. Apalagi sifat yang mengadu domba satu sama lain. Enyahkanlah agar bisa hidup rukun.

Jangan sampai kegiatan pertandingan yang awalnya ditujukan untuk kebersamaan malah menjadi tempat perselisihan.

Jangan pula merasa semua kegiatan terselenggara dengan sukses ‘karena saya’. Ingatlah bahwa kegiatan sukses karena partisipasi dari warga. Mau sehebat apapun panitia dan timnya, jika tidak ada yang berpartisipasi, tidak akan terselenggara dengan baik.

Sebagai warga yang baik, berpartisipasilah. Kontribusi sesuai kemampuan merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Semarak 17 Agustus 2016 Semangat Kebersamaan

Semangat kebersamaan dalam keberagaman harus jadi contoh bagi anak-anak.

Sahabat, bagaimana kegiatan Semarak 17 Agustus ditempat tinggalmu? Tetap semangat dalam memperingati Kemerdekaan Republik Tercinta (HUT NKRI) ini yaa. Merdeka!

Iklan